
Lilian menggengam tangan Peter,agar Peter bisa menceritakan segala sesuatu dengan baik.
Peter yang mendapatkan kekuatan dari Lilian pada akhirnya mulai menceritakan semua hal yang dia dengar dari tuan Cong Fang, wajah Peter memerah,tangan Peter bergetar saat menceritakan satu demi satu cerita tersebut.
"Bagimana rasanya jika saat ini kau menjadi aku dan harus mengetahui semuanya dengan keadaan terlambat menurut diriku sendiri?"
Peter yang telah lelah dengan segala sesuatu nya tersebut kini kembali bertanya kepada Lilian,saat ini memang hanya Lilian orang yang Peter miliki dan meskipun Lilian usianya jauh Iebih bawah Peter,namun pemikiran Lilian yang dewasa mampu membuat Peter untuk dapat bercerita dengan tenang.
Lilian terdiam dengan semua pertanyaan Peter,Lilian mencoba untuk mencari kata -kata agar dapat menguatkan Peter dalam menghadapi masalah nya saat ini.
"Kak,aku tau saat ini kak Peter sedang sedih,aku juga tau jika mungkin saat ini kak Peter mengalami kegelisahan yang tinggi karena semua cerita yang telah kak Peter dengarkan"
"Namun kakak harus tau bukan menjadi hal yang kurang begitu baik ketika kak Peter terus merasakan rasa sedih,rasa bersalah ini"
"Saat ini Ibu kak Peter sudah tenang di surga,dan kita yang masih hidup ini yang harus tetap semangat untuk tetap berlari,kak Peter letakan semua masalah kakak kepada Tuhan, lakukan bagian kakak,jangan rebut bagian yang akan Tuhan lakukan kepada kakak dengan kesombongan kita,nanti Tuhan yang akan memperdamaikan hati kakak,asalkan kakak bisa terbuka untuk tidak membenci orang - orang yang telah menyakiti hati ke dua orang tua kakak,tutup semuanya kak agar hati kakak menjadi tenang"
Perkataan panjang Lilian sungguh membuat hati Peter menjadi sangat teduh,saat ini Peter baru sadar bahwa Lilian sangatlah dewasa melebihi usianya.
__ADS_1
"Terima kasih sayang,aku sangat beruntung aku bisa memiliki mu di saat - saat seperti ini,semua perkataan mu kepada ku, menjadi penghiburan tersendiri untuk ku"
Peter mengatakan hal tersebut sambil menggengam tangan Lilian.
"Sama - sama kak Peter,Lilian bahagia jika bisa melihat kak Peter juga bahagia,Lilian hanya tak ingin hati kak Peter di kuasai oleh dendam dan sakit hati,karena pada nanti nya kak Peter yang menderita,Lilian ingin bersama dengan kak Peter dengan hati kak Peter yang akan selalu bahagia"
Lilian tersenyum dengan semua perkataan sendiri..
"Ternyata benar apa yang dikatakan oleh orang - orang tentang mu"
"Tentang aku?"
"Ya tentang mu"
"Memang apa yang dikatakan oleh orang - orang tentang ku kak Peter?"
"Mereka mengatakan jika kau mirip sekali dengan nyonya Kim"
__ADS_1
"Aku mirip mama Kim?"
"Ya kedewasaan mu dalam menghadapi masalah,dan kebijaksanaan mu membuat orang - orang begitu dekat dengan mu,bahwa semua pelayan memuji kebaikan mu"
Peter tersenyum sambil mengatakan hal tersebut.
"Syukurlah jika memang seperti itu,aku hanya menjadi diriku sendiri kak"
"Ya dan karena hal itu kau membuat banyak orang merasakan kebahagiaan jika dekat dengan mu"
"Terima kasih kak Peter"
Lilian tersenyum dengan semua pujian yang diberikan Peter kepadanya, hati Peter kini telah menjadi tenang kembali.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1