
Kakek"
Keisha mengatakan hal tersebut sambil memeluk sang Kakek
Dan detik itu juga Alexander baru menyadari bahwa ada satu hal yang membuatnya tidak ingin kembali ke rumah putih.
"Selamat datang kembali tuan Alexander"
Kakek Luo memberikan hormat kepada Alexander yang masih berada di dalam kursi roda.
"Terima kasih Kakek Luo,sayang segera bawa aku ke dalam kamar,aku ingin istirahat"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil memandang Keisha dan tidak membalas tatapan Kakek Luo.
"Baiklah sayang,Kek Keisha masuk ke dalam terlebih dahulu yah"
"Baiklah sayang"
Keisha mengatakan hal tersebut kepada Kakek Luo dan segera masuk ke dalam dengan mendorong Alexander.
"Alexander"
"Ya"
"Boleh aku bertanya sesuatu hal?"
Setelah sampai di kamar Keisha mencoba menanyakan satu hal yang selama ini dia tahan.
"Aku merasa bahwa kau tidak menyukai Kakek Luo,apakah benar seperti itu?"
__ADS_1
Alexander melihat bahasa isyarat Keisha dan mencoba berpikir apa yang harus dia jawab untuk istrinya tersebut.
"Itu hanya perasaan mu saja istriku"
Pada akhirnya hal tersebut yang Alexander katakan kepada Keisha.
"Tapi perasaan seorang istri itu biasanya kuat Alexander"
Keisha masih tidak mau kalah dan mencoba untuk tetap menjawab Alexander menggunakan bahasa isyarat miliknya.
"Sayang apakah sekarang kau sudah tidak percaya lagi kepada suami mu sendiri?"
Keisha terdiam dengan pertanyaan Alexander.
"Bukan seperti itu maksud aku Alexander"
"Lalu?"
Keisha kembali mengatakan hal tersebut dan tetap yakin bahwa apa yang dikatakan nya benar.
"Kemarilah"
Alexander merentangkan tangan nya dan meminta Keisha untuk duduk di atas pangkuan nya,dengan cepat Keisha berjalan ke arah Alexander dan duduk di atas pangkuan Alexander.
"Sayang,aku mohon jangan sekali -sekali kau meragukan suami mu sendiri,kau tau aku cukup sedih dengan perkataan mu ini"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil mencium tengkuk Keisha berkali -kali, gairahnya dengan perlahan kembali naik saat dirinya melakukan aktivitas yang satu ini.
"Alexander maafkan aku,apa yang kau inginkan sekarang Alexander?"
__ADS_1
Keisha kembali mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat,karena kini tangan Alexander sudah berselancar di semua bagian tubuh istrinya.
"Boleh jika aku menginginkan tubuh mu sekarang?"
Alexander membisikkan hal tersebut begitu lembut di telingga Keisha.
"Tapi kaki mu bagaimana?"
Keisha membalikan badan dan mengatakan hal tersebut kepada Alexander dengan bahasa isyarat.
"Tak ada masalah dengan kaki ku,aku adalah seorang pemain yang ahli dalam bidang ini"
Dan memang benar tak butuh waktu lama untuk Alexander membuka semua kancing kemeja istrinya tersebut.
"Alexander lakukan dengan hati -hati,ada anak kita"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan wajahnya yang sudah memerah, sentuhan demi sentuhan yang diberikan kepadanya dapat membuatn Keisha seketika mabuk untuk terus menginginkan sentuhan tersebut.
"Aku mengerti sayang"
Alexander langsung mengajak Keisha untuk pindah ke tempat tidur dan Alexander langsung memulai permainan panasnya dengan Keisha.
Alexander sedang tidak ingin jika istrinya terus menatap wajahnya dengan sebuah penyelidikan antara dirinya dengan Kakek Luo.
Itu sebabnya hari ini Alexander memilih untuk memberikan kesenangan pada tubuh istrinya tersebut.
"Tubuh mu sangat indah sayang"
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.