MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
LILIAN KAU HARUS PERGI


__ADS_3

Kak Michelle,kakak baik - baik saja?"


Lilian langsung beranjak dari tempat tidur untuk menghampiri Michelle.


"Lilian kau tenang saja aku aman"


"Kak tolong Peter kak"


"Ayo"


Lilian dan Michelle mulai mengangkat Peter ke atas tempat tidur.


"Kak bagaimana kita membawa Peter keluar dari tempat ini jika seperti ini keadaan nya?"


Lilian mulai menangis melihat keadaan Peter yang sudah tidak sadarkan diri.


Michelle memandang Lilian dan mulai mencari - cari kain -kain yang tidak terpakai untuk menutup sementara luka tembak Peter di punggungnya.


"Pegang kuat - kuat kain ini Lilian,ayo kau harus kuat!"


Michelle mengatakan hal tersebut kepada dengan nada keras karena Michelle melihat tangan Lilian yang sudah bergetar hebat.


"Iya kak"


Lilian menerima kain-kain tersebut dan dengan sekuat tenaga menahan luka Peter dengan kain -kain tersebut.


"Albert,apakah kau mendengarkan aku"

__ADS_1


"Albert!!"


"Ya sayang,maafkan tadi aku sedang membantu paman Edward untuk pertempuran nya di bawah,ada apa ?


"Albert Peter terkena luka tembak,dia mengeluarkan banyak darah,apakah kau bisa melakukan sesuatu?kami berada di lantai lima dan tidak ada akses untuk turun menuju lantai satu,yang kami takutkan kami bertemu dengan kelompok naga hitam dan itu akan memakan waktu"


"Aku mengerti kesulitan mu sayang, sebentar lagi akan ada helikopter,kau cukup pecahkan kaca yang paling besar di ujung sana,agar para pengawal masuk dan membawa kalian pergi dari sana"


"Aku mengerti Albert"


Selesai mengatakan hal tersebut Michelle mencari - cari barang untuk dapat dia gunakan memecahkan kaca.


"Kayu,ya kayu itu bisa"


Michelle segera berlari mengambil satu buat kayu besar yang tergeletak di ujung tempat tidur.


"Minggir Lilian!"


"Nona Michelle kami diperintahkan oleh tuan Alexander untuk membawa kalian keluar dari sini"


Satu pengawal yang berada di dalam helikopter kini masuk ke dalam melalui kaca yang sudah di hancurkan oleh Michelle.


"Ayo Lilian cepat!"


"Kakak awas!"


Belum sempat mereka beranjak Liora sudah naik ke atas dan menembak satu pengawal Chandradinata.

__ADS_1


"Hei kau,lihat kakak mu sedang sekarat izinkan kami pergi!"


Michelle mengatakan hal tersebut kepada Liora dan kini Liora melihat Peter yang sudah pingsan dengan banyak darah.


"Aku izinkan kak Peter pergi tapi tidak dengan kalian berdua"


Adik ku Lilian tetap harus pergi dengan Peter tapi aku akan tetap disini sebagai jaminan.


"Kakak tidak aku tidak mau!


Lilian mengatakan hal tersebut sambil terus menangis dan menggelengkan kepalanya kuat -kuat.


"Lilian aku perintahkan pergi!"


"Kak Michelle"


"Pergi"


Lilian pada akhirnya menyeret tubuh Peter sampai di kaca jendela dan satu pengawal mulai mengikat Lilian dan Peter agar bisa masuk ke dalam helikopter.


"Kakak aku tunggu kakak di Rumah Sakit"


Setelah mengatakan hal tersebut Lilian menghilang dari balik kaca jendela bersama dengan menjauhnya helikopter tersebut.


"Sekarang apa yang kau mau nona"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil mengangkat tangannya, Michelle sudah meletakan semua senjata agar Lilian dan Peter bisa segera pergi.

__ADS_1


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.


__ADS_2