
Tidak untuk malam ini"
"Kenapa?"
"Karena aku tau hati mu sedang tidak baik,aku tidak ingin hanya aku yang mendapatkan kepuasan,namun aku juga menginginkan kau mendapatkan hal yang sama,dan kau tidak akan mendapatkan hal itu untuk malam hari ini,jadi aku akan menunda semuanya"
"Sekarang tidurlah,agar esok hari kita akan menjadi lebih baik lagi"
Alexander mencium kening Keisha dan setelah itu tak beberapa lama Keisha langsung terlelap di dalam pelukan dari Alexander.
Alexander memandang wajah istrinya, menyentuh pipi,bibir dan juga rambutnya secara bergantian, Alexander tidak berhenti memandang wajah istrinya yang sudah terlelap tersebut.
Kau tau sebenarnya aku begitu khawatir ketika mengetahui kau di duga adalah salah satu dari tuan putri Negara B,kau tau aku yang langsung mengatur penjagaan lebih ketat lagi untuk mu,tanpa kau perlu tau,aku melakukan hal ini karena pasti banyak orang yang menginginkan nyawa mu sayang,aku tidak akan pernah sanggup jika karena hal ini aku harus kehilangan mu,aku bisa gila.
Alexander mengatakan hal tersebut di dalam hatinya sambil masih terus memandang wajah istrinya.
Aku akan menjaga mu sayang,menjaga mu dan anak kita dengan nyawa ku sendiri.
Selesai mengatakan hal tersebut Alexander memeluk Keisha lebih erat dan pada akhirnya ikut terlelap bersama.
Malam ini Keisha yang begitu ketakutan bisa di redam oleh Alexander, meskipun tak dapat di pungkiri Alexander juga merasakan hal yang sama.
"Selamat pagi"
__ADS_1
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil mengecup kening Alexander..
"Kau sudah rapi?kau akan kemana?"
Begitu Alexander membuka mata Alexander melihat istrinya sudah berdandan sangat cantik.
"Ini tuan Chou Zou mengirimkan pesan padaku untuk pagi ini segera bersiap karena tuan Chou Zou akan datang bersama dengan nyonya Tian Lie kesini"
Keisha menunjukan pesan di dalam ponselnya tersebut kepada Alexander.
"Hei Kenapa dia tidak menghubungi ku terlebih dahulu,kenapa dia langsung menghubungi mu?"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil merebut ponsel tersebut dari tangan Keisha.
Keisha yang tau wajah kesal suaminya segera kembali menenangkan suaminya tersebut..
"Ah mana mungkin dia lupa"
"Alexander sudahlah"
Keisha kembali mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan kembali mendaratkan ciuman sayang di kening Alexander..
"Ayo segera lah bersiap - siap"
__ADS_1
Keisha kini masih membujuk suaminya tersebut dengan bahasa isyarat.
"Ya,ya baiklah, baiklah aku akan segera bersiap - siap"
Alexander segera berdiri dari tempat tidurnya menuju ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Selesai membersihkan diri dan sarapan, Alexander dan Keisha turun ke lantai bawah untuk menunggu kedatangan tuan Chou Zou m
Tak beberapa lama Alexander dan Keisha melihat dua mobil terparkir di dekat toko bunga dan dari dalam mobil tersebut keluar beberapa pengawal,tuan Chou Zou dan satu wanita paruh baya.
"Selamat datang tuan Chou Zou"
Alexander langsung menyapa tuan Chou Zou begitu mereka masuk ke dalam toko bunga.
"Pagi tuan Alexander,nona Keisha"
Tuan Chou Zou kembali menyapa mereka berdua.
"Nyonya Tian Lie,ini adalah nona Keisha"
Tuan Chou Zou memperkenalkan wanita paruh baya tersebut kepada Keisha.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like