Menikahi Pembantuku

Menikahi Pembantuku
MENIKAHI PEMBANTUKU


__ADS_3

Bab 8#kembali#


Di perjalanan Irma terlihat senang karna baru saja mendapat hadiah dari kevin " makasih ya ka udah mau belin aku HP padahal aku kan belum di gaji " iya berpikir bahwa yang bayar semau belanja adalah kevin padahal Aditia yang sudah mentranfer uang untuk pakai bayar" iya kamu itu makasih nya ke pak Aditia karna yang bayarin semua ini beliau" massa tapi perasaan ka Adit tidak kasih unga" trus yang belanja itu kan aku sama Kaka kevin" kevin hanya menghela napasnya karna malas menjelaskan" tidak usah di yang penting sekarang belanja udah selasai" iya ka " iya pun langsung mengantar Irma dan kembali ke kantor .

__ADS_1


Di kantor Aditia fokus mengerjakan beberapa email yang masuk, " tiba tiba dering HP nya .. biip... biip.. " hallo " halo sayang apa kabar aku pikir kamu ngak akan ngangkat telfon aku " .. deg.. " kamu" iya sayang aku mantar pacar kamu massa udah lupa sama aku" Aditia memijit kepalanya karna terbawa emosi iya langsung mematikan teleponnya , iya orang yang menghubunginya adalah Bela mantan pacarnya dulu yang hanya memanfaatkan nya namun kebusukan nya terbongkar ketika iya tau bahwa bella ternyata memiliki pacar dan hanya menjadikan Adit sebagai ATM berjalan" ... brakk.. brakk.. iya membanting apa saja dalam ruang kerjanya termasuk meja kerjanya juga hancur" iya mengambil kunci mobilnya langsung keluar menuju parkiran da n, iya masuk ke mobilnya melaju dengan kincang untuk melampiaskan emosinya.


Kevin memasuki perusahaan semua karyawan terlihat menundukan kepala mereka karna baru saja mendengar amukan singga " Pak Aditia dimana " pak bos baru saja keluar namun " jawab seorang karyawan " namun kenapa " pak Burhan mendukan kepalanya " Bapak kelihatan marah besar " marah " perasaan tidak ada masalah " trus Bapak Pergi kemana" kurang tau karna kami tidak berani ikutin bapak tuan" ya sudah lanjutkan pekerjaan kamu" terlihat semua karyawan yang tadinya mendengar obrolan mereka masing masing mulai bekerja seperti semula.

__ADS_1


Malam hari Irma menunggu di ruang tamut ia terlihat gelisah memikirkan Aditia yang biasanya pulang awal namun kali ini entah kenapa sudah larut namun belum muncul" Tuan Adit kenap ya belum pulang" apa kerjanya masih banyak " Iya sudah aku main ponsel saja sambil nungguin tuan Adit pulang" iya mulai bermain game yang baru saja di donload " saking asiknya main game iya sama sekali tidak tau kalau ternyata sudah pukul 3 tenga malam " Ya Tuhan sudah hampir pagi " tapi kenapa Tuan Adit belum pulang " karna terlalu mengantuk akhirnya ia tertidur di sofa ruang tamu.


Kevin yang sudah tau kalau tuannya pulang ke rumah Tuan besar Dita, iya menjadi sangat lega karna takut terjadi sesauatu pada Aditia " Ya lupa ngabari Irma lagi kalau Tuan Adit Ada di Maonsin Tuan besar" pasti dia sangat kuatir memikirkan tuanya.

__ADS_1


...... bersambung........


__ADS_2