Menikahi Lelaki Pilihan Kakek

Menikahi Lelaki Pilihan Kakek
Kedatangan Abel dan Nita


__ADS_3

Kedatangan Abel dan Nita..


“ Itu apa sih mas?”


Bukanya menjawab Adam malah mencium bibir Nabila dengan lembut. Nabila pun tidak menolak, dia sudah terbiasa dengan sentuhan Adam. Saat Adam ingin lebih tiba-tiba ponsel Adam berdering menghentikan aktivitas mereka.


“ Jawab dulu mas,” ucap Nabila.


“ Tidak usah.” Adam melanjutkan apa yang sempat terhenti tapi ponsel Adam kembali berdering. Dia kemudian melihat siapa yang tengah mengganggunya. Ternyata yang menelefon Adam adalah Riko.


📞halo?


📞Bro besuk gue ke Jogja, gue mampir ya ke tempat lo. Gue sama Kevin (ucap Riko disebrang sana)


📞Kalian mau ngapain ke Jogja ?


📞Nyusulin lo, gue sama Kevin kangen sama lo . (Riko)


📞Hm terserah kalian, gue tutup!ganggu aja!


Adam langsung menutup panggilan teleponnya. Dia ingin melanjutkan apa yang sempat terhenti, saat dia menoleh dilihatnya Nabila telah tertidur pulas. Tentu saja Adam kecewa tapi dia mengerti mungkin Nabila kecapekan. Karena seharian jalan-jalan. Akhirnya Adam ikut berbaring di samping Nabila dan tidur dengan memeluk Nabila.


Pagi harinya Nabila sudah bangun lebih dulu, dia juga membangunkan Adam untuk sholat subuh. Setelah sholat subuh Adam kembali menarik selimut, membuat Nabila merasa gemas. Dia mengganggu Adam yang berniat untuk kembali tidur. “ Sayang aku masih mengantuk, biarkan aku tidur sebentar lagi.” Ucap Adam.


“ Ya sudah selamat tidur suamiku.” Nabila mencium pipi Adam lalu berniat meninggalkan Adam tapi langkahnya terhenti karena Adam menarik tangannya.


Adam menarik Nabila sampai jatuh ke ranjang. Lalu dia menindih Nabila.


“ Mas sudah pagi lho.” Ucap Nabila mendorong tubuh Adam.


“ Sebentar saja Bil, aku kangen. Semalam kamu kan ketiduran.” Adam langsung menyerang Nabila pagi itu. Mereka melakukan olahraga ranjang di pagi hari. Sesudah bertempur Adam dan Nabila mandi bersama. Kemudian mereka turun untuk sarapan. Hari ini mereka tidak jalan-jalan karena harus menunggu Riko dan Kevin. Sementara Nita dan Abel akan datang sore hari.


Di meja makan sudah ada bapak ibu dan Denis, mereka menunggu Nabila dan Adam.


“ Hari ini kalian mau kemana?” Tanya bapak.


“ Hari ini dirumah aja Pak, temen-teman mas Adam dan Nabila akan ke Jogja hari ini. Ikut liburan disini.” Jawab Nabila.


“ Bagus itu, nanti minta mbok yem bersihkan kamar tamu. Berapa orang?” Tanya bapak lagi.


“ 4 orang pak, 2 laki-laki dan 2 perempuan.”


“ Dua kamar cukup berarti ra.” Sahut ibu.


“ Iya Bu, sehabis sarapan Nabila sama mas Adam mau ke pasar sebentar mau lihat-lihat. Nabila pengen beli jajanan pasar.”


“ Yaa, nanti ibu nitip jahe merah sama temulawak yaa.”


“ Oke Bu.”


Setelah dari pasar Adam dan anak buah Bapak akan ke sekolah Denis untuk mengurus kepindahan Denis. Adam tidak memperbolehkan Denis kerumah budhe nya, karena Adam yakin pasti ibu tirinya sudah tau kalau sawah Denis sudah di jual. Dan benar saja info dari Rendi, ibu tiri Denis mencari Denis ke rumah Rendi dan rumah ibunya untuk meminta uang warisan hasil jual tanah. Untung saja budhe nya Denis tidak mengatakan bahwa ia yang dipercaya menyimpan uang hasil jual tanah. Menurut info dari Rendi, ibu tiri Denis menggila karena setahunya Denis yang membawa uang warisan itu. Untung saja berkat orang kenalan kakek, urusan kepindahan sekolah Denis bisa dilakukan dalam satu hari jadi ibu tiri Denis tidak akan bisa menemukan Denis. Adam juga menyuruh Denis untuk tidak keluar rumah dulu.


Nabila membantu bibi memasak, dia juga membuat kue kering. Hari ini karena akan datang banyak tamu, jadi masaknya juga banyak. Sekitar pukul 16:00 Riko, Kevin beserta Abel dan Nita sampai di kediaman Orang tua Nabila yang langsung disambut oleh Adam, Nabila beserta orang tuanya.


“ Kok kalian bisa bareng?” Tanya Nabila.


“ Itu tuh Bil, si Riko tiba-tiba mengganti penerbangan. Padahal harusnya kita sampai disini jam 11 tadi.” Ujar Kevin.


“ Aku tadi pagi masih ada urusan.” Ucap Riko berbohong, padahal dia hanya menyamakan jadwal penerbangannya dengan Nita.


“ Sudah sudah, mari masuk dulu.” Ajak ibu pada semuanya. Ibu menyuruh anak-anak yang baru datang untuk membersihkan diri. Sesudah membersihkan diri ibu mengajak semuanya untuk makan, padahal baru jam set 6 sore. Setelah makan ibu dan bapak beristirahat sementara yang lainya berbincang di ruang keluarga. Yoga tidak ikut bersama mereka karena Rendi berkunjung, jadi yoga berbincang dengan Rendi di kamarnya.


“ Kita jalan yuk.” Ajak Abel.


“ Naik motor saja yaa.” Ajak Bila.


“ Aku setuju.” Sahut Nita.


“ Nggak ah dingin.” Kata Abel. “ Kalian gimana?” Tanya Abel ke para lelaki.


“ Kalo Adam jelas nurut sama istrinya, gue sama Riko terserah aja ngikut.” Jawab Kevin.

__ADS_1


“ Naik motor seru kayaknya.” Timpa Riko.


Kevin menatap Riko dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Sementara Adam terlihat menahan tawanya. “ Oke motoran aja, lo sama gue bel. Riko sama Nita, soalnya gak mungkin kalian para cewek pakai motor sendiri lagi pulang ini Jogja bukan Jakarta, kalian juga nggak hafal jalannya.”


“ Gue setuju banged .” Sahut Riko.


Kevin mendekat dan berbisik pada Riko. “Gue udah bantu lo Bro, jangan lupa traktir gue.”


“ Oke Sudah di putuskan, sekarang kita ganti baju terus cuss.” Tutur Nabila.


Para cewek kembali ke kamarnya untuk berganti baju. Sementara para lelaki menyiapkan motor dan helm.


“ Nabila punya banyak helm juga Bro, mana keren-keren gini.” Ucap Riko.


“Itu baru, Bila baru beli tadi pagi, dia sengaja beliin buat kalian.” Kata Adam.


Malam itu Adam and the genk berjalan-jalan di Malioboro. Abel dan Nita sangat senang. Mereka melihat pertunjukan angklung di jalan Malioboro, Adam bahkan menyawer penari di pertunjukan itu membuat Nabila cemburu. Dia mendiamkan Adam.


“ Kamu cemburu?” bisik Adam pada Nabila saat mereka tengah duduk di bangku kursi yang berada di titik 0 km.


“ Nggak!” Jawab Nabila singkat.


“Ya udah kalau nggak cemburu, aku nyawer lagi lho.” Ucap Adam seraya berdiri.


“ Mas nanti tidur diluar!.” Ceplos Nabila yang seketika membuat Adam kalang kabut.


“ Ampun Tuan putri, saya mengaku salah.” Ucap Adam mendempel pada Nabila.


Riko menghampiri Nabila dan Adam bersama Kevin. “Nita sama Abel mana?”


“ Lagi nyari bule buat dijadikan pacar.” Jawab Nabila ngasal.


“ Apa ??” Riko lalu celingak celinguk mencari Nita, saat dia menemukan sosok Nita, Riko langsung berlari kearah Nita yang kala itu sedang berbincang dengan Abel. Di dekat mereka memang ada seorang bule.


“ Mas...Mas Riko serius suka sama Nita?” Tanya Nabila.


“ Sepertinya begitu.” Jawab Adam.


“ Bil yang nyanyi siapa namanya?” Tanya Nita.


“ Aku juga nggak tau Nit”


“ Kenapa Nit, lo naksir ?” Tanya Abel yang membuat Riko langsung tersedak saat sedang minum es teh.


“ Kenapa Rik?” Tanya Kevin.


“ Nggak, nggak papa.” Jawab Riko. Kevin dan Adam saling pandang melihat tingkah Riko.


“ Mas aku mau nyanyi sama Nita, boleh?” Tanya Bila, Adam mengangguk. Kemudian Nabila berjalan kearah live musik, dia meminta izin pada penyelenggara untuk menyumbang lagu. Nabila dan Nita sudah siap dengan mic masing-masing, Nita sambil bermain gitar.


“ Mereka nyanyi bel?” Tanya Kevin.


“ Kalian dengerin aja sendiri.” Jawab Abel.


Suara tepuk tangan yang meriah saat Nabila bersuara menyapa penonton. Kedua wanita cantik itu memang sangat mempesona, membuat para pengunjung menatap kagum terutama kaum laki-laki.


Nabila mulai menyanyi diiringi suara gitar yang dimainkan oleh Nita, mereka membawakan lagu “Cinta Laur Biasa” dari Andmesh Kamaleng.


Lirik...


Waktu pertama kali ku lihat dirimu hadir


Rasa hati ini inginkan dirimu


Hati tenang mendengar suara indah menyapa


Geloranya hati ini tak ku sangka


Rasa ini tak tertahan


Hati ini slalu untukmu

__ADS_1


Terimalah lagu ini dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Tulus padamu


Hari hari berganti kini cinta pun hadir


Melihatmu memandangmu bagaikan bidadari


Lentik indah matamu manis senyum bibirmu


Hitam panjang rambutmu anggun terikat


Rasa ini tak tertahan


Hati ini slalu untukmu


Tepuk tangan yang sangat meriah membuat suasana menjadi ramai, saat Nabila dan Nita selesai menyanyikan lagu itu. Nabila dan Nita kemudian kembali ke tempat duduknya bergabung dengan yang lainnya.


“ Keren.. bener-bener keren!” Ucap Kevin dengan bertepuk tangan saat Nabila Ddan Nita sampai di kursi mereka.


“ Mereka kalo udah nyanyi emang bisa bikin pria langsung jatuh cinta.” Ujar Abel.


“ Kamu jago banged main gitarnya Nit.” Riko menatap Nita penuh kekaguman.


Adam langsung merangkul bahu Nabila saat Nabila sampai di sebelahnya. “ Sayang lain kali jangan nyanyi di tempat umum lagi!” Ucap Adam pada istrinya.


“ Kenapa?” Tanya Nabila.


“ Kamu nggak lihat, saat kamu nyanyi tadi para laki-laki sampai nggak berkedip ngelihat in kamu. Bisa-bisa mereka jatuh cinta sama kamu!”


***** dimana jiwa kePresdiran lo Bro. Gumam Kevin.


“ Lo cemburu Dam?” Tanya Riko.


“ Nggak, gue gak suka aja mereka natap Nabila terlalu lama.” Ucap Adam datar.


“ Itu namanya cemburu” sahut Abel.


Seketika itu pula sahabat Nabila dan Adam pun tertawa dengan tingkah Adam. Mereka tidak mengira jiwa Presdir seperti Adam bisa cemburu juga.


“ Selamat malam semuanya, Terimakasih untuk yang sudah mampir di disini. Kali ini sebuah lagu lawas dari Samsosn “ Luluh”. Semoga kalian terhibur” ucap salah satu musisi pengamen itu.


“ Gue ke toilet bentar.” Ucap Nita berdiri langsung meninggalkan mereka.


Abel juga berdiri hendak mengejar Nita tapi di hentikan Nabila. “Gue aja..” lirih Bila menahan tangan Abel, lalu berdiri mengejar Nita. Abel kemudian kembali ke tempat duduknya.


Reff Luluh (lirik)


Segenap hatiku luluh lantak


Mengiringi dukaku yang kehilangan dirimu


Sungguh ku tak mampu


Tuk meredam kepedihan hatiku


Untuk merelakan kepergianmu


Ingin kuyakini cinta takkan berakhir


Namun takdir menuliskan kita harus berakhir


“ Kok mereka lama?” Tanya Adam menatap arah toilet belum ada tanda-tanda kemunculan Nabila maupun Nita.


“ Jangan-jangan mereka kenapa napa” ucap Riko. Mendengar ucapan Riko, Adam langsung berdiri dengan panik hendak menyusul Nabila.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2