MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
TUAN MUDA LIO


__ADS_3

Sedangkan Keisha hanya bisa menangis karena perlakuan dan ancaman yang diberikan oleh Madam Naureta.


Haruskah aku berakhir di tempat seperti ini?


Keisha mengatakan hal tersebut di dalam hatinya sambil terus menangis dan mencoba memakai gaun tidur yang diberikan oleh Madam Naureta kepada dirinya,malam ini Keisha tidak memiliki kekuatan untuk melawan Madam Naureta kembali.


"Gadis bisu ayo cepat keluar!!!!"


Satu orang pengawal berteriak dari luar kamar Keisha mencoba untuk mendobrak pintu kamar tersebut jika Keisha tidak keluar saat itu juga dan tak beberapa lama pada akhirnya Keisha pun keluar dari dalam kamarnya.


"Lama sekali kau berganti baju,Madam Naureta dan tamu sudah menunggu mu"


Satu pengawal menarik lengan Keisha,agar Keisha berjalan lebih cepat menuju ke tempat Madam Naureta.


Sementara itu di ruangan yang lainnya Madam Naureta sedang berbincang dengan salah satu tuan muda yang malam ini hendak menyewa Keisha.


"Selamat datang ke tempatku tuan muda Lio,barang yang anda pesan sebentar lagi akan sampai di dalam ruangan ini"


"Selamat malam Madam Naureta,baiklah aku akan menunggu apa yang sudah aku pesan,apa kau bisa memberikan jaminan jika barang yang aku pesan itu masih utuh atau dia seorang gadis perawan?"

__ADS_1


"Tentu saja tuan Lio,ini aku menyerahkan surat pernyataan yang memiliki kekuatan hukum jika barang yang kau pesan itu betul -betul masih utuh"


Madam Naureta memberikan satu kertas yang memiliki kekuatan hukum tentang status keperawanan dari Keshia.


"Tempat lokalisasi ini adalah tempat terbaik di Negara W,dahulu tempat ini pernah di sewa oleh seorang tuan muda dari keluarga Chandradinata yang sangat menyukai koleksi para nona malam milikku,kau pasti tau bahwa keluarga Chandradinata bukan keluarga yang sembaranagan"


"Hahaha,jadi rumor itu benar, dahulu tuan Edward adalah penggemar nona malam ditempat ini?"


"Betul tuan Lio, lebih tepatnya sebelum tuan Edward menikah dengan Dokter Kim"


"Ya,ya jika salah satu keluarga Chandradinata pernah menjadi pelanggan setia di tempat ini maka aku tidak akan meragukan lagi semua barang milikmu itu"


Tuan Lio menyerahkan kertas bernilai hukum tersebut kepada salah satu asisten pribadinya dan tak beberapa lama kemudian satu orang pengawal masuk membawa Keisha ke dalam kamar tersebut.


Pengawal tersebut memberitahukan kepada Madam Naureta bahwa Keisha sudah siap dan madam Naureta meminta pengawal tersebut pergi dengan lambaian dari tangannya.


"Tuan Lio ini barang yang kau minta"


Madam Naureta memberikan Keisha kedalam pelukan dari tuan Lio.

__ADS_1


"Gadis yang cukup cantik Madam"


"Ya tapi dia bisu jadi kau tak perlu khawatir jika dia akan membocorkan rahasia mu yang sering bermain di tempat ini"


"Aku suka dia madam"


"Bermain -mainlah dengannya pada malam hari ini tuan Lio"


Madam Naureta mengatakan hal tersebut lalu pergi dari ruangan tuan Lio,kini di dalam ruangan tersebut hanya tinggal Keisha,tuan Lio dan para pengawal nya


Tuan aku mohon jangan sakiti aku,jangan lakukan itu padaku


Tangisan Keisha dan gelengan kuat dari kepalanya membuat dia seakan -akan ingin mengatakan bahwa jangan kau lakukan hal ini kepadaku,namun sepertinya apa yang Keisha lakukan itu akan percuma.


"Pengawal ambilkan obat yang aku biasa gunakan"


"Baik tuan"


Tak beberapa lama salah satu pengawal membawakan obat dan air minum kepada tuan Lio.

__ADS_1


"Masukan obat tersebut kedalam gadis itu pastikan obat tersebut masuk dan tertelan olehnya,aku akan menonton adegan ini dari tempat ini"


"Baik tuan"


__ADS_2