
Lepaskan aku laki - laki mesum!"
Michelle yang tiba - tiba berada di dalam pelukan Dari Albert kini meronta- ronta minta untuk di lepaskan.
"Bagaimana jika aku tidak mau melepaskan mu nona?"
"Maka aku akan mengigitmu"
Bersama dengan itu Michelle langsung mengigit tangan Albert yang melingkar di pinggangnya.
"Sakittttt!!!!"
Albert segera melepaskan cengkramannya terhadap Michelle ketika tangannya di gigit kuat oleh Michelle.
"Sudah aku bilang,aku ini wanita kuat,kau tidak akan mampu untuk melawan ku,tuan Albert terhormat!"
"Kau betul - betul binal!"
Albert mengatakan hal tersebut sambil berdiri dan memegang tangannya yang ini kesakitan karena ulah Michelle.
"Apa kau bilang binal,dasar laki - laki tak tau diri berani - beraninya kau berkata demikian kepada ku"
Dengan gerakan cepat Michelle langsung meraih tangan Albert dan memutar tangan itu ke belakang.
"Sakit nona,sakit,kau mau tangan ku patah seperti tangan adik mu itu ha?"
"Kau harus minta maaf dulu baru aku mau melepaskannya,jika tidak aku akan memperkuat hal ini"
Michelle mengerahkan tenaganya lebih dalam untuk mengancam Albert.
"Baik,baik aku minta maaf nona"
Dengan tersenyum penuh kemenangan Michelle melepaskan tangan Albert dan memberikan tendangan kepada Albert hingga Albert tersungkur di lantai.
"Kau harus ingat,selain aku lebih tua darimu,aku juga seorang wanita yang menguasai bela diri,semua ini aku pelajari agar tidak ada laki - laki yang kurang ajar terhadapku"
"Pantas saja sampai sekarang tidak ada laki - laki yang tertarik untuk mendekati mu, karena kau menakutkan"
"Apa kau bilang!"
Michelle yang mendengarkan setiap perkataan Albert segera mendekat bersiap untuk menyerang Albert kembali.
"Tidak,aku tidak bilang apa - apa"
"Kau bohong padaku!'
__ADS_1
"Sungguh,aku tidak bilang apapun,aku hanya bilang pada diriku sendiri,kapan cintaku di terima oleh mu"
Albert langsung mengatakan hal tersebut agar Michelle tidak mengetahui segala ucapan yang dia katakan secara perlahan.
"Jika kau berhasil mengalahkan aku,maka aku akan menerima cinta mu"
Perkataan Michelle yang spontan langsung membuat Albert kembali bangkit dari tempatnya tersungkur.
"Kau serius?"
"Tidak akan ada siaran ulang untuk yang ke dua kalinya"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil berlalu dari dalam ruangannya, sementara itu Albert kembali tersenyum dengan semua perkataan yang Michelle katakan padanya hari ini.
"Lihat saja nona,aku akan membuatmu jatuh cinta padaku dan betul-betul tidak akan pernah bisa berpaling lagi"
Dengan mengusap sedikit darah yang berada di ujung bibirnya dan semua itu akibat perbuatan Michelle, Albert mulai menyusun rencana untuk memenangkan hati Michelle.
"Kau mungkin boleh jago di dalam bela diri nona,namun soal hati tetap akulah yang akan memenangkan pertandingan ini"
Setelah mengatakan hal tersebut Albert ikut keluar dari dalam ruangan Michelle.
Siang yang sebentar lagi berganti dengan senja membuat semua orang sibuk dengan aktivitas nya masing - masing.
"Sayang,kau yakin tidak mau tinggal di rumah utama untuk sementara waktu sampai kesehatan mu betul - betul membaik?"
"Tidak Ma,aku akan langsung kembali ke rumah putih dengan Keisha, bukankah Mama yang begitu mempercayai Keisha untuk merawatku?"
Kimmy hanya terdiam dengan perkataan yang dikatakan oleh Alexander,Kimmy diam karena memang benar dia yang mengatur semua hal ini untuk mereka berdua.
"Baiklah,jika memang itu keputusan mu,Mama tidak berhak untuk melarangmu lagi"
Dengan menarik nafas panjang Kimmy mengatakan semua itu kepada Alexander,sementara itu Kimmy melihat Keisha yang terdiam dan masih membereskan barang - barang Alexander di kamar tersebut.
"Keisha kemarilah"
Kimmy memanggil Keisha untuk mendekat ke arahnya.
"Pakai ini,selama kau dan Alexander menikah Mama belum pernah memberikan kalung ini kepadamu"
Sambil mengatakan hal tersebut Kimmy melepaskan kalung dari lehernya dan langsung mengenakan kalung tersebut ke leher Keisha.
"Terima kasih Ma,namun pemberian Mama Kim ini terlalu mahal untuk aku terima"
Keisha menuliskan hal tersebut dengan wajah kebingungannya karena tiba - tiba saja Kimmy mengenakan kalung tersebut ke lehernya.
__ADS_1
"Pakailah,Mama tidak suka jika barang pemberian Mama di tolak"
Kimmy mengatakan hal tersebut kepada Keisha sambil tersenyum penuh arti.
"Ma Alexander pamit"
Alexander yang masih berada di atas kursi roda mencoba untuk mengalihkan pembicaraan karena Alexander tidak suka jika Keisha terlalu dekat dengan anggota keluarga nya,termasuk dengan Kimmy.
"Jaga dirimu baik - baik Alexander,jaga Keisha dan kandungannya"
Kimmy memeluk putranya dan mengucapkan semua hal tersebut kepadanya.
"Pasti Ma,sampaikan kepada Papa Ed jika aku kembali ke rumah utama pada hari ini"
"Pasti sayang"
Setelah acara perpisahan itu selesai dan Kimmy melihat Alexander dan Keisha sudah berlalu dari hadapannya Kimmy langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.
"Halo Richard,sesuai perintah mu kalung itu kini sudah terpasang di leher menantuku, buatkan aku satu alat pelacak yang sangat canggih agar aku dapat memantau setiap aktivitas nya dari jarak jauh,baik Richard terima kasih"
Kimmy menutup panggilan nya terhadap Richard dan tersenyum penuh dengan arti.
"Maafkan Mama Alexander jika untuk hal ini Mama tidak memberitahukan rencana Mama,Mama hanya ingin kehidupan mu dan Keisha bahagia,itu sebabnya Mama akan ikut campur di dalam kehidupan rumah tanggamu tanpa kau perlu tau jika Mama sedang memantau mu dari jauh"
Selesai mengatakan semuanya itu Kimmy pun keluar dari ruangan Alexander yang kini telah kosong.
Sementara itu kini Alexander dan Keisha sudah kembali ke dalam rumah utama.
"Wanita pelacur cepat turun kan aku dalam mobil ini!"
Alexander yang memang belum bisa menggerakkan tangan dan kakinya kini hanya bisa kembali berteriak kepada Keisha untuk membantu nya.
"Baik tuan Alexander"
Dengan menggunakan bahasa isyarat Keisha mengatakan semua hal tersebut kepada Alexander,saat ini Keisha sedang malas untukmengatakan banyak hal kepada Alexander, setelah peristiwa sindiran Alexander untuk nya yang Alexander sempat katakan di ruang rawat nya di Rumah Sakit.
"Nona,izinkan saya membantu tuan Alexander"
Peter yang tau Keisha akan sangat kesulitan membawa Alexander turun dari dalam mobil segera menawarkan bantuanya dan Keisha pada akhirnya hanya menganggukan kepala.
"Dasar wanita yang tidak bisa apa - apa hal sekecil ini saja kau harus melibatkan Peter"
Alex terus mencaci maki Keisha saat dia diturunkan dari mobil di atas kursi rodanya.
"Tuan Alex ini bukan salah nona Keisha,memang saya yang menawarkan bantuan untuk nona Keisha"
__ADS_1
"Diam kau Peter,aku tidak akan pernah mengizinkan kau membela wanita pelacur ini"
Peter langsung terdiam ketika Alexander mengatakan hal tersebut kepadanya.