
Tuan Edward hentikan semua kelakuan anda hari ini!"
Tuan Lio yang datang ke kediaman tuan Chou Zou dan melihat semua hal ini langsung memintanya untuk berhenti.
"Lio biarkan aku minum!"
Tuan Chou Zou berteriak kepada tuan Lio saat mengatakan hal tersebut.
"Hentikan tuan Edward,anda sudah minum terlalu banyak!"
Tuan Lio kembali mengingatkan tuan Chou Zou agar segera berhenti mengkonsumsi alkohol.
"Untuk apa kau datang kemari Lio"
"Katakan terlebih dahulu ada apa dengan anda tuan Edward?"
"Kau tau tadi aku datang ke kediaman nyonya Clarissa,lalu dia mengatakan semua kejahatan ibu ku di masa lalu"
Tuan Lio yang mendengarkan cerita tuan Chou Zou pada akhirnya hanya bisa tertawa di dalam hati.
"Kau tau aku adalah seorang putra mahkota dan sebentar lagi akan di nobatkan menjadi Raja,dan aku memiliki Ibu dengan segudang kejahatan seperti ini"
Tuan Chou Zou kembali mengatakan hal tersebut dengan meracau.
__ADS_1
"Tuan Edward anda sudah terlalu mabuk lebih baik kita bicarakan besok lagi saja, sekarang anda beristirahat lah,hari sudah hampir malam"
Setelah mengatakan hal tersebut tuan Lio meminta para pengawal nya untuk memapah tuan Chou Zou ke atas tempat tidurnya.
"Ayo kita tinggalkan dia, percuma kita berada disini tidak akan membuatnya sadar"
"Baik tuan Lio"
Setelah mengatakan hal tersebut tuan Lio dan juga semua pengawal nya meninggalkan tuan Chou Zou seorang diri dengan keadaan masih mabuk.
Sementara itu Keisha dan Alexander sudah sampai di toko bunga,para pengawal membantu mereka membawakan semua barang mereka.
"Ini adalah tempat mu selama ini?"
Saat Alexander masuk ke dalam toko bunga Alexander melihat sekeliling tempat tersebut dan mengatakan hal tersebut kepada Keisha.
"Aku?"
"Ya Alexander kau mengajarkan aku bagaimana cara berbisnis yang baik,kau yang selama ini mengajarkan aku banyak hal,aku seorang gadis desa yang sangat bodoh telah kau didik menjadi seorang istri yang pintar dan bisa mengembangkan bisnis ini dengan baik"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat, sedangkan Alexander masih melihat -lihat sekeliling toko bunga ini,ada perasaan yang teduh ketika Alexander melihat toko bunga ini.
"Alexander ayo masuk"
__ADS_1
Keisha mengajak Alexander masuk ke ruang pribadi nya dan begitu Alexander masuk melihat seisi ruangan tersebut ada perasaan rindu kepada tempat tersebut, terutama tempat tidur yang kini di tatapnya.
"Apakah ada yang kau ingat tentang tempat ini?"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil memegang lengan Alexander.
"Entahlah aku merasakan rindu akan tempat ini,namun aku sendiri tidak mengetahui mengapa aku merindukan tempat ini"
Keisha tersenyum dengan semua ucapan Alexander.
"Aku tau apa yang kau rindukan dari tempat ini"
"Apa"
Keisha langsung melingkarkan tangannya pinggang Alexander.
"Aku akan melayani mu malam ini,maka kau akan tau mengapa kau merindukan tempat ini, terutama tempat tidur tersebut,apakah kau mengizinkan aku untuk melakukan nya?"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan entah mengapa ada perasaan hangat mulai masuk ke dalam relung hati Alexander saat Alexander menatap gerakan tangan Keisha.
"Jika hal tersebut dapat membuat aku bisa mengingat kembali kerinduan itu,bukan hanya kau yang bertindak untuk ku,aku juga akan mengimbangi setiap permainan mu disana"
Alexander menunjuk tempat tidur yang sepertinya sudah menunggu mereka berdua.
__ADS_1
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah