
Bab 19#mulai bekerja#
Kini Aditia berada di perusahaan dan mulai bekerja , iya terlihat sangat sibuk dengan beberapa email yang belum ia kerjakan ," tok.. tok " masuk" permisi pak" ada apa " ini ada beberapa laporan yang belum tuan muda tanda tangan " simpan di meja" baik tuan" pak Doni pun meninggalkan ruangan pak Aditia yang terlihat sangat sibuk.
__ADS_1
" halo pak"" Kevin ke ruangan saya sekarang" baik Pak" Aditia mamatikan telfonya" permisi pak" kata Kevin saat memasuki ruangan" kamu kerjakan beberapa email yang kemarin sempat tertunda karna saya harus menandatangani beberapa laporan "" baik Pak" dasar bos enak saja perintah" Kevin menahan kekesalanya karna takut ketahuan bosnya" kamu mengumpat saya" ehhh tidak pak boss" ya sudah kamu kerjakan sekarang karna kemungkinan kita akan lembur sehari" Kevin menghela napasnya dan mulai bekerja.
Di maonsin Irma terlihat sangat sibuk membantu beberapa pelayan , mulai membereskan rumah dan memasak karna iya ingin menjadi seorang Istri yang baik" nyonya biar bibi masak saja ya nyonya istirahat saja" tidak apa apa bi kan ini juga tugas seorang istri" ya elah nyonya baik sekali bibi doa ini ya semoga rumah tangganya selalu harmonis " "Amin bi Terima kasih" beberapa pelayan yang melihat mereka sangat terharu dengan sifat baiknya Irma, mereka juga ikut bahagia dan senang karna nyonya mereka sangatlah ramah" tuan Adit tidak salah pilih ya" iya juga semoga mereka bahagia" Amin" sambung beberapa pelayan.
__ADS_1
siang harinya di perusahaan Aditia baru sadar bahwa sejak pagi iya belum sarapan" kevin kamu pesan makanan baru lanjut kerja" baik Pak" kevin langsung mengambil hpnya dan memesan makanan " Kevin apa kamu pernah jatuh cinta"" ehhh pernah Pak""jadi kamu pernah jatuh cinta " sama siapa" tanya Aditia bertubi tubi" pernah pak tapi tidak berani ngungkapin " kenapa'" karna tidak yakin pak " kenapa tidak yakin" kalau kamu tidak yakinin diri sendiri bagaimana nantinya kamu yakinin seorang wanita apa kamu tidak mau menikah" ehhh dasar bos ember bilang saja sudah menikah tidak usah sok nasihatin" "guman kevin kesal""
Irma sangat gelisah karna memikirkan Aditia yang paginya tidak sarapan sebelum ke perusahaan, ia ingin menghubungi suaminya namun tidak memiliki nomor ponselnya" ya gimana mau hubungi kamu mas nomor ponselnya tidak tau" semoga tidak lupa makan siangnya" bi siti tolong kasih tau semuanya agar kita makan siangnya sama sama ya"" nak Diana makan duluan saja nanti baru bibi sama teman teman makan di dapur saja ya"" jangan bi kita makan di sini saja kebetulan saya sendiri jadi sekalian saja ya bi"" memangnya tidak apa nak Dian" tidak apa kan Irma sendiri" ok bibi manggil mereka " iya bi" jawab Diana duduk menunggu beberapa pelayan, nunggu beberapa menit semua sudah berkumpul " ayo semuanya kita makan sama sama" semua menunduk haru karna baru kali ada seorang majikan yang tidak pernah memandang rendah kepada mereka.
__ADS_1
mereka pun mulai makan tidak ada obrolan di antara mereka hanya bunyi sendok dan piring,Irma sangat bahagia ketika makan bersama beberapa pelayan " ya Tuhan mereka seperti keluarga hamba sendiri Terima kasih atas semua berkat mu hari ini"".
............ bersambung......................
__ADS_1