MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
KEDATANGAN LILIAN


__ADS_3

Keisha mencoba menyakinkan Aira dengan bahasa isyarat.


"Keisha aku mengerti atas kekhawatiran mu kepada ku,namun kau harus ingat hal ini dulu pernah terjadi juga kan pada mu,saat aku mengatakan untuk apa kau mencintai tuan Alex yang sudah menghina mu"


Keisha terdiam dengan semua hal yang telah dikatakan oleh Aira,tak dapat di pungkiri hal tersebut yang sudah terjadi padanya saat dulu.


"Ya Ra aku juga pernah mengalami nya,aku yakin bahwa aku tidak mencintai laki - laki yang salah,namun pada saat itu kita sudah menikah Ra,jadi wajar jika aku juga ingin mempertahankan pernikahan ku"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat di hadapan Aira.


"Ya memang situasinya yang Berbeda,namun tindakan kita sama Keisha"


Aira yang tidak mau mengalah kembali mengatakan hal tersebut kepada Keisha.


"Baiklah,baiklah keputusan tetap berada di dalam tangan mu Ra, sebagai sahabat aku hanya bisa memastikan bahwa hati mu tidak akan terluka oleh laki - laki seperti Dokter Jansen"


Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Aira dengan bahasa isyarat dan dengan raut wajahnya yang serius.


"Jika aku terluka aku sudah tau bagaimana cara memberikan obat terhadap luka ini Keisha"


Aira mengatakan hal tersebut dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


"Ya ,ya jika memang itu adalah pilihan mu sebagai sahabat aku hanya bisa memberikan dukungan terhadap mu"


Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Aira dengan bahasa isyarat,Keisha sangat sayang terhadap Aira,bagi Keisha Aira sudah seperti saudara perempuan nya,jadi Keisha juga sangat menjaga sahabat baiknya tersebut.


"Sudah ayo Keisha kita kembali bekerja,jangan kau pikirkan masalah ku ini terlalu serius aku juga sudah dewasa"


Aira mengatakan hal tersebut sambil menggandeng tangan Keisha untuk keluar dari ruangan pribadinya.


"Hai Aira,hai kak Keisha"


Begitu mereka keluar, sudah ada Lilian yang sedang duduk di cafe shop


"Lilian mengapa kau tidak mengatakan jika kau akan datang,kapan kau datang kemari?"


Keisha menatap wajah adik iparnya tersebut secara bergantian dengan menatap wajah Aira.


"Tentu saja boleh,aku senang jika kau berkunjung ke toko bunga ku ini,namun ada yang ingin aku tanyakan pada mu"


Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Lilian.


"Ada apa kak Keisha?"

__ADS_1


"Apakah kau sedang ada masalah?"


"Tidak,Lilian baik - baik saja"


Keisha hanya terdiam dengan semua hal yang telah dikatakan oleh Lilian.


"Kakak Keisha tidak percaya pada ku?"


Di dalam hati Keisha sama sekali tidak percaya terhadap ucapan dari Lilian, namun Keisha pada akhirnya mencoba untuk menghormati adik iparnya tersebut.


"Baiklah aku percaya,ayo kemari kita beristirahat saja di ruang kerja ku"


Keisha menarik tangan Lilian dan mereka berdua segera kembali menuju ke ruang kerja Keisha untuk berbincang - berbincang.


Sementara itu kini Perusahaan Farmasi Alexander sedang menunggu kedatangan Edward karena Alexander telah menghubungi Ayahnya tersebut.


"Alexander"


"Papa"


Edward yang berada di depan pintu ruangannya segera masuk dan memberikan pelukan kepada anaknya.

__ADS_1


Kesibukan Edward dan juga Alexander membuat mereka pada akhir - akhir ini menjadi jarang bertemu.


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah ayang banyak agar authornya semangat


__ADS_2