
Bab 2# Awal#
Pagi ini Aditia terbangun dari tidurnya sekitar pukul 5 ,iya langsung membuka semua pakaianya dan menaru di keranjang pakaian kotor, karna iya adalah tipe orang yang selalu disiplin kalaupun iya memiliki banyak pembantu namun iya selalu tidak mau merpotkan mereka karna tugas mereka,itulah salah satu sifatnya apalagi memnyangkut hal hal pribadinya,
" pagi pak Adit waktunya berangkat " sapa sekertarisnya " pagi " jawabnya mereka langsung memesuki mobil meninggalkan rumah mewah milik Aditia, sesampainya di perusahaan AB(grup) singkatan dari nama lengkapnya, Iya langsung menuju lif kusus yang langsung terhubung dengan lantai 20 tertinggi, lansung saja iya memasuki ruanganny yang besar ,megah dan , iya langsung menuju kursi kebesaran ya untuk mulai bekerja " Buatkan aku kopi" Baik " jawab sekertarisnya " ia langsung mulai berkutak dengan komputernya mengecek semua email yang masuk,.. Tok... tok.. " masuk " perintahnya " Cek lek " permisi pak saya di suru antar kopi " kata seorang yang office coffe langsung menaruhnya di meja dan iya pun langsung meninggalkan ruangan,
__ADS_1
" Bip... bip.. terdengar nada telepon Aditia langsung menjawab" halo ma ada apa " Anak Durhaka kamu orang tua nelfon malah tanya balik " marah mama salsa karna sudah sudah hampir seminggu Aditia tidak mengunjungi mereka " maaf ma " jawab Aditia" pokonya malam ini kamu harus datang ke rumah mama " Besok aja ma Adit masih urusan " malam ini titik " mama salsa langsung mematikan telepon, Aditia menghela napasnya karna dia tau ibu nya lagi ngambek karna udan seminggu ia tidak mengunjungi kedua orang tuanya,
sedangkan di kediaman Maonsin Keluarga Brian, mama salsa terlihat kesal dan juga rindu terhadap putra satu satunya karna
hampir seminggu tidak menunjukan batang hidung nya karna sibuk dengan perusahaanya., " huh Bapak sama anak sama aja " Coba aja Adit udah nikah kan pasti seru karna di temani ana mantu, di tambah lagi punya cucu, yang pastinya makin seru,,
__ADS_1
" Ayo makan dulu na " mama udah masakin makanan kesukaan kamu " baik ma " jawab Adit langsung menuju ruang makan dan ternyata benar ada rendang makanan kesukaan Adit " makasih ma " iya syang " jawab mamanya , Aditia langsung saja melahap semua makanan tampa tersisa ,
" sehabis makan iya langsung bergabung dengan kedua orang tuanya di ruang keluarga,
" nak kapan kamu menikah " biar bisa ngasih mama sama papa cucu " kata mamanya dengan senyum manisnya " ma aku kan udah bilang belum nemu yang cocok " kalau udah ketemu aku pasti langsung ngenalin ke mama " jawab Adit yang berusaha menghibur mamanya " janji ya " janji ma " awas aja kalau bohong Nanti mama bakal yang cari, in istri buat kamu " mah " mamah ngak usah ikut campur biar masalah jodoh biar Adit pilih sendiri " sambung papa Dito memberi pengertian ke mama Salsa....
__ADS_1
.... bersambung......