
Tuan Lio yang melihat hal tersebut segera melirik semua tangan kanannya untuk menjalankan semua rencana jahatnya yang sebentar lagi akan di mulai.
Alexander yang sudah tak sadarkan diri segera di bawa oleh para pengawal dari tuan Lio ke sebuah ruangan.
Dan saat mereka memasukkan Alexander ke dalam ruangan tersebut di dalam ruangan itu sudah ada Keisha yang sedang menunggu.
"Nona,tuan Alexander sudah ada di dalam ruangan ini,kami harap nona melakukan apa yang harus nona lakukan,jangan berani untuk mencoba tidak melakukan nya, karena nyawa kakek nona berada di tangan tuan Lio"
Para pengawal yang sudah merebahkan Alexander di atas tempat tidur mengatakan hal tersebut kepada Keisha dan Keisha yang mendengarkan perkataan dari para pengawal hanya bisa menganggukkan kepala tanpa bertanya lebih lagi kepada para pengawal tersebut yang pada akhirnya undur diri dari hadapan Keisha.
Maafkan aku tuan Alexander.
Satu kata itu yang keluar dari dalam hati Keisha saat Keisha perlahan mulai mendekati Alexander dan mulai memberikan sentuhan demi sentuhan kepada Alexander.
"Kau,apa yang lakukan disini?"
Alexander yang merasakan sentuhan demi sentuhan dari Keisha pada akhirnya terbangun dari tidurnya dan karena Alexander masih di dalam pengaruh obat dia tidak dapat berbuat banyak untuk menghindari sentuhan demi sentuhan tersebut.
Dengan kekuatan yang penuh pada akhirnya malam itu terjadi pergulatan yang panjang di atas tempat tidur, Alexander yang lapar dan sedang dalam pengaruh obat pada akhirnya menerkam Keisha dengan tiada ampun.
Berulang kali Alexander melakukan penyatuan tersebut, tanpa melihat siapa gadis yang saat ini diajaknya untuk melakukan hal itu,tanpa melihat kondisi Keisha yang sedang hamil.
Aku melakukan hal ini dengan dia,dia yang saat ini mungkin sudah tidak sadar sudah tidur dengan siapa.
Keisha hanya bisa menangis di dalam diam saat Alexander brutal dalam menerkamnya,kamar hotel tersebut menjadi saksi bisu dimana kejadian itu telah terjadi pada malam hari ini.
__ADS_1
Di lain ruangan, nampak tuan Lio sedang mengamati sebuh layar raksasa yang memberikan dia tontonan adegan demi adegan Keisha dan Alexander di dalam kamar,tanpa sepengetahuan dari Keisha tuan Lio menaruh beberapa camera CCTV di dalam kamar tersebut dan kini dengan penuh kemenangan tuan Lio melihat adegan demi adegan terlarang tersebut.
"Malam ini akan menjadi titik kehancuran mu tuan Alex terhormat,dengan rekaman CCTV ini kau tidak akan pernah bisa lagi mengelak jika pada saatnya akan aku bongkar apa yang telah kau lakukan pada gadis itu"
Sambil mengatakan hal tersebut terpancar senyum yang mengerikan dari tuan Lio dan tawa kemenangan sedang berada di dalam dirinya pada malam hari ini.
Malam ini,terjadi sebuah hubungan yang dilakukan tanpa sadar dan dengan satu hati yang terluka saat terpaksa melakukan hal ini dengan laki -laki yang sebenarnya sedang perlahan - lahan mulai masuk ke dalam relung hati nya yang paling dalam,malam ini gadis itu hanya bisa menangis saat laki -laki tersebut menyentuh dirinya hanya karena sebuah nafsu dan tanpa ada cinta yang mendasari hubungan suami istri itu dilakukan.
Sekarang aku sudah tidak punya harga diri lagi.
Satu hal yang saat ini hanya bisa diucapkan oleh Keisha ketika semua permainan di atas ranjang itu pada akhirnya selesai dan malam hari ini Keisha tertidur dengan derai air mata yang terus mengalir.
"Bangun,apa yang sudah kita lakukan!"
Malam yang telah berganti pagi membuat Alexander terbangun di sebuah kamar hotel dan di dalam kamar hotel tersebut ada satu gadis yang kini masih tertidur disampingnya hanya dengan berbalut selimut putih.
Keisha mencoba menuliskan satu kata kepada Alexander.
"Arrrrrh, bagaimana aku bisa berada disini? dan kau kenapa kau bisa berada disini,coba jelaskan padaku!"
Terdengar suara teriakan dari Alexander kepada Keisha.
"Tuan semalam aku keluar dari Kediaman rumah utama,aku,aku"
"Arrrrrhh,lama sekali kau memberikan penjelasan kepadaku"
__ADS_1
Alexander tiba - tiba merebut buku yang dipakai Keisha untuk menulis dan melemparkan buku tersebut.
"Dengarkan,aku tidak perduli bagaimana tiba - tiba kau bisa berada di kamar hotel ini dan apa yang sudah kita lakukan semalam,yang jelas kini aku tau kau memang benar - benar bukan wanita baik baik,aku tidak akan pernah percaya lagi apapun yang kau katakan,dasar wanita pelacur yang tidak berharga!"
Mata Alexander memerah karena begitu marah ketika dia mengatakan hal tersebut kepada Keisha dan dengan segera dia bangun dari tempat tidurnya, memakai semua pakaiannya.
"Mulai sekarang aku tidak mau melihat mu lagi,dan ingat kau tidak boleh kembali ke kediaman rumah utama, jika kau masih berani melihat mu memunculkan dirimu di sana,maka aku akan membuat hidup mu tidak bahagia"
Terdengar sumpah serapah yang keluar dari mulut Alexander kepada Keisha,kemarahan yang saat ini menguasai hatinya sudah tidak lagi dapat membuat pikiran Alexander bisa terbuka dengan jernih dan dengan perasaan yanga marah Alexander meninggalkan kamar hotel tersebut sambil membanting pintu kamar hotel tersebut dan sama sekali tidak menoleh ke arah Keisha sedikit pun yang kini mulai menangis dengan semua ucapan dari Alexander.
Tuan Alex maafkan aku,maafkan atas apa yang telah aku lakukan pada mu,namun jika aku tidak melakukan hal ini,nyawa kakek dalam bahaya.
Dengan penuh derai air mata Keisha yang masih berbalut selimut putih hanya bisa mengatakan semuanya itu dia dalam hati,rasa sesak di dalam dadanya saat ini lebih besar dibanding dengan rasa sakit pada perutnya karena sentuhan demi sentuhan Alexander yang sangat kasar yang dia terima pada malam hari tadi.
"Hei,simpan air matamu ini,kau sudah melakukan semuanya dengan bagus, sekarang cepat pakai bajumu kembali dan ikutlah denganku"
Tepat setelah kepergian Alexander tiba - tiba tuan Lio masuk ke dalam kamar hotel tersebut dan melemparkan pakaian kepada Keisha.
"Cepat!!"
Suara teriakan dari tuan Lio pada akhirnya membuat Keisha segera bangun dari tempat tidurnya dengan langkah tertatih dan masih terbungkus selimut tebal Keisha berjalan menuju ke dalam kamar mandi untuk menganti semua pakaiannya..
"Tuan,semua rekaman CCTV atas kejadian semalam sudah di simpan dengan baik"
"Bagus Cuen,kita akan keluarkan rekaman hubungan terlarang ini kepada publik,namun tidak sekarang, rencana ini baru akan aku mulai,tujuanku adalah aku bisa mendapatkan kekasih dari Alexander dan menghancurkan naman baiknya"
__ADS_1
"Baik tuan akan segera kami simpan"
Setelah mengatakan hal tersebut Cuen segera undur diri dari hadapan tuan Lio yang masih menunggu Keisha di dalam kamar tersebut.