MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
RENCANA PENYERBUAN


__ADS_3

Lain waktu kita akan kemari lagi Albert"


Michelle yang juga mengangumi Cambodia hanya bisa menatap semua hal tersebut dari dalam mobil yang saat ini terus berjalan menuju ke mansion Chandradinata.


"Semua pasti akan ada waktu,dan waktu itu adalah waktu yang terbaik untuk kita"


"Ya Albert"


Michelle menggengam tangan Albert dan tersenyum kepadanya.


"Ayo turun,kita sudah sampai di mansion"


Albert mengajak Michelle untuk turun dari dalam mobilnya dan langsung menuju ke ruang rapat.


"Baiklah selamat pagi semuanya,kita akan memulai pembebasan nona Lilian nanti malam"


"Fang Yin mulai menerangkan kepada seluruh anggota Chandradinata yang saat ini sudah hadir"


"Fang Yin apakah kau sudah mengetahui lokasi tempat dimana Lilian di kurung?"


Jian Lee kembali bertanya kepada Lilian.


"Tuan Jian Lee kami sudah menemukan lokasi nona Lilian, semuanya bisa melihat di layar ini"


Fang Yin menyalakan layar raksasa dan terlihat bangunan tua di tengah kota.


"Bangunan ini letaknya di tengah kota,kita harus berhati - hati jangan sampai ada warga sipil yang menjadi korban atas sesuatu hal yang kita akan lakukan"


"Apakah kau sudah menghubungi aparat Cambodia untuk itu mensterilkan lokasi agar jangan sampai ada warga sipil yang terluka?"


Richard kembali bertanya kepada Fang Yin agar tidak ada sesuatu hal yang terlewatkan.


"Sudah tuan Richard,kami sudah minta aparat untuk terlibat dalam pembebasan nona Lilian kali ini"


"Baiklah jika seperti itu seharusnya tidak ada masalah lagi yang berarti"


Jian Lee mengatakan hal tersebut kepada semua peserta rapat.


"Masih ada pa"


Albert kini mulai bersuara.


"Apakah ada yang aku lupakan anak ku?"


"Nona Fang Yin,tolong perbesar bangunan tua itu"


"Baik tuan Albert"

__ADS_1


"Kita harus melihat kondisi bangunan tua ini tidak rata,dan aku curiga pada rumput -rumpit liar yang menjulang tinggi di halaman yang tidak dibersihkan oleh mereka"


"Apa maksud mu Albert"


"Alexander rumput - rumput itu beracun,coba kau lihat ujung dari rumput - rumput tersebut berwarna seperti tidak biasanya,warna daun mereka lebih gelap"


Kini semua orang memandang daun -daun rumput yang sedari tadi tidak mereka perhatikan


"Lalu kita juga harus memperhatikan pagar yang berada disana,ada sebuah benang hampir tidak terlihat oleh mata,namun semua itu bisa kita lihat dengan alat ini"


"Benang tersebut memiliki aliran listrik yang cukup kuat sehingga barang siapa tidak hati -hati akan langsung tersengat listrik dan bisa meninggal di tempat"


Albert mengatakan hal tersebut sambil memperjelas benang -benang halus yang dia lihat.


"Apakah ada hal lain yang perlu kami ketahui lagi Albert?"


"Ada paman Edward"


"Semua lihat lah ke atap gedung tersebut,ada beberapa rongga kecil di atap tersebut yang di dalam lubang tersebut berisikan ini"


Albert memperbesar gambar tersebut dan terdapat jaring.


"Ini adalah sebuah jaring yang sengaja di tempatkan secara tersembunyi yang jika sampai terkena tidak akan pernah tau dampak dari jaring tersebut,yang jelas ini tidak akan bagus,karena letaknya yang tersembunyi pasti ada dasarnya"


"Baiklah mungkin dari ku hanya cukup sampai di sana,ini hanya bagian luar,kita belum bisa masuk ke bagian dalam,karena camera pengintai yang dikirimkan ternyata hancur di pintu gerbang akibat sengatan listrik"


"Jian Lee apakah kau ada ide,kita melawan musuh dengan penuh sengatan listrik"


Richard mengatakan hal tersebut sambil memijit -mijit kepalanya.


Jian Lee terdiam dan terus terdiam otaknya kini mulai berpikir dengan keras.


"Baiklah,karena kita harus segera bertindak hal pertama yang harus kita lakukan adalah memotong benang - benang halus tersebut agar kita bisa masuk ke dalam"


Jian Lee mengatakan hal tersebut sambil memeriksa kembali gambar yang masih berada di dalam Layar raksasa.


"Richard apakah aku memiliki alat untuk memotong listrik"


Richard menggelengkan kepalanya.


"Kayu,ya kayu"


Tiba - tiba Michelle bersuara, Michelle yang duduk paling ujung dan semenjak tadi sedang memperhatikan kini akhirnya bersuara.


"Kayu adalah bahan penghantar listrik yang tidak bagus,aku melihatnya di beberapa film detektif yang sering aku tonton"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil tersenyum, Michelle yang hanyalah seorang Dokter tidak akan cukup ahli dalam seperti ini.

__ADS_1


"Kau benar apa yang dikatakan oleh Michelle itu benar,bahan dasar harusnya dari kayu atau dari benda apapun yang tidak memiliki reaksi terhadap listrik"


"Aku hanya memiliki Ini"


Richard mengeluarkan perlengkapan canggih nya dan disana nampak sebuah hunting yang terbuat dari kayu.


"Ini milik Clarissa istriku,aku juga tidak mengetahui mengapa gunting tanaman ini berada di perlengkapan ku,namun sepertinya bukan ide yang jelek jika kita memakai ini"


"Pinjam gunting itu"


Edward mendekat ke arah Richard dan mengambil gunting tanaman tersebut mencari sengatan listrik dan mencoba nya.


"Bagaimana ini alat yang bagus untuk kita bawa"


Edward tersenyum karena pada saat gunting itu menempel badan Edward masih baik -baik saja.


"Luar biasa perlengkapan canggih dapat dikalahkan oleh gunting tanaman milik wanita"


Jian Lee mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.


"Baiklah untuk jaring yang berada di atap gedung bisa kita lumpuhkan dengan alat ini"


Jian Lee mengeluarkan satu benang kecil dengan magnet.


"Alat ini akan membuat jaring tertahan sampai kita keluar dengan selamat"


"Baiklah jika seperti itu mari kita bagi dalam beberapa kelompok, Michelle Papa tegaskan sekali lagi apakah kau akan tetap ikut dalam misi pembebasan kali ini?"


Richard mengatakan hal tersebut untuk yang terakhir kalinya.


"Ya pa aku akan tetap ikut,dan tidak akan mundur lagi"


Richard hanya bisa menatap wajah Michelle saat Michelle tetap kuat dengan pendiriannya, karena sebenarnya dari lubuk hati Richard yang paling dalam dia tidak ingin untuk putri kecilnya tersebut ikut dalam misi kali ini.


"Papa Richard harus percaya pada Michelle bahwa semuanya akan baik -baik saja"


Dengan menarik nafas dalam -dalam Richard pada akhirnya mengambil keputusan.


Baiklah jika seperti itu keadaannya,kau dan Alexander serta aku dan Fang Yin akan masuk melalui jalur depan,kita akan membuka pintu gerbang tersebut.


"Jian Lee, Edward,Peter kalian masuklah dari atap dan lumpuhkan jaring -jaring yang berada disana"


"Albert kau dan paman Doni akan tetap disini,kami semua akan memakai satu alat kecil yang pergerakan nya akan langsung tersambung pada mu dan paman Doni"


"Jika kami telah berhasil masuk camera pengintai akan langsung terlepas dan carilah keberadaan Lilian di dalam,kalian harus mencari keberadaan Lilian dengan cepat agar waktu kami tidak terbuang percuma"


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like

__ADS_1


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.


__ADS_2