
Clarissa yang kini berada di dalam kamarnya sendiri kini kembali merenung dan terus merenung dengan semua hal yang saat ini sedang dihadapi oleh keluarga Chandradinata.
"Aku harus melakukan sesuatu,ya sesuatu jika sampai rencana para tuan muda gagal,aku harus bisa membantu mereka semuanya"
Setelah mengatakan hal tersebut Clarissa mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
Sementara itu kini Helicopter telah sampai ke daerah perbatasan,satu per satu turun dari dalam helikopter dan masuk ke dalam mansion milik tuan Chou Zou
"Baiklah jarak Negara B hanya membutuhkan waktu tiga puluh menit saat kita menggunakan Kendaraan pribadi,dengan kita berdiskusi di tempat ini akan membuat kita lebih mudah Dan lebih cepat"
Tuan Chou Zou mengatakan itu semua kepada para anggota yang kini hadir.
"Baiklah katakan kepada ku apa yang harus kita lakukan saat ini?"
Alexander yang sudah tidak bisa lagi berpikir mencoba untuk menanyakan hal tersebut kepada seluruh orang yang saat ini berada di dalam ruangan.
"Tenanglah tuan Alexander,Ibu ku tidak akan menyentuh Keisha dengan cepat,justru saat ini Ibu ku ingin kita muncul di hadapannya"
Tuan Chou Zou mengatakan hal tersebut kepada semua orang yang berada di dalam ruangan.
"Dengan dasar apakah than Chou Zou berkata seperti itu?"
Richard langsung mengatakan hal tersebut ketika tuan Chou Zou mengatakan hal tersebut.
"Kita mengetahui jika sampai saat ini Ibu ku memiliki dendam pribadi terhadap keluarga Chandradinata,dendam sekaligus rasa cinta yang hingga detik ini masih ada"
__ADS_1
"Rasa cinta?"
"Ya tuan Edward,Ibu ku masih mencintai anda"
Setelah tuan Chou Zou mengatakan semua hal tersebut kini semua mata tertuju ke arah Edward.
"Apa yang harus kita lakukan dengan hal ini tuan Chou?"
"Kalian lihat ini"
Tuan Chou memperlihatkan satu buku harian kecil yang sudah lusuh.
"Ini adalah buku harian Ibuku yang di tulis sebelum aku lahir, mungkin pada saat itu Ibuku menulis saat dirinya masih menjadi selir,saat itu Ibu ku menceritakan betapa dia merindukan tuan Edward, betapa rasa cintanya yang begitu dalam terhadap tuan Edward tidak akan pernah luntur"
"Aku mengerti arah pembicaraan mu tuan Chou Zou"
"Bagus jika paman Jian Lee mengerti"
"Jadi apa rencana kita selanjutnya Jian Lee?"
"Edward kau harus menemui Rena dan meminta agar Rena melepaskan Keisha"
"Aku?"
"Ya kau Edward,sampai saat ini Rena masih mencintai mu,dan itulah yang membuat dia menahan untuk Keisha tidak dia bunuh dengan cepat"
__ADS_1
"Lalu bagaimana jika tidak berhasil Jian Lee?"
"Kita akan mengambil Keisha dengan paksa Richard"
"Ya aku mengerti Jian Lee"
Edward kini terdiam dengan semua hal yang telah dikatakan Jian Lee.
"Aku pasti akan membantu apapun agar menantuku bisa bebas,teruskan rencana kalian"
"Baiklah,tuan Chou perlihatkan semua peta Negara B,agar kami semua dapat mengetahui darj arah mana kita dapat bergerak"
"Baiklah tuan Richard"
Tuan Chou Zou segera mengeluarkan satu gulungan kertas yang berada di dalam tasnya.
"Ini adalah peta Negara B, beberapa hari yang lalu aku juga sudah memberikan peta ini kepada Fang Yin.
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan
__ADS_1
like