
Bab 12#
Irma merasa bersalah karna Ia tidak sempat memasak " maaf aku tanya bibi dulu soalnya saya ketiduran tadi jadi tidak sempat memasak" tidak usah kamu temanin kaka makan di luar saja" benaran " tanya Irma penuh semangat karna baru kali ini iya di ajak keluar ,
" ya sudah saya ganti pakaian dulu" Ia berlari menuju kamarnya dan besiap siap" Aku pakai pakaian apa ya " gaun tidak punya " ia memilih celana jins panjang dan baju kaos warna pink " ia berputar di cermin melihat penampilanya , walaupun natural namun ia malah terlihat cantik tampa polesan make up.
__ADS_1
"Sudah selasai " iya sudah Ayo berangkat ka" Mereka langsung menuju Restoran terdekat , sesampainya mereka lansung memesan makanan" kamu pesan apa"mana saja yang penting bisa masuk perut"pesan apa Tuan Nona" tanya seorang pelayan, Rendang dua sama es jeruk dua juga " baik Tuan " pelayan itu pu pergi
Di sudut kanan restoran Bella menahan amarahnya yang sejak tadi tahan karna melihat kedekatan Aditia dan pembantunya "Dasar sampah berani ia menggoda Aditia " aku harus bertindak cepat " guman Bella dengan sinis menatap tajam ke arah Irma, ternyata beberapa hari anak buah Bella mencari tau kehidupan Aditia dan Ia baru tau ternyata pembantu Adit sangatlah spesial di matanya,
dirinya.
__ADS_1
saat Aditia kembali, bersamaan dengan seorang pelayanan mengantar pesanan mereka" permesi ini pesanan nya" ia Terima kasih " sama sama silahkan di nikmati" ayo makan Ajak Adtia Irma hanya mengagungkan kepalanya tampa banyak bicara " Merekapun mulai makan " kamu tidak suka " tanya Aditia yang melihat perubahan Irma seperti tak berselara" ha ia suka kok enak " kamu kenapa ada sesuata bilang sama kaka" he he he benaran saya tidak apa, sehabis makan mereka langsung kembali " ada yang sebenarnya terjadi kenapa Irma tidak mau jujur sama saya,,
Sesampaiya di maonsin Irma langsung turun dan ia tidak lupa juga berterima kasih" makasih tuan sudah ngajak makan di luar " tapi lain kali tidak usah lag" kenapa " kamu ini sebenarnya apa yang terjadi " tuan kalau sudah punya pacar kenapa tidak kasih tau dia sih bahwa kita tidak ada hubungan apa " pake ngancam lagi" seru Irma yang sudah tidak bisa menahan kemarahanya yang ia tahan sejak tadi" apa pacar " siapa yang bilang ke kamu ha kasih tau siapa" Irma tidak tau pokonya saya di suru ninggin kaka" Bella " mungkinkah Bella karna beberapa hari ini Ia selalu berusaha mencari informasi mengenai dirinya namun, ia biarkan saja selalu ia tidak menggangu kehidupannya " awas kamu Bella" saya tidak akan tinggal diam.
............... bersambung...............
__ADS_1