
Fang Yin"
Michelle yang posisinya telah dekat kini berlari turun dari dalam mobil dan menghampiri Keisha dan Fang Yin
"Nona Michelle"
Fang Yin sangat terkejut ketika melihat Michelle sudah berdiri berada di dekat nya.
"Ya Fang Yin ini kami,nanti saja kami ceritakan"
"Ayo cepat nanti rakyat akan curiga jika tidak segera di angkat"
Dean mengatakan hal tersebut kepada Michelle dan juga Fang Yin.
"Ah paman tolong nona Keisha,Ratu memasukkan satu racun ke dalam tubuh nya Ratu mengatakan jika racun ini bisa membunuh janin dan juga nona Keisha itu sendiri"
Fang Yin mulai kembali mengeluarkan air mata ketika dia mengatakan hal tersebut.
"Paman Dean"
Michelle yang kini telah mendengarkan cerita tersebut memohon kembali kepada Dean.
"Ayo cepat kita harus kembali perbatasan"
Dean melihat rakyat yang mulai keluar dari dalam rumah menuju ke istana.
"Dean sepertinya telah terjadi hal buruk di dalam istana,kau dan Liyana bawalah Keisha kembali ke daerah perbatasan,aku akan ikut ke istana"
"Baiklah Rissa"
Setelah itu Dean segera mengangkat tubuh Keisha masuk ke dalam mobilnya dan bersama dengan Fang Yin dan juga Liyana untuk kembali ke daerah perbatasan.
__ADS_1
"Ma,aku ikut,ada suamiku disana"
"Mama mengerti nak,ada suami mama juga disana,ayo"
"
Clarissa dan Michelle segera kembali masuk ke dalam mobil mereka untuk menuju ke istana Negara B
Sementara itu kini kondisi di dalam istana sudah tidak kondusif lagi,terjadi baku tembak antara keluarga Chandradinata,naga hitam serta warga sipil yang menginginkan Ratu Rena untuk turun dari tahta.
Keadaan kota semakin kacau dengan aksi para orang -orang yang memanfaatkan keadaan dengan mencuri dan merampok pusat perbelanjaan di dalam Negara B.
"Albert"
Alexander berteriak ketika tangan Albert terkena tembak oleh salah satu pengawal Ratu Rena.
"Alexander aku tidak apa-apa cepat selesaikan semuanya"
"Sudah jangan mengurusi aku,namun tetap lah maju"
Alexander sebenarnya tidak tega melihat Albert,karena Albert termasuk lemah di dalam pertempuran dan kali ini situasi menjebak dia untuk ikut di dalam pertempuran tersebut.
"Baiklah,kau harus janji bahwa kau akan tetap bertahan"
"Pergilah Alexander!"
Albert mengatakan hal tersebut kepada Alexander dan Alexander langsung pergi Dan menghilang di balik adu tembak yang saat ini sedang terjadi.
"Richard kondisi sudah tidak kondusif lagi, pengawal dari Rena dan juga Naga hitam sangat banyak"
"Edward kakimu tertembak"
__ADS_1
Richard melihat kaki Edward sudah tertembak dan Edward sudah bersimpuh darah.
"Tuan hampir semua pengawal sudah terbunuh"
Salah satu pengawal mengatakan hal tersebut kepada Richard.
"Ya aku tau tapi kita bisa mundurlah gerbang istana sudah dikepung oleh pengawal naga hitam"
"Semuanya berhenti!"
Satu teriakan bergema di dalam istana tersebut.
"Kalian bergerak maka laki-laki ini akan mati di tangan ku"
Dengan lantang Mr Black mengatakan hal tersebut sambil mengarahkan pistol ke kepala Albert ,kini Albert berada di dalam cengkraman tangannya.
"Letakan semua senjata kalian jika kalian ingin dia selamat"
Mr Black kembali mengatakan hal tersebut kepada semua orang yang berada di sana saat itu.
"Hentikan Black jangan sakiti dia"
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan
like
__ADS_1