Menikahi Lelaki Pilihan Kakek

Menikahi Lelaki Pilihan Kakek
Kembali mengingat


__ADS_3

“Randy mantan pacar kamu?” Adam memotong perkataan Nabila.


“Mas dengerin dulu dong.”


“Ya ya, lanjutkan.”


Nabila dan Nita mulai bercerita mereka kembali mengingat kisahnya, Adam dan Riko mendengarkan dengan seksama. Sementara Abel sibuk mengunyah camilan.


Flash back ON


Randy adalah sahabat Dio, mahasiswa tingkat akhir di kampus Nabila dan Nita. Saat itu Nabila dan Nita masih tergolong maba ketika Dio meminta Nita untuk menjadi pacarannya. Awal perkenalan mereka adalah saat Randy dan Dio menjadi senior di masa ospek. Lambat laun Randy dan Dio menjadi semakin dekat dengan Nabila dan Nita. Dio dan Nita berpacaran, tapi tidak dengan Nabila dan Randy. Nabila belum menerima Randy karena Bila masih ingin mengenal Randy lebih dalam. Kala itu Nabila belum tau perihal perjodohan nya dengan Adam. Awal mula hubungan Dio dan Nita berjalan lancar, tapi semuanya menjadi berubah kala hubungan Dio dan Nita tercium publik. Mahasiswi kampus banyak yang memusuhi Nita karena berpacaran dengan Dio, mereka mencemooh Nita yang tidak sepadan dengan Dio. Nita yang hanya anak penjual sayur dinilai tidak cocok dengan Dio yang anak orang kaya. Kala itu Nita tidak ambil pusing dengan apa yang anak-anak kampus pikirkan, bagi Nita yang terpenting adalah perasaan Dio padanya. Disisi lain Nabila dan Randy semakin dekat. Nabila dan Nita sering jalan bersama dengan Randy dan Dio, entah hanya sekedar ngopi atau nonton film. Anggap saja double date.


Kisah Nita dan Dio menjadi renggang saat keluarga Dio mengetahui hubungan mereka. Mamanya Dio menentang hubungannya dengan Nita secara keras, bahkan beliau mencari seribu cara untuk memisahkan Nita dan Dio. Berbeda dengan Nabila dan Randy meskipun belum berpacaran, keluarga Randy sudah memberi lampu hijau. Keluarga Randy tidak mempermasalahkan status Nabila yang merantau di Jakarta atau anak orang miskin (kala itu belum ada yang tau Nabila anak orang kaya).


Suatu hari Randy tengah mempersiapkan acara untuk menembak Nabila agar jadi pacarnya. Randy menyewa satu restoran full untuk acara itu. Nabila terharu dengan apa yang sudah di siapkan Randy. Hari itu menjadi hari pertama dan terakhir Nabila dan Randy jadian.


“Bil, boleh kan aku panggil sayang?” Randy menggandeng Nabila keluar dari restoran. Mereka akan berjalan-jalan di taman, melihat indahnya suasana malam, tentu saja bersama Nita, Abel dan kekasih Nita.


Dengan wajah berseri-seri Nabila pun mengangguk.


“Cie yang sudah resmi jadian.” Nita dan Abel meledek Nabila, membuat pipi Nabila meron merah.


“Apaan sih kalian?” Nabila malu-malu.


“Cilok Bil!” Seru Nita.

__ADS_1


“Mana, mana?” Nabila langsung semangat, ia melepaskan genggaman tangan Randy.


Nita menunjuk cilok di seberang jalan. “Ayuk.” Kata Nita dengan wajah berbinar-binar.


“Yuk. Kak Randy aku sama Nita beli cilok dulu yaa.” Randy mengangguk begitu juga Dio saat Nita meminta izin untuk membeli cilok.


“Kamu enggak ikut Bel?”


“Males kak, nanti juga mereka beliin aku.” Jawab Abel seraya duduk di bangku yang ada di taman. Mata Randy dan Dio tidak lepas dari melihat Nabila dan Nita yang tengah asik berbincang dengan mang cilok.


Nabila dan Nita menenteng kresek berisi cilok dengan senangnya, saking asik nya Nabila dan Nita tidak memperhatikan jalan saat akan menyebrang. Randy dan Dio melihat dari kejauhan ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi menuju arah Nabila dan Nita.


“Awas!!!” Randy langsung berlari diikuti Dio melihat mobil itu akan menabrak Nabila dan Nita.


Nabila berusaha berdiri, sorot matanya mencari-cari sang kekasih. Ia tak kuasa menitikan air matanya saat dilihatnya Randy telah terkapar di jalan dengan wajah berlumuran darah. Nabila langsung berlari menghampiri Randy, ia menangis dengan kalap memeluk Randy. Berteriak meminta pertolongan. Begitu juga dengan Nita, Nita menangis histeris saat Dio yang dihampirinya sudah tidak sadarkan diri dengan lumuran darah. Sementara Abel tampak bergetar, Abel tidak bisa berfikir jernih melihat kejadian di depan matanya, bagaimana tidak Abel menyaksikan dengan kedua mata kepalanya bagaimana Randy dan Dio berlari meneriaki Nabila dan Nita agar menepi, bagaimana Randy dan Dio mendorong Nabila dan Nita sampai tersungkur dan bagaimana Randy dan Dio yang tidak sempat menyelamatkan diri hingga tertabrak mobil lalu terkapar seketika dengan penuh lumuran darah.


Nabila menemani Randy di sepanjang perjalanan menuju rumah sakit. Ia menggenggam erat tangan Randy. Randy masih tersadar walaupun sangat lemah.


“Kak, bertahanlah sebentar lagi sampai dirumah sakit.”


Randy tersenyum sedikit, ia menggerakkan tangan kanannya berusaha menggapai wajah Nabila menghapus air mata yang jatuh tanpa permisi di pipi Nabila.


“Jangan menangis.” Kata Randy lirih.


Bukannya berhenti menangis, tangis Nabila malah semakin menjadi. “Aku mencintaimu Bil, Terimakasih sudah mau menerima cintaku.” Lagi-lagi Randy berkata lirih.

__ADS_1


“Aku juga kak, aku juga mencintaimu huhuhu.”


Setengah jam akhirnya mereka sampai dirumah sakit. Randy langsung masuk IGD. Keluarga Randy sudah lebuh dulu berada dirumah sakit, karena sebelumnya Abel sudah menghubungi keluarga Randy.


Berbeda dengan Nita, ia harus menerima kenyataan pahit. Naas Dio meninggal di tempat kejadian, sampai dirumah sakit Nita menjadi sasaran amukan keluarga Dio. Keluarga Dio bahkan mengusir Nita, tidak memperbolehkan Nita untuk sekedar mendekat ke jenazah Dio.


Selang 1 jam, Nabila juga harus menerima kenyataan pahit. Dokter sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi sang maha kuasa berkehendak lain. Randy berpulang tepat di hari pertamanya menjadi kekasih Nabila. Keluarga Randy menerima kenyataan dengan lapang dada, mereka tidak menyalahkan Nabila sama sekali. Mereka menganggap kematian Randy memang sudah takdir dari sang maha kuasa.


Hari itu menjadi hari tragis bagi Nabila dan Nita. Keduanya menjadi lebih tertutup pada lelaki semenjak hari itu.


Selang beberapa bulan setelah kematian Randy dan Dio. Mama Randy membawa kabar berita, mama Randy mengatakan bahwa kejadian Malang yang menimpa Randy dan Dio adalah ulah manusia. Kejadian itu harusnya menargetkan Nita, tapi naas Randy dan Dio ternyata di sana pada saat kejadian itu. Diketahui sopir yang menabrak Randy dan Dio adalah orang suruhan mamanya Dio. Mama Randy bertanya pada Nabila dan Nita apakah akan menuntut mamanya Dio, jika iya mama Randy siap membantu. Namun Nabila dan Nita memilih untuk berdamai, Nabila dan Nita tidak mau memperpanjang masalah itu. Nabila dan Nita hanya berharap semoga Randy dan Dio mendapat tempat yang terbaik disisi-Nya. Begitu pula dengan keluarga Randy, karena Nabila dan Nita tidak mau memperpanjang masalah maka mereka juga memilih untuk diam. Namun keluarga Randy memutuskan semua hubungan dengan keluarga Dio. Yang awalnya dekat menjadi tengah bahkan tidak ada hubungan sama sekali.


Flash back off


.


.


.


Bersambung..


Netizen : Lagi thor, up yang banyak ..


Author : nanti yaa ..

__ADS_1


__ADS_2