MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
BUNGA MAWAR UNTUK MU


__ADS_3

"Selamat pagi nona Melisa,perkenalkan namaku Yeiling,hamba di minta oleh yang mulia Ratu untuk mengurus segala keperluan nona Melisa"


Melisa hari ini terbangun di sebuah Negara yang berbeda dan dengan setumpuk tugas - tugas yang harus dia jalani akibat perjanjiannya dengan tuan Lio.


"Selamat pagi Yeiling,jadi apa saja yang harus aku lakukan pada hari ini?"


"Yang mulia Ratu berpesan untuk nona Melisa menunggu perintah dari yang mulia Ratu,untuk sementara beristirahat lah terlebih dahulu beberapa waktu"


"Baiklah Yeiling"


"Hamba permisi undur diri dulu nona"


Setelah mengatakan hal tersebut Yeiling pamit undur diri dari hadapan Melisa,kini di dalam kamar yang masih bernuansa traditional tersebut Melisa kembali merenung,apakah tindakan yang dia lakukan ini sudah benar.


"Apakah ini akan menjadi keputusan terbaik untuk ku?"


Dengan membuka jendela dan melihat pemandangan indah di Negara tersebut Melisa mencoba untuk kembali berpikir.


Sementara itu kini semua anggota Chandradinata sudah kembali ke Negara W,Keisha langsung di arahkan ke Rumah Sakit di Negara W, Alexander masih dengan setia mengikuti kemanapun Keisha pergi, sedangkan ketiga tuan besar kembali ke kediamannya masing - masing.


"Sayang,Mama khawatir sekali padamu"


Begitu Keisha sudah berada di ruang rawat Kimmy beserta Lilian langsung datang untuk menghampiri Keisha.


"Ma,Keisha baik - baik saja"


"Ya,Mama dapat melihat keadaan mu lebih baik sayang,Maafkan kami yang tidak dapat menjaga kandungan mu"


Keisha terdiam dengan permintaan maaf dari Kimmy,kini di sebelah Kimmy sudah ada Alexander yang masih dengan setia menemani Keisha di atas kursi rodanya.


"Biarkan Keisha untuk istirahat Ma"


Suara Alexander membuat Kimmy memalingkan pandangan nya kepada Alexander.


"Alexander bagaimana keadaan mu?"

__ADS_1


"Alexander baik - baik saja Ma"


"Apa yang kau katakan itu benar Alex,Keisha butuh istirahat dan bukan hanya Keisha saja yang membutuhkan istirahat,namun kau juga sangat membutuhkan istirahat"


Kimmy mengatakan hal tersebut kepada Alexander karena melihat wajah Alexander yang sudah lelah dan sangat lusuh.


"Tidak Ma,aku akan tetap bersama dengan dia "


Alexander menggunakan matanya untuk memberitahukan hal tersebut kepada Kimmy.


"Mama mengerti sayang,tapi kondisi mu juga harus di pantau, beberapa hari lagi kaki dan tangan mu akan segera pulih dan itu butuh pemantauan Dokter"


"Tidak Ma,aku akan tetap berada disini"


Alexander tetap teguh pada pendiriannya,namun ada sepasang mata yang kini menatap nya dengan tajam.


"Tuan, beristirahat lah,satu permintaan ku padamu yaitu beristirahat lah"


Dengan bahasa isyarat Keisha mengatakan hal tersebut kepada Alexander.


"Baiklah jika kau yang menyuruhnya maka aku akan melakukan hal tersebut untuk mu"


Lilian yang mengerti jika keadaan sedang tidak baik memilih untuk mengantarkan Alexander ke ruang eksklusif.


"Sayang boleh Mama berbicara padamu?"


Kimmy mulai kembali berbicara kepada Keisha,hanya mereka berdua di dalam ruangan dan itu memudahkan Kimmy untuk bisa berbicara dari hati ke hati.


"Katakanlah Ma"


Keisha menuliskan semua percakapan nya dengan secarik kertas.


"Sayang,apakah kau kecewa dengan Alexander?kau anggap Mama sudah seperti Ibu kandungan mu sendiri kan?Mama Melihat kekecewaan tersebut terpancar dari wajah mu"


Keisha terdiam dengan semua perkataan dari Kimmy dan tak beberapa lama kemudian air matanya mulai mengalir semakin lama air mata tersebut mengalir semakin deras.

__ADS_1


"Iya Ma Keisha kecewa kepada tuan Alexander, Keisha kecewa mengapa tuan Alexander berubah ketika Keisha sudah kehilangan anak Keisha,Keisha rindu untuk tuan Alexander bisa sayang terhadap anak ini,namun belum sempat untuk melihat dunia dia telah pergi,Keisha sayang Ma dengan anak ini,Keisha rela disiksa oleh tuan Alexander dengan siksaan apapun asalkan Keisha tidak kehilangan anak ini,namun kenapa semuanya tidak seperti yang Keisha inginkan?"


Dengan derai air mata Keisha menuliskan semua kekecewaan yang dia alami,tetesan air mata menjadi saksi atas kekecewaan yang dia alami pada saat ini.


"Sayang Mama mengerti perasaan mu,Mama mengerti bahwa apa yang kau hadapi saat ini tidak lah gampang,namun kau harus ingat bahwa setiap masalah yang hadir di dalam hidup kita tidak akan pernah melebihi kekuatan kita,Tuhan tau bahwa kekuatan mu itu bisa menghadapi semua hal ini"


"Maafkan Alexander sayang,Mama berkata seperti ini bukan karena Alexander itu adalah anak Mama,namun kekecewaan yang di pendam terlalu lama tidak baik untuk dirimu, hidup dengan perasaan kekewa akan membuatmu tidak tenang dan hatimu tidak damai,hal - hal baik tidak akan pernah terlihat saat kekecewaan itu masih ada di dalam dirimu"


"Saat ini setelah semuanya ini selesai,mulai lah hidup yang baru bersama dengan Alexander,dengan penuh kebahagiaan tanpa ada rasa dendam dan kecewa, percaya lah jika rasa tersebut kita terus pupuk hingga tetap bertumbuh subur yang rugi adalah kita sendiri"


"Mama dan semua anggota Chandradinata yang lainnya sayang padamu, sekarang kami lah keluarga mu Keisha"


Penjelasan demi penjelasan,penguatan demi penguatan yang Kimmy berikan kepada Keisha membuat hatinya begitu tenang,rasa kekecewaan yang terlalu dalam akan berdampak buruk untuk diri sendiri.


"Ma,berikan Keisha waktu untuk Keisha dapat berpikir dengan semua hal yang telah Mama katakan pada Keisha"


"Pasti sayang Mama akan memberikan waktu untuk mu agar kau bisa berpikir, sekarang beristirahat lah"


Kimmy membelai rambut Keisha dan setelah itu pergi meninggalkan Keisha seorang diri di dalam kamar, seharian itu Keisha memikirkan semua hal yang telah diucapkan oleh Kimmy.


Dua hari pun telah berlalu selama masa itu Kimmy meminta Alex untuk lebih konsentrasi terhadap kesembuhan tangan dan kakinya, sedangkan Kimmy juga memberikan waktu untuk Keisha berpikir dengan tenang.


"Sempurna, kesembuhan kaki dan tangan mu sempurna Alexander"


Hari ini Dokter yang telah merawat Alexander menyatakan bahwa Alexander sudah sembuh.


"Ya dan kini tangan dan kakiku sudah bisa beraktivitas dengan normal"


Alexander menggerakkan anggota - anggota tubuhnya tersebut.


"Dan sekarang waktunya kak Alexander pergi ke ruang rawat kak Keisha dan berikan ini kepada nya sebagai permintaan maaf yang resmi"


Lilian memberikan seiikat bunga mawar merah kepada Alexander.


"Apa yang dikatakan oleh Lilian adik mu itu benar Alexander, pergi dan raihlah wanita mu itu kembali sebelum semuanya terlambat"

__ADS_1


Alexander tersenyum dan segera pergi ke ruang rawat Keisha.


Sesampainya di depan pintu ruang rawat Alexander melihat istrinya tersebut duduk di kursi di depan meja rias sedang merias wajahnya,dengan perlahan Alexander membuka pintu ruang rawat dan seketika itu juga Keisha memalingkan wajahnya dan memandang kedatangan Alexander.


__ADS_2