MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
AKU MENJAGA MU LILIAN


__ADS_3

Alexander sedang tidak ingin jika istrinya terus menatap wajahnya dengan sebuah penyelidikan antara dirinya dengan Kakek Luo.


Itu sebabnya hari ini Alexander memilih untuk memberikan kesenangan pada tubuh istrinya tersebut.


"Tubuh mu sangat indah sayang"


Keisha yang sudah terbang ke awan - awan tidak lagi mendengarkan kata - kata Alexander, Alexander melakukan penyatuannya dengan perlahan mengingat ada satu nyawa yang saat ini berada di rahim istrinya tersebut.


"Aku mencintai mu sayang"


Di akhir dari permainan mereka hal tersebut yang Alexander katakan, sedangkan Keisha sudah tenggelam di dalam permainan yang Alexander lakukan,dirinya sudah melupakan pandangan Alexander kepada Kakek Luo jika dalam keadaan yang seperti ini.


Maafkan aku yang belum bisa mengatakan kebenaran nya kepada mu,maafkan aku yang harus menggunakan cara ini agar kau sejenak tidak mengingat atau mempertanyakan tentang aku dan Kakek Luo,mungkin aku terkesan memanfaatkan hal ini,tapi percayalah aku belum sanggup untuk mengatakan hal tersebut kepada mu.


Alexander mengatakan hal tersebut di dalam hatinya dan terus memberikan kepuasan demi kepuasan terhadap tubuh istrinya tersebut agar istrinya sejenak bisa melupakan hal -hal yang ingin ditanyakan antara dirinya dengan Kakek Luo,bagi Alexander ini terkesan tidak adil untuk istrinya karena dia melakukan hal ini untuk menghindari pertanyaan demi pertanyaan dari istri nya,namun di satu sisi Alexander juga belum siap mengatakan apapun kepada Keisha.

__ADS_1


Maaf.


Di akhir perkataan nya di dalam hati,hanya itu yang Alexander katakan saat Keisha berada dipuncak kenikmatan yang sengaja dibuat Alexander agar dirinya terhindar dari pertanyaan Keisha.


Hari itu Alexander lebih banyak berdua dengan Keisha memanjakan tubuhnya,memberikan perhatian, memberikan kasih sayang sampai pada akhirnya Keisha betul -betul sudah lupa akan tujuan utamanya terhadap Alexander.


Beberapa hari pun telah berlalu semua keluarga Chandradinata yang saat ini terluka telah mengalami pemulihan.


"Kak Albert bagaimana luka tembak kak Peter?"


"Lilian calon adik iparku yang cantik,kakak Peter mu ini sudah sembuh, sekarang dia tidak perlu menggunakan kursi rodanya lagi"


Albert mengatakan hal tersebut di hadapan Lilian dan juga Peter.


"Syukurlah jika seperti itu kak,ayo kak Peter kita pulang,terima kasih kak Albert"

__ADS_1


Lilian berdiri dari tempat duduknya mengatakan hal tersebut sambil membungkukkan badannya dihadapan Albert sebagai ucapan terima kasih.


"Nona Lilian, sebaiknya anda pulang saja ke kediaman rumah utama,aku akan langsung menuju ke Perusahaan Farmasi"


Di dalam mobil Peter mencoba untuk berkomunikasi lagi terhadap Lilian.


"Kak jangan panggil aku dengan sebutan nona Lilian lagi,itu terlalu formal,saat ini kita sudah mengungkapkan perasaan kita masing -masing seharusnya panggilan nona Lilian itu tidak ada lagi"


Lilian mengatakan hal tersebut sambil bersandar pada pundak Peter.


"Aku melakukan hal itu untuk menghargai mu nona,sebelum aku menjadi suami mu,sebelum aku menjadi pemimpin di dalam hidup mu,aku akan tetap memanggil mu dengan sebutan seperti itu,dan aku berharap nona bisa mengerti akan hal ini"


Peter mengatakan hal tersebut sambil menjauh dari tubuh Lilian dan Lilian hanya bisa mengernyitkan dahinya ketika Peter melakukan hal tersebut.


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like

__ADS_1


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.


__ADS_2