
"Kau banyak mendapatkan jahitan di tubuh"
"Berapa jahitan?"
"mungkin lebih dari sepuluh jahitan,kau terjatuh di serpihan kaca yang menancap pada tubuh mu,Dokter harus melakukan banyak sayatan kecil untuk mengambil serpihan kaca tersebut dari dalam tubuh mu"
"Pantas saja rasanya sekujur tubuh ku sakit semua"
"Sayang ku Michelle "
"Ada apa Albert?"
"Boleh aku memohon sesuatu hal padamu?"
"Jika aku sanggup untuk memenuhinya maka aku pasti akan melakukan"
"Untuk selanjutnya jika ada hal seperti ini lagi,aku mohon untuk kau tidak ikut terjun lagi seperti semalam,aku bisa gila melihat mu dengan banyak darah"
Albert mengatakan hal tersebut sambil memandang wajah Michelle,rasa sayangnya yang begitu dalam kepada Michelle membuat Albert menjadi begitu protect.
"Maafkan aku Albert untuk satu hal ini aku tidak bisa memenuhi nya?"
"Kenapa?"
"Aku akan membela keluarga ku dengan semua hal yang aku miliki,aku tidak akan membiarkan orang - orang yang aku cintai menderita"
Albert terdiam dengan semua ucapan dari Michelle.
"Apakah jika hal tersebut terjadi dengan ku kau akan melakukan hal yang sama?"
"Sudah aku bilang semua orang yang aku cintai,dan itu juga berarti termasuk dirimu Albert"
__ADS_1
Michelle mengatakan hal tersebut sambil menyentuh lembut kening Albert.
"Sayang boleh aku mencium mu?"
Michelle memandang satu laki - kaki yang saat ini duduk di tepi tempat tidurnya.
"Tidak Albert,tidak untuk kali ini"
"Berikan aku alasan yang kuat agar aku tidak melakukan hal itu"
"Alasan kuatnya adalah ini Rumah Sakit,ini tempat umum,dan aku tidak mau melakukan hal tersebut di tempat umum"
Michelle tersenyum kepada Albert.
"Kita harus bisa mengendalikan diri kita Albert"
"Sampai kita menjadi pasangan suami istri yang sesungguhnya?"
"Baiklah aku bisa menerima alasan mu"
"Aku ingin istirahat apakah kau bisa meninggalkan aku?"
Michelle mengatakan hal tersebut kepada Albert.
"Ya tentu saja aku akan meninggalkan mu untuk beristirahat,I love you"
"I love you too"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil membiarkan Albert menciumi keningnya.
Setelah melakukan hal tersebut Albert meninggalkan Michelle di dalam kamar sendirian.
__ADS_1
"Aku tau kau sama sekali belum beristirahat Albert,aku ingin kau menjaga dirimu juga selain kau menjaga ku"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil ke dua matanya menatap langit - langit ruang rawat tersebut.
Sementara itu kini Kimmy sudah sampai di kamar Lilian.
"Lilian sayang Mama boleh masuk?"
Kimmy yang masih di depan pintu kamar meminta izin kepada Lilian.
"Mama ada disini?masuk ma"
Lilian yang sedang melamun di depan kaca rias langsung kaget ketika melihat kehadiran Kimmy pagi itu.
"Sayang mama sangat mencemaskan mu"
Kimmy langsung memeluk putri bungsunya tersebut.
"Lilian juga rindu mama"
Tanpa sadar air mata Lilian mengalir ketika kini dia berada di dalam pelukan Kimmy.
"Sayang putri mama,ada apa?"
Lilian masih terdiam,namun air matanya tetap terus mengalir dan tidak berhenti,di dalam pelukan dari Kimmy Lilian tersebut terus menangis.
"Sayang apakah sudah lega?jika sudah bisa kau ceritakan pada Mama apa yang sebenarnya terjadi?"
Kimmy mengatakan hal tersebut sambil menepuk- nepuk pundak Lilian.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.