Menikahi Pembantuku

Menikahi Pembantuku
MENIKAHI PEMBANTUKU


__ADS_3

Bab 20#


Malam hari di ruang tamu Irma menunggu Aditia yang tak kunjung pulang, karna tidak biasanya suaminya pulang larut, "" apa mas Adit lembur ya makanya pulang terlambat""ia menunggu sendiri karena sejak sore semua ART kembali ke rumah masing, bibi siti yang di ijinkan tinggal karna selain sudah tua iya juga tidak memiliki keluarga, hingga atas permintaan Irma ia tinggal di maonsin Aditia agar selalu menemani Irma.


"" Bi apa bibi tau kenapa mas Adit belum pulang "" tidak nak Dian biasanya kalau lembur tuan akan pulang larut "ohh gitu ya bi" " bi apa mas Adit pernah bawa perempuan ke sini selain Irma" maaf ya nak Dian tapi satahu bibi Tuan Adit tidak pernah bawa perempuan kesini hanya nak Dian orang pertama dan perempuan pertama kali yang di bawa kesini,"" jelas bibi siti" oyah benaran bi berarti Bella si mantan pacar mas Adit pernah kesini semasa pacaran ""pikir Irma " Bibi ke dapur mau ngecek masakan " baik bi " bi siti langsung menuju dapur.

__ADS_1


kini sudah pukul sepuluh malam namun Aditia juga belum kembali , Irma yang sudah mengantuk akhirnya tertidur di ruang tamu, iya belum sempat makan malam karna berencana menunggu suaminya , bi Siti juga langsung ke kamarnya untuk tidur karna sudah sangat larut ia menemani majikanya menunggu tuan muda Aditia


pukul jam duabelas tengah malam Aditia baru sampai , ia kelihatan sangat cape dan loyo karna seharian bekerja tampa berhenti, namun semua rasa capenya hilang begitu saja saat melihat istri kecilnya yang tengah tertidur di ruang tamu menunggu kepulangan dirinya"" sayang hei bangun mas udah pulang"" Aditia berusaha membangunkan istrinya namun usahanya sia sia karna Irma tak kunjung bangun" ya ampun sayang kamu tidur saja kayak kebo"" Iya mengangkat dan menggendong Istrinya menuju lantai dua kamar mereka".


Aditia membaringkan Irma dan mencium keningnya "" maaf udah buat kamu menunggu " iya berganti pakaian dan berbaring di samping istrinya dan memeluk dengan erat.

__ADS_1


selesai makan malam mereka langsung kembali ke kamar , Aditia berbaring " sini sayang "" Adit menepuk ranjang menyuruh Irma berbaring di sampingnya, Irma menurut saja, "" apa mas boleh minta hak mas sayang""Irma sangat kaget dan malu mendengar permintaan suaminya "" kalau belum siap tidak apa apa mas akan tunggu""


" Irma siap ko itu hak mas, Irma percaya sama mas"" makasih sayang karna sudah percaya sama mas"" Adit mencium kening Irma begitu lama .


"Terima kasih sudah hadir dalam hidup mas sayang" Aditia mulai mencumbui Irma,melumut bibirnya, Irma tidak tinggal diam iya juga membalas ciuman suaminya walau masih kaku " mas mulai ya" pelan ya mas" iya sayang percaya sama mas" iya membuka semua pakaian mereka kini mereka polos tampa sehelai benang, Aditia mulai menyatukan dirinya dengan Irma" ahh mas" mulai memompa, naik turun hingga keringat bercucuran, kini malam yang dingin malah di ganti dengan panas akibat pergulatan mereka"

__ADS_1


Aditia menyudahi penyatuan mereka saat melihat istri kecilnya yang sudah tak berdaya akibat keganasanya"" makasih ya sayang" ia mas" jawab Irma membenamkan wajahnya di dada suaminya , Aditia memeluk Istrinya hingga mereka tertidur sekitar jam empat hampir pagi.


................ bersambung.................


__ADS_2