Menantu Hebat Seperti Dewa

Menantu Hebat Seperti Dewa
Pertarungan Dalam Diam


__ADS_3

Malamnya, Rayzan mengenakan pakaian kasual dan diundang ke sebuah ruang VIP di Hotel Derma. Begitu dia masuk, dia segera tersenyum sambil berkata, “Eh, Kak Gala, ini hanya masalah kecil saja, tapi Anda malah mengadakan perjamuan, jadi nggak enak hati.”


Gala mengangguk sambil tersenyum padanya, “Pak Rayzan, ini adalah Joko Marto, ketua pusat penahanan, kalian bisa saling kenalan dulu.”


Joko adalah pria paruh baya dengan bentuk wajah kotak. Dia berdiri dengan sopan dan menjabat tangan Rayzan, “Halo Pak Rayzan.”


Rayzan berkata sambil tersenyum, “Pak Joko, aku tahu kamu, haha, kita pernah bertemu sebelumnya.”


Joko mengangguk, “Iya.”


Gala berkata, “Kalian berdua adalah temanku. jadi secara tak langsung kita adalah satu keluarga. Oleh karena itu, nggak perlu sungkan. Mari, aku sudah memesan beberapa hidangan untuk menyambut kalian berdua, kita harus minum sampai puas malam ini. Selesai minum, masih ada sederetan hiburan. Kalian berdua bisa menikmatinya dan semua ini gratis.”


“Ah?! Makasih Kak Gala.” Mata Rayzan berbinar! Sebagai polisi, tentu saja dia tahu bahwa ada pelayanan khusus di Hotel Derma, selain itu para wanita di sini juga sangat cantik dan muda-muda. Semua orang menyebut tempat ini sebagai ‘Surga’ di kota Tomohon.


Joko yang sedari tadi berwajah datar, saat ini pun ikut menunjukkan ekspresi halu, tampaknya dia juga sangat tertarik dengan tempat ini.


Bagaimanapun juga, dia adalah seorang pria.


Gala menuangkan bir untuk mereka berdua, lalu berkata, “Ayo, silakan dinikmati. Aku keluar dulu karena masih ada urusan. Kalian tenang saja, Hotel Derma adalah wilayahku, selain itu aku juga sudah mengatur semuanya untuk kalian berdua, ada pelayan yang akan selalu siaga menunggu di luar pintu.” Gala mengangkat gelas, “Mari, aku bersulang pada kedua pimpinan dulu.”


“Jangan, jangan, Kak Gala sungkan sekali,” kata mereka berdua secara serentak.


Setelah Gala pergi, mereka berdua minum dengan puas. Tak lama kemudian, mereka masing-masing menghabiskan sebotol bir, lalu ada dua pelayan yang membawa mereka masuk ke ruang VIP setelah keluar. Mereka pun bersenang-senang…


“Bang.” Terdengar suara pintu besi terbuka, suara bantingannya terdengar sangat nyaring di malam hari.


“Kak Gala, ada di depan. Ruang nomor 109, hati-hati.”


Alex tiba-tiba mendengar suara seperti ini! Meskipun dia telah memasuki kondisi terdalam dari jurusnya, tapi persepsinya masih sangat tajam. Dia bisa dengan jelas merasakan pergerakan di sekitarnya.


“Kak Gala? Apa itu anak buah Richard?”


Nomor 109 adalah ruang tahanan Alex! Apa kedatangan Gala ke sini untuk membuat Alex mati karena gagal jantung?”

__ADS_1


Alex segera membuka matanya dengan waspada, lalu melihat ke arah pintu, kemudian memejamkan mata untuk menunggu kedatangan Gala.


Lampu di dalam penjara sudah padam, jadi semua ruang tahanan berada dalam kegelapan tanpa secerca cahaya.


Bang! Alex dengan jelas mendengar pintu ruang tahanannya dibuka oleh seseorang dengan kunci!


Yang harus datang, pasti akan datang! Alex nggak menyangka dirinya bisa bertemu dengan Gala karena insiden kecelakaan ini.


Gala nggak pernah mengalami kerugian! Apalagi membiarkan dua orang saudaranya mati di tangan orang lain. Oleh karena itu, kali ini dia bertekad untuk membunuh Alex!


Dia menyogok Joko selaku ketua pusat penahanan untuk memberi Alex bukti meninggal karena gagal jantung.


Gala membuka pintu besi, lalu berjalan perlahan ke dalam ruang tahanan, kemudian berbalik badan untuk mengunci pintu.


Alex yang meringkuk di tempat tidur sama sekali nggak bergerak sedari tadi.


Gala tahu jelas kalau Alex sudah kelaparan. Meskipun dia sudah sarapan sebelumnya, tapi saat ini dia pasti sangat lapar! Meskipun kemampuan tempurnya tidak berkurang hingga separuh, tapi setidaknya juga sudah berkurang 30%.


Sedangkan Gala sendiri menempatkan keadaan dirinya hingga yang tertinggi. Dia yakin dirinya bisa membuat Alex mati karena gagal jantung dengan satu pukulan!


“Apa sudah mati?” Gala merasa sedikit aneh, tapi dia tiba-tiba bergegas maju ketika berjarak dua meter dari Alex! Lalu, dia menggunakan telapaknya untuk memukul dada Alex!


Orang yang terkena jurus telapak beracun pasti akan mati!


Namun, Gala merasa tubuh Alex yang berbaring di tempat tidur berbaring ke belakang ketika dia ingin memukulnya.


Alex berbaring ke belakang, lalu kakinya yang semula meringkuk tiba-tiba menendang ke arah dada Gala!


Gala terkejut dan buru-buru menyampingkan badan. Dia menghindari tendangan Alex yang mendadak dan pukulannya juga meleset.


Gala menahan nafas, lalu diam-diam berjalan ke dalam kegelapan untuk menunggu tindakan Alex.


Meskipun mereka berdua beradu tangan dalam diam, tapi ini sangatlah bahaya.

__ADS_1


Selama Alex berhasil menendang dada Gala, maka dia akan menghadapi pukulan bertubi-tubi dari Alex dan segera dikalahkan.


Sedangkan Alex pasti akan mati karena gagal jantung ketika terkena pukulan Gala.


Tampaknya Gala sudah sering menyelinap ke dalam penjara, tapi ini pertama kalinya pukulannya  berhasil dihindari oleh lawan dan bahkan mendapatkan serangan balik dari lawan.


Keduanya memperlambat nafas mereka agar lawan tidak bisa menemukan posisi mereka yang tepat.


Setelah setengah jam yang mencekam berlalu tanpa adanya gerakan lebih lanjut, akhirnya Gala nggak tahan lagi, dia langsung meninju dan menendang ke arah Alex.


Alasan kenapa Alex terus menunggu adalah karena dia terlalu lapar sehingga kekuatan fisiknya agak berkurang.


Jurus yang digunakan lawan untuk menyerang memang sangat ganas, juga tidak ada kekurangan dan kekuatannya sangat kuat.


Alex menendang duluan sebelum lawan bertindak, ketika pukulan hendak mengenai tubuhnya, dia tiba-tiba menyamping ke sisi kanan.


Plak! Tangan kiri Alex memegang kaki kanan Gala, kemudian memelintirnya!


Meskipun Alex sangat lapar, tapi tangan yang memegang Gala itu tetap sekuat tang besi!


Gala segera merasakan kekuatan yang tak bisa dilawan itu saat lawan memelintir kakinya!


Bagaimana ini? Dia segera mengikuti arah putaran Alex dengan kecepatan tercepat dan memutar badannya 360 derajat!


Pada saat yang sama, dia menggunakan kaki kirinya untuk menendang ke kepala Alex sesuai persepsinya dan mencoba melepaskan diri.


Alex memanfaatkan putaran tubuhnya untuk menangkap pergelangan kaki kanan Gala, lalu mengangkatnya ke atas, kemudian menampilkan kemampuan terhebatnya. Dia membanting tubuh Gala sampai membentuk garis busur yang besar, bang!


Tubuh Gala jatuh ke tanah dengan posisi kaki kanannya dipegang oleh Alex!


Kemudian, Alex kembali memelintir pinggangnya, tiba-tiba tubuh Gala dilempar kembali oleh Alex, bang! Kali ini dia dilempar ke pintu besi!


Kemudian, Alex menarik kembali sepasang tangannya ke belakang. Tubuh Gala terkapar di hadapan Alex ketika dia melepaskan tangannya.

__ADS_1


Setelahnya, Alex memukul kepala Gala dengan satu pukulan kuat sehingga dia jatuh pingsan.


__ADS_2