
Tuan aku sudah melakukan apa yang tuan ingin kan"
"Bagus, sekarang kau harus menciumku"
Deg
Keisha hanya terpaku dengan perkataan Alexander.
"Aku ingin merasakan pelayanan darimu sebagaisebagai laki - laki normal"
Deg
Perasaan Keisha langsung tidak karuan mendengar apa yang dikatakan oleh Alexander di satu sisi dia begitu bahagia karena pada akhirnya Alexander menginginkan dirinya,namun di sisi yang lain Keisha tidak tau harus berbuat apa.
"Cepat lakukan tunggu apa lagi,aku ingin tau bagaimana caramu melayaniku dengan keadaanku yang seperti ini"
Keisha langsung melihat keadaan Alexander yang tidak bisa menggerakkan kaki dan tangannya serta duduk di kursi roda dan itukah yang membuat Keisha bingung,karena dirinya bukan wanita agresif di atas tempat tidur.
"Tuan maafkan aku,bukannya aku tidak ingin melayani tuan,namun aku tidak Tau harus melakukan apa"
Dengan bahasa isyarat Keisha mengatakan hal tersebut kepada Alexander.
"Dasar wanita mesum,aku hanya ingin kau memberikan ciuman untuk ku"
Mendengarkan kata Alexander Keisha langsung maju mendekat ke arah Alexander dan memberikan ciuman nya,Keisha hanya menempelkan bibirnya kepada bibir Alexander tanpa ada satu gerakan apapun dan itu yang membuat Alexander sangat kesal.
"Cukup,menjauhlah dariku!!"
Keisha sangat kaget dengan teriakan dari Alexander,
"Dasar kau wanita bodoh,kau tidak mengerti bagaimana cara melayani suami mu sendiri ha!!"
Keisha sangat bingung dengan apa yang dikatakan oleh Alexander dan pada akhirnya hanya memutuskan untuk diam.
"Pergi dari kamar ini wanita pelacur!!"
Dengan terburu -buru Keisha kembali memakai semua pakaian nya pada akhirnya Keisha keluar dari ruangan Alexander.
Aku tidak bisa melayani nya apa maksud dari mu tuan Alexander.
Dengan berjalan penuh kebingungan Keisha duduk di ruang tamu,dan sesampainya di ruang tamu Keisha dikagetkan dengan kehadiran Kimmy.
"Mama,sejak kapan Mama berada disini?"
Dengan terheran - heran Keisha menuliskan semua hal itu kepada Kimmy.
__ADS_1
"Ya,Mama akan berada di dalam rumah putih untuk beberapa hari,Mama akan membantu mu untuk merawat Alexander,Mama sengaja menunggu mu,karena Aira mengatakan jika kau masih di kamar bersama dengan Alexander,Mama sedang tidak ingin menganggu kalian berdua"
"Maafkan Keisha Ma"
Keisha menulis kata - kata singkat tersebut sambil menundukkan wajahnya.
"Tak masalah sayang,ayo antar Mama ke kamar"
Kimmy tersenyum kepada Keisha dan meminta Keisha untuk mengantarkan nya ke kamar tamu, senyum Kimmy yang penuh dengan banyak arti,Kimmy yang baru akan menuju ke Rumah Sakit namun dia baru saja mendengarkan percakapan Alexander dan Keisha yang pada akhirnya meminta supir untuk mengatarkannya ke rumah putih.
"Sayang,kemarilah"
Setelah membantu meletakan semua barang Kimmy, Keisha yang hendak pergi langsung dihadang oleh Kimmy.
"Mama perlu bantuanku?"
Kimmy tersenyum dengan semua tulisan yang Keisha tuliskan.
"Ya Mama membutuhkan bantuan mu, kemarilah,duduk di samping Mama"
Kimmy meminta Keisha duduk di samping tempat duduknya.
"Apa yang bisa aku bantu untuk Mama?"
Tulisan Keisha yang singkat kembali membuat Kimmy tersenyum.
Keisha terdiam dengan semua Hal yang dikatakan oleh Kimmy.
"Ma,seumur hidup Keisha,Keisha tidak pernah memiliki Mama,seumur hidup Keisha tidak mengerti kasih sayang seorang Ibu,dan ketika Keisha bertemu dengan Mama Kim,Keisha baru mengerti kasih sayang seorang Ibu seperti apa,jadi mana mungkin Keisha tidak percaya pada Mama Kim"
Keisha menuliskan semua kata - katanya dan menunjukan hal tersebut kepada Kimmy.
"Baik,jika kau percaya pada Mama,boleh kau ceritakan mengapa raut wajahmu menyimpan seribu tanya"
Keisha langsung mengambil cermin kecil di saku bajunya untuk melihat apa yang dikatakan Kimmy itu benar atau tidak.
"Ma,apakah wajahku begitu terlihat jika saat ini aku sedang bingung?"
"Ya sangat"
Keisha kembali menundukkan diri dengan perkataan dari Kimmy.
"Sayang apa kau tidak mau menceritakan sesuatu hal kepada Mama?"
Keisha masih menundukkan wajahnya ketika Kimmy mencoba untuk memancingnya agar terbuka.
__ADS_1
Keisha sangat ingin bercerita kepada Kimmy,namun Keisha terlalu malu untuk mengatakan nya.
"Sayang kenapa kau diam saja?katanya kau percaya pada Mama?"
Mendengar perkataan Kimmy,Keisha langsung kembali mengangkat wajahnya.
"Bukan Keisha tidak percaya kepada Mama,namun Keisha tidak mengerti harus melakukan apa"
Saat Keisha menuliskan kata demi kata Kimmy hanya terdiam.
"Ceritakan saja sayang,kita sama - sama wanita dan kita sama - sama seorang istri dari para tuan muda"
Saat Keisha memandang senyum Kimmy,ada sebuah kepercayaan yang Keisha dapatkan dari pandangannya itu.
"Ma,aku bingung apa yang dimaksud kan oleh tuan Alexander,tuan Alexander mengatakan bahwa sebagai seorang istri aku masih belum dapat melayaninya dengan baik,padahal sudah beberapa hari ini aku merawat tuan Alexander dengan baik,aku bingung Ma apa yang di maksud tuan Alexander"
Keisha menunjukan tulisannya kepada Kimmy dan ketika Keisha pada akhirnya terbuka membuat Kimmy akan lebih leluasa untuk memberitahukan apa saja yang harus dia lakukan.
"Sayang,yang dimaksudkan Alexander,bukan pelayanan yang seperti itu"
"Lalu apa Ma?"
Keisha menuliskan hal tersebut dengan penuh kebingungan.
"Alexander menginginkan pelayanan istrinya di atas tempat tidur,dalam hal ini hubungan suami istri"
Deg
Wajah Keisha langsung memerah ketika Kimmy mengatakan hal tersebut.
"Hei kenapa wajah mu langsung merah sayang,kau tidak perlu takut atau merasa tabu untuk membicarakan hal ini,asal orang yang akan kau ajak diskusi hal itu adalah orang yang tepat, sekarang Mama ingin bertanya kepadamu apakah kau mau memberikan pelayanan terbaik untuk suami mu?"
Keisha kembali mengangkat wajahnya dan dengan kuat menganggukan kepalanya.
"Baik,Mama akan memberikan ilmunya kepada mu,dulu hal ini yang Mama lakukan untuk Papa Ed,bahkan sampai saat ini,semua pelayanan yang Mama berikan kepada Papa Ed,akan berhenti ketika maut yang akan memisahkan kami berdua"
Senyum Kimmy membuat Keisha begitu semangat mendengarkan semua hal yang mulai Kimmy katakan,dengan penuh semangat Keisha juga memperhatikan segalanya, pembicaraan ini cukup memakan waktu lama, pembicaraan empat mata dari dua wanita dewasa.
"Jadi sekarang kau mengerti kan apa yang harus kau lakukan?jangan pernah menolak ketika dia menginginkan hal tersebut,jika kau ingin menolak nya pakailah bahasa yang masuk akal dan tentukan waktu pengantinya,ingat laki - laki itu seperti itu"
"Sebagai istri jangan pernah merasa malu jika memang kita harus agresif di hadapan suami,dalam hal ini terkadang itu diperlukan"
"Keisha sekarang mengerti Ma,maafkan Keisha yang tadi tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh tuan Alexander"
Kimmy kembali tersenyum membaca tulisan Keisha.
__ADS_1
"Tidak ada kata terlambat sayang,kau juga harus hati - hati dalam setiap permainan,ingat kandungan mu"
Kimmy memegang perut Keisha.