MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
AKU PERGI TUAN


__ADS_3

Keisha hanya bisa terpaku melihat banyak sekali kartu dengan limit tanpa batas di Laci tersebut.


"Hei kau dengar apa yang aku perintah kan atau tidak!!"


Teriakan Alexander segera membuat Keisha mengambil lima kartu dan menunjukan semua kartu tersebut kepada Alexander.


"Bagus,jika besok kau tidak membelanjakan kartu - kartu tersebut,maka aku akan menghukum mu"


"Menghukum ku tuan?"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan memandang tajam kepada Alexander.


"Ya,aku akan menghukum mu untuk tidak memakai baju selama kau bersama dengan ku di kamar"


Deg


perkataan Alexander yang tanpa sensor membuat Keisha langsung menundukkan wajahnya.


"Perkataan ku ini serius,kau adalah istri sah ku,aku berhak atas semua anggota tubuhmu,itu sebabnya apa yang kuperintahkan harus kau lakukan,sekarang antar aku ke dalam kamar untuk kembali istrirahat"


"Baik tuan"


Keisha mengatakan satu perkataan singkat tersebut dengan bahasa isyarat miliknya, sambil mendorong kursi roda Alexander,perlahan - lahan Keisha mulai berpikir sejak kapan sang tuan muda ini memiliki hasrat kepada tubuhnya,jika sebelumnya tidur satu tempat tidur denganya saja Alexander merasa sangat jijik..


"Apa yang kau pikirkan?"


Deg


Pertanyaan Alexander sukses membawa Keisha kembali ke dunia nyata setelah sejenak lamunannya sudah terbang ke awan - awan.


"Tidak ada tuan"


Alexander menatap bahasa isyarat yang diperagakan oleh istrinya,namun di satu sisi Alexander tidak percaya ucapan Keisha.


"Kau berbohong padaku"


"Sungguh tuan Alexander"


Dengan penuh keyakinan Keisha mencoba untuk membuat Alexander percaya.

__ADS_1


"Mau kau coba untuk memperagakan bahasa isyarat tersebut beratus - ratus kali,aku tidak akan pernah percaya"


"Sekarang pilihan ada di kau,kau berkata jujur atau kau harus melepaskan semua pakaian mu dan seharian dengan ku tanpa pakaian"


Tatapan Alexander sangat mengintimidasi Keisha, sehingga pada akhirnya Keisha harus berbicara dengan bahasa isyarat yang dia kuasai.


"Tuan maafkan aku sebelumnya,tapi aku merasa tuan berubah"


"Apa kau bilang aku berubah?"


"Ya tuan"


"Apa yang membuat mu sampai memiliki pemikiran seperti itu?"


Keisha pada akhirnya menceritakan semua hal yang mengganjal di dalam hatinya, meskipun pada awal - awal bercerita Keisha merasakan takut,namun Keisha memberanikan diri untuk mengatakan semuanya.


"Baiklah,aku ingin bertanya kepadamu, sekarang disini siapa yang berkuasa?"


"Tuan Alexander"


"Baiklah jika berkuasa,berarti dia bisa melakukan segala hal yang dia ingin kan, termasuk suasana hatinya,dan kuingatkan padamu jangan kau terlalu percaya diri akibat perlakuan ku padamu,aku melakukan hal tersebut hanya karena tubuhku sedang tidak dapat untuk digerakkan"


"Bagiku kau tetap wanita pelacur perusak hubungan orang,kau wanita parasit pembawa sial!!"


Deg


"Apa yang kau lihat ha? memang itu kenyataannya"


"Ya tuan,Keisha mengerti"


Keisha menjawab perkataan singkat dengan bahasa isyarat miliknya,kini dia harus kembali sadar bahwa dia hanya seorang pembantu di rumah besar ini.


"Sudah tau apa posisi mu sekarang?jadi mulai saat ini kau harus melayani aku,termasuk melayani aku di atas ranjang dan itu semua bukan karena ku mencintai mu,namun aku berkuasa atas tubuh dan segala sesuatu hal yang berhubungan dengan mu,bahkan jika nafas hidup mu bisa aku kuasai maka aku akan menguasainya juga"


Deg


Perkataan Alexander kali ini membuat hati Keisha begitu sakit, sehingga pada akhirnya sepanjang hari ini Keisha memilih untuk diam meskipun sepanjang hari Keisha masih dengan setia melayani semua kebutuhan Alexander termasuk kebutuhan ranjangnya.


Malam yang telah larut membuat nafas Keisha tersenggal beberapa kali, keringat yang bercucuran keluar dari tubuhnya karena Alexander betul - betul menguras tenaga Keisha di atas ranjang.

__ADS_1


Aku tidak kuat lagi jika harus seperti ini terus,batinku akan sakit,jiwa ku akan remuk dengan setiap perkataan dari tuan Alex,Tuhan maafkan aku seperti nya aku harus menyerah terhadap pernikahan sandiwara ini,anak ku maafkan Mama yang tidak bisa menghadirkan sosok papa yang sempurna,maafkan Mama yang seperti nya akan gagal mempertahankan pernikahan ini.


Keisha mengatakan hal tersebut dalam keadaan telanjang di lantai kamar dengan menangis tanpa suara, sedangkan Alexander sudah tertidur dengan sangat lelap dengan semua pelayanan yang telah Keisha berikan kepadanya.


Alexander sama sekali tidak menyadari jika perkataan demi perkataan yang dia keluarkan akan menjadi sesuatu hal buruk untuk dirinya.


Malam yang telah larut kini berganti dengan pagi, setelah semua orang yang dirumah putih itu selesai sarapan,dan Keisha sudah selesai mengurus Alexander dengan perlahan Keisha menjumpai Alexander di dalam ruang kerjanya.


"Tuan aku pamit akan ke tempat perbelanjaan untuk berbelanja"


Keisha menggunakan bahasa isyarat dan Alexander hanya memandangnya tanpa berkata apapun kepada Keisha,dan sikap Alexander tersebut membuat Keisha sangat yakin akan rencana yang sudah dia pikirkan semalam.


Tak beberapa lama pada akhirnya Keisha sudah sampai ke tempat perbelanjaan yang tak jauh dari rumah putih,hari ini Keisha memutuskan keluar tanpa pelayan wanita yang mendampinginya,Keisha memberikan alasan kepada Alexander bahwa dia hanya akan pergi dekat saja.


Maafkan aku tuan,aku harus menggunakan cara ini untuk pergi dari hidupmu.


Selesai Keisha mengatakan hal tersebut Keisha mencari tempat ramai dan dengan kekuatan penuh pada akhirnya Keisha berlari meninggalkan semua pengawal yang sengaja berjaga di sekelilingnya.


Keisha terus berlari tanpa menoleh ke belakang dan dia berhasil keluar dari tempat perbelanjaan tersebut dan kini dia berada di jalan raya tanpa arah tujuan yang jelas.


Sekarang aku harus kemana,aku harus ke tempat siapa?.


Detik itu juga Keisha sadar bahwa dia tidak memiliki siapa - siapa dan detik itu juga Keisha kembali menangis di jalanan.


Keisha terus berjalan dengan ke dua kakinya sampai ada satu mobil datang menghampiri nya dari dalam mobil itu keluar beberapa laki - laki berbadan kekar menarik Keisha ke dalam mobil dan membiusnya,Keisha mencoba untuk meronta namun tenaganya tidak akan sebanding dengan para laki - laki tersebut.


Mobil tersebut pada akhirnya membawa istri tuan Alexander Chandradinata ke suatu tempat.


Kini di pusat perbelanjaan terjadi kepanikan antara pengawal karena Keisha yang melarikan diri.


"Baiklah aku mengerti,kerahkan semua detektif untuk mencarinya"


Peter segera menutup ponselnya dan Alexander menatap tajam ke arah Peter.


"Ada apa Peter?"


"Tuan sepertinya saya harus menyampaikan kabar buruk untuk tuan Alexander"


"Kabar buruk?"

__ADS_1


"Ya tuan,nona Keisha menghilang"


Detik itu juga perasaan Alexander terasa sangat sakit.


__ADS_2