
Alexander mengatakan hal tersebut dengan sangat angkuh di depan Aira dan Keisha.
"Aku pergi Alexander"
Keisha mengatakan hal tersebut dalam bahasa isyarat dan mengambil beberapa koper paling kecil yang berisikan barang -barang pribadi milik Keisha.
Dengan perlahan Keisha mulai mengambil koper -koper tersebut,di bantu oleh Aira,saat ini Keisha dengan kuat bertekad tidak akan menangis karena hal ini.
Aku harus kuat,aku tidak boleh lemah,saat ini aku belum mengetahui sebenarnya aku yang telah terjadi dengan suamiku
Keisha mengatakan semua hal tersebut dengan mendorong koper -koper hingga menuju tempat parkiran mobil.
"Keisha aku juga ikut pergi bersama dengan mu"
Aira yang sudah tidak tega dengan keadaan Keisha menangis melihat Keisha sahabatnya diperlakukan seperti itu oleh suaminya sendiri.
"Ra,kau harus tetap berada di rumah putih ini"
__ADS_1
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan menepuk -nepuk pundak Aira
"Apa gunanya aku disini,jika itu tanpa mu Keisha, apalagi aku melihat keadaan tuan Alexander yang sedang kacau seperti itu,aku takut Keisha"
Aira mengatakan hal tersebut sambil terus berlinang air mata.
"Ra,jika kau ingin melakukan hal ini dan semua hal tersebut untuk ku,maka kau harus tetap berada di rumah ini,mata mu akan menjadi mataku, telingga mu akan menjadi telingga ku"
Keisha mengatakan kembali hal tersebut kepada Aira, Keisha mencoba lebih menyakinkan Aira lagi agar Aira tetap berada di rumah putih,karena hanya dengan keberadaan Aira disana Keisha masih dapat memantau keadaan suaminya tersebut.
"Tidak bisa Ra"
"Kenapa Keisha"
"Saat ini yang mengusir ku keluar dari rumah adalah suami ku sendiri dan jika sudah Alexander yang berkata maka tidak ada yang bisa aku perbuat lagi Ra,apapun yang akan terjadi dengan ku jika Alexander tidak mengusir ku maka aku akan tetap berada di sampingnya,namun kini Alexander sendiri yang meminta aku untuk pergi dari kehidupan nya"
Keisha mengatakan hal tersebut kepada Aira dengan bahasa isyarat dan wajah yang sedih.
__ADS_1
"Keisha"
"Ra aku mohon, lakukan ini demi persahabatan kita"
Aira hanya bisa menangis melihat setiap permintaan Keisha dengan menggunakan bahasa isyarat dan pada akhirnya dengan berat hati Aira harus menyetujui permintaan sahabatnya tersebut.
"Aku pergi,aku akan tinggal sementara di toko bunga,tetaplah di rumah putih dan jangan membantu ku untuk sementara di toko bunga tersebut sampai keadaan aman"
Selesai mengatakan semua hal tersebut dengan bahasa isyarat Keisha segera masuk ke dalam mobil,tidak menjadi sebuah hal yang siai-sia ketika Keisha belajar mengemudikan mobil ini kepada Aira,satu mobil kecil yang tidak terlalu mewah yang di beli oleh Keisha dari hasil toko bunga dengan perlahan melaju meninggalkan gerbang utama rumah putih.
Alexander kenapa kau memperlakukan aku seperti ini, sebenarnya apa yang terjadi dengan mu Alexander.
Keisha berteriak di dalam hati tentang setiap pertanyaan yang saat ini sedang terus dia tanyakan,air mata yang sejak tadi dia tahan ketika masih berada di hadapan Alexander kini mengalir dengan deras, Keisha melajukan kendaraan nya dengan keadaan menangis.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.
__ADS_1