
"Masukan obat tersebut kedalam gadis itu pastikan obat tersebut masuk dan tertelan olehnya,aku akan menonton adegan ini dari tempat ini"
"Baik tuan"
Beberapa orang pengawal kini mendekat ke arah Keisha dan menarik tubuh kecil Keisha untuk bisa mendekati mereka.
"Nona minum,ayo cepat jangan sampai kami berbuat kasar kepadamu!!"
Keisha melihat obat yang kini berada di tangan para pengawal tersebut,Keisha tidak tau obat apa yang kini berada di dalam genggaman tangan mereka,namun yang pasti obat tersebut bukanlah obat yang baik untuk dirinya.
"Ayo telan!!!"
Dengan sekuat tenaga Keisha menggelengkan kepalanya itu pertanda dia tidak mau memakan obat tersebut.
"Pengawal paksa gadis itu untuk memakan obatnya"
Tuan Lio berteriak dari kursi tempat dia duduk sambil masih terus menyaksikan tontonan gratis yang terjadi pada malam hari ini.
__ADS_1
"Makan!!!"
Satu orang pengawal membuka mulut Keisha dan pada akhirnya berhasil memasukan obat tersebut ke mulutnya dan memaksa Keisha menelan obat tersebut hingga pada akhirnya membuat gadis itu tersedak.
"Tuan obatnya sudah di telan oleh gadis itu"
"Kerja yang bagus, sekarang kalian boleh pergi dan tinggalkan kami berdua di dalam kamar"
"Baik tuan Lio"
Para pengawal segera pergi dari kamar yang tuan Lio sudah pesan dari madam Naureta,kini di dalam kamar hanya tinggal tuan Lio dan Keisha saja.
Tuan Lio membelai wajah Keisha yang kini terduduk di tepi tempat tidur.
Panas sekali badanku,apa obat yang aku telan tadi?panas,panas"
Wajah Keisha semakin memerah setelah dia dipaksa untuk menelan obat tersebut dan pada akhirnya karena dia tidak kuat Keisha mulai membuka satu kimono bagian atas bajunya, Keisha sudah tidak peduli lagi jika di dalam ruangan tersebut masih ada tuan muda Lio seluruh badan Keisha yang semakin terasa panas pada akhirnya membuat dia melepaskan baju bagian atasnya, sedangkan tuan Lio yang melihat pemandangan indah tersebut segera menghampiri Keisha.
__ADS_1
"Tubuhmu sangat indah"
Tuan Lio mulai mendaratkan ciuman di kening Keisha dan tubuh Keisha yang mendapatkan sentuhan itu mulai bergetar hebat,saat itu juga tuan Lio mulai mengetahui jika obat tersebut mulai bekerja dan pada akhirnya tuan Lio memberikan sentuhan lebih banyak pada tubuh Keisha yang saat ini sudah terpengaruh oleh obat.
"Baiklah aku akan pergi"
Tiba -tiba saja tuan Lio mengakhiri semua sentuhan nya pada Keisha,dan Keisha yang sudah betul -betul dikendalikan oleh obat menarik kembali tangan tuan Lio untuk kembali menyentuh tubuhnya.
"Aku tidak mau"
Dan perkataan tuan Lio pada akhirnya membuat Keisha harus berlutut dihadapan tuan Lio,agar tuan Lio kembali mau untuk menyentuhnya.
"Baiklah karena kau yang memaksa maka jangan salahkan aku jika malam ini aku melakukan hal yang lebih pada dirimu"
Dengan kasar tuan Lio segera membuka semua pakaian yang dikenakan oleh Keisha mencumbu gadis dalam pengaruh obat itu berkali -kali dan Keisha yang sudah tidak sadar lagi siapa dirinya saat ini,sangat menikmati permainan yang diberikan oleh tuan Lio kepadanya.
Di akhir Keisha hanya bisa berteriak mencengkram punggung tuan Lio saat tuan Lio melalukan penyatuan terakhir kepada dirinya,malam hari ini Keisha kehilangan mahkota yang selama ini dia jaga dan hilangnya mahkota tersebut didasari oleh sebuah trik yang kotor dari seorang tuan muda terkenal di Negara W.
__ADS_1
"Gadis bodoh,sungguh sangat,sangat bodoh"
Di akhir malam ini tuan Lio melakukan penyatuan itu berkali -kali sehingga pada akhirnya membuat Keisha tertidur karena sangat kelelahan, sedangkan tuan Lio selesai melakukan pertempuran kembali menggunakan semua pakaiannya dan segera keluar dari dalam kamar tersebut