MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
RAHASIA PETER


__ADS_3

Sayang"


Begitu mereka masuk,Kimmy menyambut mereka dengan penuh kehangatan.


"Mama sudah mendengarkan semua dari papa Edward tentang semuanya, memang menjadi langkah yang paling bijaksana untuk kalian tinggal disini sementara waktu, keamanan disini terjamin untuk kalian berdua"


Kimmy mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.


"Ya ma Alexander pun berpikir hal yang sama,itu sebabnya Alexander mengajak Keisha kemari"


"Ayo masuk,biarkan suami mu bekerja dari sini"


Kimmy mengajak masuk Keisha ke dalam beserta dengan nyonya Tian Lie.


"Selamat datang nyonya Tian Lie sungguh suatu kehormatan untuk ku bisa bertemu dengan salah satu orang kepercayaan permasuri"


Kimmy membungkukkan badannya kepada nyonya Tian Lie dan segera membawa nyonya Tian Lie untuk beristirahat ke dalam kamarnya.


"Ayo sayang kau juga harus istirahat, kandungan mu harus tetap terjaga dengan baik"


Keisha tersenyum mendapatkan perhatian yang sedemikian rupa dari mertuanya tersebut.

__ADS_1


"Selamat datang tuan Alexander"


Peter yang datang terlambat segera mengucapkan hal tersebut di dalam ruang kerja Alexander.


"Darimana saja kau Peter?


Alexander heran melihat Peter yang kini datang terlambat karena biasanya Peter akan selalu datang lebih cepat dari Alexander.


"Maafkan Peter tuan ada hal yang harus Peter kerjakan di luar sebentar?"


Alexander mengernyitkan dahi ketika Peter menjelaskan hal tersebut.


"Hal apakah itu?tak mau kah kau bercerita kepada ku?"


Alexander kembali menatap Peter seakan tidak percaya dengan semua perkataan Peter tersebut.


"Baiklah jika memang hal tersebut tidak terlalu penting sehingga kau tidak mau untuk menceritakan hal tersebut kepada ku"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil mengeluarkan satu kotak kecil dari dalam saku bajunya dan menaruh kotak tersebut di atas meja.


"Peter bawa ini ke Rumah Sakit,aku ingin melakukan test DNA,di dalam kotak ini ada rambut istri ku Keisha dan rambut permasuri Li Hua,jaga ini dengan nyawa mu,karena dua benda ini sangat berharga"

__ADS_1


Peter melihat kotak kecil tersebut dan ingatan demi ingatan nya kembali kepada cerita tuan Cong Fang.


"Peter apakah kau mendengarkan aku berbicara?apakah kau betul-betul baik-baik saja?"


Alexander kembali mengatakan hal tersebut kepada Peter karena sejak tadi Alexander melihat Peter sama sekali tidak fokus.


"Maafkan saya tuan,baik tuan Alexander, saya akan membawa barang ini dan melindungi nya dengan nyawa saya sendiri"


Peter mengatakan hal tersebut sambil mengambil kotak kecil yang saat ini masih berada di meja Alexander.


"Baiklah Peter, apapun yang saat ini sedang kau pikirkan,jika kau butuh sahabat untuk bercerita aku siap mendengarkan cerita mu,karena kau bukan lah orang lain lagi untuk ku"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil menatap wajah Peter yang sampai saat ini masih terlihat tidak fokus.


"Terima kasih tuan Alexander saya akan segera membawa benda ini ke Rumah Sakit"


"Pergilah Peter"


Setelah Alexander mengatakan hal tersebut, Peter segera keluar dari dalam ruang kerja Alexander dan menutup pintu ruang kerja itu dengan sangat hati - hati.


Tuan maafkan aku,untuk sementara aku belum bisa bercerita tentang semua hal yang saat ini sedang terjadi,semua hal yang aku ketahui secara mendadak cukup membuat aku terguncang.

__ADS_1


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like


__ADS_2