
Bab 17# kepanikan dan ketakutan#
Aditia yang sibuk berbincang dengan para teman dan rekan bisnisnya, ia jadi lupa bahwa Irma belum kembali sama sekali sejak tadi, ia mulai mencari keberadaan Irma menelusuri semua lorong wc namun iya sama sekali tidak menemukan Irma" kamu kemana si Irma " iya mulai kwatir karna belum menemukan Irma" hei kamu kamu melihat seorang wanita" tanya Aditia pada seorang pelayan yang kebetulan lewat " tidak tuan tapi saya melihat seseorang yang baru saja lewat dan membawa seorang wanita cantik namun anehnya si wanita tidak sadarkan diri " apa " apa dia memakai gaun merah" tanya Aditia yang mulai emosi " ehh benar tuan " jawab pelayan dengan ketakutan.
" Di bawa kemana" jawab" saya tidak tau tuan" jawab pelayan " dasar tidak becus" ia meninggalkan pelayan dan berlari mencari keberadaan Irma " kurang ajar siapa yang berani bermain dengan ku" awas saja ya tidak akan aku kasih ampun" iya sangat marah dan menyesal " seandainya aku ikut dengan mu pasti semua tidak akan terjadi"
__ADS_1
tiba tiba HP nya berbunyi sebuah pesan masuk ke notifikasi" gimana rasanya orang yang kamu sayang bisa berduaan dengan lelaki lain" saat membaca pesan tersebut iya sangat marah dan geram , iya langsung menelpon balik nomor tersebut namun tidak aktif lagi, " kurang ajar berani bermain dengan ku" jika ingin melihat datanglah ke kamar hotel no xx. maka kamu akan melihat sendiri.
Aditia yakin ada yang menjebak Irma agar bisa mempengaruhinya namun iya sama sekali tidak goyah " aku harus mencari keberadaan Irma " iya berlari menuju kamar yang sudah di kasih tau oleh pesan yang di kirim seseorang.
"" braakk " Aditia menendang pintu dengan sangat kuat hingga roboh dan terbuka" bajingan apa yang kamu lakukan " kurang ajar" Irma langsung menangis saat melihat Aditia menyelamatkan dirinya , walaupun dalam pengaruh obat perangsang namun ia berusaha menahan dirinya, " dasar anak muda" kamu menggangu kesenangan ku "" cih rupanya kau ingin bermain main dengan ku Davidson aku tidak akan mengampunimu.
__ADS_1
Irma mulai membuka pakaiannya karna kepanasan " apa yang terjadi dengan badan aku ka kenapa seperti ini" tanya Irma polos" Aditia langsung menutup Badan Irma yang hampir telanjang dan membawanya pergi menuju Rumah mereka " kamu tenang saja aku akan membawa mu pulang" karna tidak kuat Irma langsung mencium bibir Aditia .
Sesampainya di rumah Aditia membopong tubuh Irma menuju kamarnya" Irma langsung membuka gaunnya dan dalamanya " apa yang kamu lakukan " tanya Aditia yang mulai terangsang karna Irma mencium dirinya dengan sangat agersif" Kamu harus percaya sama kaka karna kaka akan bertanggung jawab" kata Aditia yang langsung membalas ciuman Irma, lidah mereka menari nari tangan Aditia mulai meramas gundukan Irma yang sangat indah dan kinyal" ahh,,, ahh,, karna tidak tahan lagi iya langsung menerobos goanya Irma" ahh sakit ka" Irma meneteskan air matanya karna walaupun dalam pengaruh obat namun sangat sakit " mereka bercinta hingga menjelang jam lima karna pengaruh perangsang Aditia harus menuntaskan hasratnya Irma.
"" makasih sudah menjaganya untukku " aku akan bertanggung jawab" iya mencium kening Irma sebelum tertidur.
__ADS_1
....... bersambung............ ...