
Bab 16# jebakan#
Di sebuah sudut ruangan pesta Bella sangat marah karna ternyata peringatan ya kepada perempuan itu tidaklah mapan menurutnya" kamu berani sekali hadir disini bersanding dengan Aditia" Dasar ******" ternyata kamu sudah jual diri kamu demi hartanya juga, aku harus bertindak cepat, iya langsung menghubungi seseorang,.." hallo "lakukan tugasmu sekarang jangan sampai ketahuan " lihat saja ****** kecil aku akan menghancurkan mu" matanya menatap tajam ke arah mereka " harusnya aku yang di sana" seseorang menepuk punggungnya " ohhh jadi itu pacarnya Aditia cantik juga kelihatanya masih sangat muda" Jadi kamu menyukainya " Dirga tersenyum lalu menjawab" hanya lelaki bodok yang buta akan kecantikanya" kamu" geram Bella melihat Dirga kagum dengan kecantikan Irma,
saat Aditia sibuk berbicara degan rekan kerjanya, Irma merasa tidak nyaman karna banyak dari mereka yang mengagumi kecantikannya, " ka aku ke toilet dulu kebelet pipis" bisiknya pada Aditia" ya sudah kaka temanin" tidak usah ka tidak enak sama teman teman kaka" tapi cepat pulang jangan lama lama nanti kaka ninggalin" awas saja" Aditia hanya tersenyum, Irma langsug berjalan dan mencari toilet, sebenarnya ia tidak pipis hanya saja ingin menenangkan dirinya karna terlalu grogi.
__ADS_1
saat Irma keluar dari toilet " bukh.. " seseorang memukulnya dari belakang hingga ia tidak sadarkan diri,.."" hallo bos tugas saya sudah selesai"" ok langsung bawa ke kamar yang sudah di siapkan dan ingat hati hati"" baik bos " seseorang yang memakai masker langsung mengangkat Irma dan membawanya ke sebuah kamar hotel yang sudah mereka siapkan , sesampainya di sebuah kamar hotel yang terlihat sangat mewah iya langsung menghempaskan tubuh Irma di atas ranjang , iya keluar dan langsung mengunci pintunya,
Bella tersenyum licik karna ternyata rencananya hampir saja berhasil " selangkah lagi kau akan hancur ****** kecil" dan Aditia akan membenci dirimu " Aku akan mendapatkan Aditia" iya mengambil HP nya dan menelpon seseorang... " hallo sayang gimana kamu sudah siap melayani aku tenang saja bayaranya mahal " cihhhh " aku sudah bosan dengan kamu" apa maksudmu kamu jangan coba coba menipu saya karna sudah bayar mahal " tenang saja kalo ini kau pasti puas datang di kamar hotel nomor xx semua sudah saya siapkan" baiklah" aku sudah tidak tahan lagi" ok" jawab Bella dengan senyum puas.
.. " cek lek... seorang pria masuk tangan nya memegang sebuah jarum yang sudah ia siapakan, iya mendekati tempat dimana Irma yang belum sadarkan diri, lalu menyuntikan obat perangsang yang sudah di siapkan, setelah menunggu beberapa menit Irma mulai membuka matanya, namun merasaaneh dengan tubuhnya terasa panas " Hai manis kamu sudah bangun ternyata" Irma ketakutan melihat seorang pria yang menatap dirinya penuh nafsu" kamu siap apa yang kamu lakukan" tenang sayng kita akan melakukannya pelan pelan" melakukan apa" jangan macam macam" Irma mengendalikan dirinya berusaha bersikap normal karna sudah tidak kuat dengan tubuhnya yang mulai bereaksi" apa yang kamu lakukan sama aku" dasar jahat".
__ADS_1
" Hai nama aku Davit " kita akan bersenag senang sayang karna saya sudah membayar mahal" Ia mulai mendekati Irma dan berusaha menakapnya karna menghindarinya " lepaskan" tidak akan"
.... Braak.... apa yang kamu lakukan keparat....
.......... .. bersambung..............
__ADS_1