MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
RENCANA KAKEK LUO


__ADS_3

Aku bahagia dengan semua hal yang telah terjadi di dalam keluarga ku,namun kenapa jauh di dalam lubuk hati ku yang paling dalam,aku tetap khawatir terhadap gadis itu,Tuhan lindungi Keisha menantuku,jaga dia dan kandungan.


Kimmy mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil tetap menata hiasan bunga tersebut.


Sementara itu di Rumah Sakit, Albert yang sudah selesai praktek segera menuju ruangan Michelle.


"Sayang,ayo kita pulang"


Michelle yang mendengarkan kembali panggilan itu langsung menoleh ke suara yang memanggil nya.


"Kau datang untuk menjemput ku?"


Michelle menatap wajah Albert dengan sangat heran.


"Ya, bukankah sudah menjadi tugasku untuk menjemput calon istri?"


Albert mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.


"Calon istri?jadi kau menerima ku?"


"Sayang,aku mencintai mu,semua hal yang telah terjadi dengan mu adalah masa lalu,mari kita tutup bersama, sekarang aku adalah masa depan mu,yang berlalu biarlah berlalu"


Albert mengatakan hal tersebut dengan mendekat ke arah Michelle.


"Kemarilah,aku ingin memeluk mu,aku berjanji tidak akan meminta hal lebih kepada mu,aku hanya ingin memelukmu,memeluk calon istri yang sangat aku cintai"


Albert merentangkan ke dua tangan dan meminta Michelle untuk mendekat ke arahnya, sedangkan Michelle hanya terdiam dengan hal yang dikatakan oleh Albert.


"Kenapa kau hanya terdiam sayang?"


"Aku,aku meragukan mu Albert"


Michelle seketika mengeluarkan kata - kata tersebut dari dalam mulutnya, Michelle tidak menyangka jika Albert dapat memberikan keputusan yang cepat dan bisa menerima Michelle tanpa kesulitan yang cukup berarti.


"Kau tau aku tidak akan banyak berpikir untuk sebuah keputusan yang sudah mantap aku buat dan ketika keputusan itu sudah aku buat maka aku tidak akan mundur lagi"


Michelle masih ragu dan masih memandang tangan yang direntangkan khusus hanya untuk nya,pikiran Michelle masih belum yakin,namun tidak dengan hatinya,dengan langkah pasti Michelle berlari masuk ke dalam pelukan dari Albert.


"Kau tau aku begitu takut saat kau tau masa lalu ku dengan sepenuh hati aku mempersiapkan diri untuk aku akan kehilangan dirimu,aku kira kau akan memandang ku sebagai wanita murahan yang telah tidur dengan laki - laki,aku kira kau akan memandang ku sebagai pembunuh karena aku pernah melakukan tindakan kejam dengan mengugurkan janin,aku kira aku tidak akan pernah layak untuk mendapatkan mu ataupun mendapatkan laki - laki yang lain,aku....."

__ADS_1


"Sssssst,diamlah semuanya sudah selesai"


Albert mengatakan hal tersebut sambil menepuk- nepuk pundak Michelle dan menciumi puncak kepalanya.


"Mulai sekarang aku adalah lelaki mu,lelaki yang akan menjaga mu,kita menikah secepatnya,agar rumor ini tidak terlalu jauh,yang perlu kau tau, aku menikah dengan mu karena aku mencintai mu sayang"


Albert mencium puncak kepala Michelle berkali - kali dan Michelle sangat menikmati setiap perlakuan Albert kepadanya.


"Ayo kita pergi, hari ini Mama Kim dan Papa Edward sedang mengadakan pesta keluarga untuk kehamilan Keisha"


Michelle yang sudah terlalu nyaman di dalam dekapan Albert terpaksa harus menyudahi semuanya, karena pada malam hari ini seluruh keluarga Chandradinata akan berkumpul untuk pesta kehamilan Keisha.


Sementara itu di rumah utama, Keisha yang sudah wangi dan berdandan segera menyambut kedatangan Alexander.


"Sayang,apakah kau lelah?"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan pada akhirnya memeluk Alexander.


"Ya sayang hari ini aku sayang lelah,apa yang bisa kau berikan untuk suami mu yang lelah ini?"


Alexander yang diberikan pelukan sayang oleh istrinya membuat rasa lelahnya berganti dengan sebuah gairah,wangi tubuh Keisha malam hari ini sangat mengoda Alexander untuk melakukan hal yang lebih terhadap istrinya tersebut.


"Apa yang kau minta akan aku berikan agar rasa lelah mu bisa berkurang"


Keisha yang mendengarkan permintaan Alexander langsung mengendurkan pelukannya dan memandang tajam ke arah Alexander.


"Kau serius? sebentar lagi kita harus turun ke bawah karena keluarga akan berkumpul"


Keisha mencoba untuk menanyakan kembali kepada Alexander apakah perkataan nya tersebut serius,karena keluarga akan segera berkumpul.


"Kapan aku berbicara tidak dengan serius? tenanglah aku akan bermain dengan pelan,anak ku papa meminta izin kepada mu"


Alexander mencium perut Keisha beberapa kali


"Bagaimana apakah kau mau?aku tidak akan pernah memaksa mu"


"Baiklah,tapi aku yang akan memberikan sentuhan kepada mu"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan langsung melepaskan semua gaun yang sudah dia pakai, Alexander memandang takjub apa yang dikatakan oleh istrinya.

__ADS_1


"Lakukan apa yang akan kau lakukan,aku akan merasakan sentuhan mu"


Alexander membiarkan Keisha yang mengendalikan permainan singkat nya pada malam hari ini,dengan berbekal hal - hal yang pernah dikatakan oleh Kimmy tentang bagaimana cara memuaskan suami, Keisha kembali mencoba nya pada malam hari ini,dan semua yang Keisha lakukan cukup membuat Alexander terpana.


"Kau luar biasa sayang, darimana kau belajar semua hal ini"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil membantu Keisha menggunakan kembali pakaiannya.


"Mama Kim yang memberitahukan ku,saat dulu harus terpaksa melayani mu,dengan kondisi mu yang patah kaki dan tangan"


Keisha mengatakan semua hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil tersenyum kepada Alexander.


"Mama Kim yang mengajarkan hal ini? luar biasa, sungguh aku semakin kagum dengan kalian para wanita"


"Ayo Alexander kita turun,semua pasti sedang menunggu kedatangan kita"


Keisha mengatakan hal tersebut sambil menggandeng tangan Alexander untuk segera turun berkumpul dengan para anggota yang lainnya.


"Nah ini,para pemain utama yang sedang kita tunggu,lama sekali kalian?"


Albert langsung menyambut Alexander dan Keisha dengan perkataan tersebut.


"Albert jika kau sudah menikah dengan kakak ku kau akan merasakan nikmatnya semua ini"


Semua anggota keluarga tersenyum dengan perkataan dari Alexander, sedangkan wajah Michelle langsung memerah.


"Pa, secepatnya aku ingin segera menikah jika apa yang dikatakan oleh Alexander itu benar"


Albert kini berbicara kepada Jian Lee yang hanya tersenyum mendengarkan permintaan anaknya tersebut.


Malam ini terjadi kehangatan yang luar biasa antara keluarga Chandradinata membuat suansana keluarga tersebut menjadi semakin hangat.


Namun di tempat lain.


"Selamat datang tuan Luo,kini kau bisa segera melakukan tugas mu"


"Terima kasih tuan Lio"


Satu laki - laki paruh baya membungkukkan badan kepada tuan Lio.

__ADS_1


"Kau tau bahwa nona Keisha istri tuan Alex tersebut sampai saat ini masih begitu sayang pada mu,dan hal ini bisa kau manfaatkan lebih lagi untuk bisa melakukan rencana yang telah tersusun"


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah ayang banyak agar authornya semangat


__ADS_2