
Bab 14#
Pagi harinya Aditia terburu buru ke kantor , iya menuruni tangga degan gerakan cepat " Kaka tidak sarapan dulu " tanya Irma " tidak kaka lagi terburu buru karna ada pertemuan penting hari ini" oh baiklah jangan lupa sarapan di kantor" hmmm " Aditia lansung pergi, sedang kan sekertaris nya yang menunggu sejak tadi berlari mengokorinya di belakang , kevin membuka pintu mobilnya" silahkan masuk tuan" hmmmt" mereka memsuki mobil menuju perusahaan .
" katakan kevin apa yang sebenarnya terjadi" kemarin setelah bapak pamit pulang, tidak lama Bella nona Bella datang dia memaksa masuk ke ruangan Bapak,bahkan membuat keributan disini , nona Bella mengaku di suruh oleh Bapak, karna di paksa keluar oleh pak satpam , ia merasa marah hingga memukuli pak dodi dengan kayu balok , " kenapa bisa ada kayu di perusahan " mungkin ia bawa sendiri karna pak Dodi menyeretmenyere sampi parkiran mobil , saat mau balik baru di pukul hingga kepalanya terluka" Aditia menghela napasnya " di bawa. ke rumah sakit atau tidak " saat ini masih di rawat,
__ADS_1
sesampai di ruangan Ceo Aditia langsung duduk tapi pikiranya sangat kacau" apa jadwal saya hari ini " sehabis meeting dengan semua kepala bagian, menandatangi beberapa email dan ,malam ada undangan dari tuan Edwar Wijaya untuk menghadiri pernikahanya" Acaranya dimana" di hotel Milik tuan Edwar" "baiklah ",
mereka memasuki ruang meeting terlihat semau karyawan menunduk hormat" iya menuju kursinya " baiklah silahkan " semua kepala bagian yang hadir mulai mempresentasikan hasil dari kerja mereka , .
" kevin tolong jemput Irma bawa ke salon karna nanti malam ia temanin saya ke acara pak Edwar " baik Pak"Ingat katakan saya yang suruh , saya masih harus menandatangani beberapa email " baik Pak" dasar bucin" pikir kevin " menahan senyumnya kini bosnya kembali membuka hatinya setelah tiga tahun menjomblo, iya pun cepat cepat menjemput Irma karna takut amukan dari bosnya seandainya terlambat datang".
__ADS_1
Irma sangat gelisah karna pagi ini Aditia terlihat sangat dingin, tidak seperti biasanya " apa saya buat kesalahan" perasaanya tidak karna semalam baik baik saja " sehabis membereskan rumah dia masuk ke kamarnya, iya berbaring menenangkan pikiranya yang sangat kacau" enta mengapa perasaanya tidak enak " mungkin hanya firasat ku saja " ya Tuhan semoga semua baik baik saja tolong lindungilah hamba terlebih keluarga hamba Amin" ia selalu berdoa ketika pikiranya tidak tenang ".
.. tok.. tok.. " nak Irma " panggil bi siti, iya bi " di cari sama tuan kevin katanya ada perlu penting" " baik bi saya akan datang" iya bangun dari tempat tidurnya dan memperbaiki penampilanya sebelum menemui kevin, " ka kevin ada apa " tanya Irma jalan menuju kevin yang ada di ruang tamu" saya di suruh pak kevin buat antar kamu ke salon" ke salon mau ngapain" ikut saja nanti kamu akan tau " saya siap dulu ka" iya cepat ya takutnya terlambat" baik ka" Irma berlari menuju kamarnya dan bersiap siap, " ka kevin ayo berangkat " emang siapa yang mau nyalon " tanya Irma penasaran " kamu" ha saya ko bisa" mau nikah" bearti kamu yang nikah" ihhh serius saya nanya" kata Irma degan wajah yang kesal.
............. bersambung...................
__ADS_1