
Rena aku mengenal mu sudah sangat
lama dan aku mengerti bagaimana cara membuat mu agar mau menceritakan hal ini
kepadaku”
Setelah mengatakan hal tersebut
terjadi satu pergulatan yang panjang antara Mr.Black dan juga Dokter Rena,satu
pergulatan panjang yang dapat membuat Dokter Rena pada akhirnya menceritakan
kepada Mr.Black tentang setiap rencana yang sudah di milikinya.
"Kau sungguh pintar Black,tak disangka kau yang selalu berhasil membuat ku agar tetap tunduk kepadamu"
Rena mengatakan hal tersebut setelah mereka selesai melakukan pertempuran panjang mereka..
"Dalam hal ini aku lah yang akan selalu menjadi pemenangnya Rena"
"Jadi bagaimana apakah kau menyetujui rencana ku?"
"Kau selalu memberikan ide -ide jahat yang kreatif"
__ADS_1
"Dan kau selalu menjadi pendukungku"
Rena mengatakan hal tersebut sambil kembali menyambar bibir Mr.Black dengan hangat.
Sementara itu di kediaman rumah utama malam hari ini.
Sayang waktunya kau harus mengikuti ritual malam pertama keluarga kita.
Clarissa mengatakan hal tersebut kepada Michelle yang masih sibuk di dalam kamar untuk melepas gaun pengantin nya.
"Ritual?apakah itu perlu ma?"
Michelle yang merasa bahwa dirinya bukanlah seorang gadis yang masih suci enggan melakukan hal tersebut.
"Ma, Michelle menikah dengan Albert sudah dalam keadaan tidak suci lagi,jadi untuk apa dilakukan ritual malam pertama seperti tradisi keluarga Chandradinata?"
ucapan Michelle kini membuat Clarissa terdiam, Clarissa seperti sedang diingatkan akan malam pertamanya dengan Richard dimana saat itu keadaan Clarissa juga bukan gadis yang masih perawan lagi.
"Sayang, Albert menerima mu,bukan hanya kesucian saja,tapi Albert menerima mu jauh lebih darjpada itu"
Michelle terdiam dengan semua ucapan yang dikatakan oleh Clarissa.
"Michelle tau ma bahwa Albert sangat mencintai Michelle namun Michelle merasa kurang pantas jika melakukan ritual para gadis perawan di keluarga ini sedangkan Michelle sudah bukan merupakan bagian akan hal itu"
__ADS_1
Kini Michelle mulai menundukkan wajahnya.
"Sayang mama dan kamu memiliki masa lalu yang hampir sama,dan apa yang saat ini engkau rasakan sama dengan apa yang pernah mama rasakan dulu,tapi kau harus ingat ini adalah asumsi mu saja,apakah kau pernah menanyakan langsung kepada Albert apa yang dia inginkan soal ini?"
Mendengar hal tersebut Michelle kini hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.
"Nah kau jangan memiliki asumsi terlebih dahulu,bagi seorang laki-laki jika dia sudah menerima masa lalu dari orang yang dia cintai maka dia tidak akan pernah mengungkitnya lagi,karena laki-laki tersebut mengetahui jika hal ini kembali di bahas akan melukai hati pasangan nya dan laki-laki yang baik,tidak akan membuat orang yang dia cintai menangis atau bersedih karena ulah nya"
"Memang ada kalanya pasti nanti akan terjadi pertengkaran di antara kalian,karena laki-laki Dan wanita itu tidak akan pernah sama"
"Tapi dia tidak akan pernah memasukkan hal ini di dalam pertengkaran kalian"
Clarissa terus mengatakan hal tersebut kepada Michelle dan kini Michelle semakin tertunduk dan terdiam.
"Jadi Mama mohon,jangan rendahkan dirimu di hadapan suami mu sendiri"
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan
__ADS_1
like