
"Ya dan apakah hubungan nya dengan mimpi ku?"
"Bercerita lah,maka aku yang akan melukiskan tempat dan semua hal yang kakak rasakan di dalam mimpi,dengan begitu kakak akan tau siapa sebenarnya orang -orang tersebut"
"Apakah bisa?"
"Mari kita coba"
Lilian mengambil satu kain berwarna hitam dan menutup ke dua mata Peter.
"Nah sekarang mata kakak sudah tertutup,kita akan memulai,kakak ayo ceritakan semua mimpi - mimpi tersebut"
Peter menarik nafasnya dalam - dalam dan mencoba untuk bercerita tentang setiap mimpi -mimpi nya, sedangkan Lilian terus mendengarkan dan perlahan -lahan memulai lukisan demi lukisannya.
"Selesai kak Peter,coba kak Peter lepaskan penutup mata kak Peter"
Saat Peter membuka mata,Peter melihat satu lukisan gadis kecil sedang bermain -main dengan dirinya,gadis tersebut memiliki tanda naga di punggungnya dan gadis tersebut sangat dekat dengan Peter.
Di sisi yang lainnya Peter melihat bangunan tua seperti istana,namun di depan istana ada satu orang yang mencoba mengejar gadis kecil tersebut dan mencoba menikam punggung gadis kecil tersebut.
Namun laki -laki yang sudah beranjak dewasa tersebut melindungi gadis kecil itu hingga pada akhirnya laki -laki remaja itulah yang dibawa oleh orang tak dikenal.
"Sayang apa ini"
Peter melihat semua lukisan Lilian dan hanya terdiam.
"Apakah kakak mengingat siapa gadis kecil ini?"
Peter kembali menatap lukisan Lilian dan hanya bisa menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Aku sama sekali tidak mengingat nya"
Lilian mengamati semua bangunan yang berada di dalam lukisan tersebut..
"Kak ini betul -betul istana"
Lilian dengan girang mengatakan hal tersebut kepada Peter.
"Entahlah aku juga bingung"
"Kakak tenang saja,jika tiba waktunya nanti kita pasti bisa mengetahui semuanya,jika Tuhan mengizinkan kita akan mengetahui titik terang dari semua hal yang telah terjadi
"
"Kau benar sayang, sekarang setidaknya aku bisa lebih tenang karena aku mengetahui semua hal ini lewat mimpi"
"Betul kak, sekarang lebih baik kita pulang hari sudah malam"
Lilian tersenyum dan menerima uluran tangan Peter.
Sementara itu di lain tempat
"Ada apa Lio kenapa kau tiba -tiba datang kemari malam -malam?"
"Tuan Edward anda harus melihat apa yang kami temukan"
"Apakah ini perihal tentang tuan Cong Fang?"
"Bukan tuan Edward"
__ADS_1
"Lalu tentang apa?"
"Apakah tuan Edward sudah mengetahui jika tuan Lauren meninggal?"
Deg
Hati Edward sangat tersentak ketika tuan Lio mengatakan hal tersebut.
"Kakek Lauren meninggal?tidak itu tidak mungkin,tidak ada orang yang memberitahukan ini kepada ku"
Mata Edward berkaca - kaca dengan kabar duka yang saat ini dia terima.
"Aku yakin kematian tuan Lauren di tutupi"
"Untuk apa kematian Kakek di tutupi Lio?
"
Edward mengatakan hal tersebut sambil mengacak - acak rambutnya.
"Tuan Edward harus bertanya kepada yang mulia Ratu"
Edward langsung terdiam dan kini dia baru menyadari jika ada sesuatu hal yang tidak beres dengan Ibunda nya tersebut.
"Apa kau ingin mengatakan jika kematian Kakek ada hubungannya dengan ibuku?
"Maafkan kami tuan Edward akan menjadi hal yang sangat lancang jika kami berani memberikan asumsi tersebut kepada tuan Edward"
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah