
Bap 11 #ciuman pertama#
Di perusahaan Aditia baru saja keluar dari meeting " kevin Agenda berikut ini apa saja" hanya menandatangani beberapa email pak " baguslah karna habis ini saya lagi urusan jadi kamu tetap di sini untuk memantau semua karyawan yang ada disini" baik Pak"
__ADS_1
Hingga dua jam berlalu Aditia baru menyelesaikan pekerjaannya , " kevin kamu periksa kembali beberapa email yang baru saja masuk karana " baik Pak" dasar bos" guman kevin kecil namun masih saja di dengar oleh Adit" kamu mau saya pecat" maaf Pak jangan pecat saya" Aditia langsung pergi tampa pamit " dasar bucin bilang saja mau cepat ketemu adik kecilku" kevin menggelengkan kepalanya membayangkan bosnya yang sedang kasmara"
Aditia merasa bingung dengan dirinya yang semakin hari ia berusaha menjauh dari yang, namun entah mengapa perasaan rindunya terhadap gadis kecilnya malah bertambah kali lipat" Ahhhk aku kayak ABG saja yang baru jatuh cinta" ia memarkir mobilnya di garasi dan langsung masuk ke ruangan utama namun tidak menemukan orang yang ia cari" Irma" .. Irma" beberapa ART yang bekerja mereka pikir Irma membuat masalah dengan Tuan mereka " perasaan tadi pagi Tuan Adit dan Irma baik baik saja " pikir bibi siti " ehhh tunggu dulu nak Irma belum kaluar kamar ya sejak pagi " apa ia baik baik saja " atau jangan jangan sakit lagi" saat sedang bengong berguman " bi Irma mana" belum keluar kamar sejak pagi Tuan " bibi juga lupa belum ngecek Nak Irma" ya sudah bi" Aku cek dulu" ia Tuan takutnya nak Irma sakit lagi"... deg... " sakit" tidak mungkin perasaan ia baik baik saja "
__ADS_1
Sesampainya di depan kamar.... tok... tok... tok.. Karna tidak ada tanda pintu terbuka terpaksa Adita membuka sendiri kamar " cek lek " ternyata pintunya tidak di kunci ia langsung masuk ke dalam kamar " aaahk Tuan kenapa kesini " karna kaget Irma memanggil Aditia dengan sebutan Tuan " .... gleeg.. Aditia menelan ludahnya kasar saat melihat tubuh Irma yang terlihat seksi sehabis mandi, Irma berusaha menutup bagia n dadanya saat melihat Aditia memandangi dirinya " Tuan Adit" ehhh ia " Aditia gelagapan ketahuan bahwa ia memandang Irma"
" jadi kamu sudah mengubah nama pangilan ku" tanyanya dengan menatap tajam pada Irma " Irma menunduk" maaf tapi memang seharusnya saya memanggil dengan kata Tuan " kenapa " Ia mulai kesal " karna saya memang hanya seorang pembantu .
__ADS_1
"Aku tidak pernah mengangap kamu pembantu " kamu itu sudah aku anggap seperti adik sendiri" ... deg..." adik " pikir Irma " jadi tuan Adit selama ini hanya menganggap bahwa aku ini adiknya " mungkin saya yang terlalu berharap" saat hendak berbalik Aditia langsung menarik tangan nya hingga Irma jatuh ke tubuh kekarnya.. buhk... " ahk " kenapa Kaka menarik tanganku... cup... Adit langsung membumkan bibir Irma ... deg... " apa yang Tuan lakukan" . . . sssst.. " manis" pikir Adit saat mendudukan Irma di sofa dimana ia duduk, " kenapa kaka ambil ciuman pertama saya" tanya Irma polos"Aditia tersenyum puas karna ternyata ia orang pertama mengambil firtkiss Irma" masak apa hmmm"
....... bersambung...........
__ADS_1