MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
TINGGALKAN ALEXANDER


__ADS_3

Air mata Keisha langsung mengalir begitu deras saat melihat Alexander melayangkan satu pukulan kepada Kakek Luo.


"Alexander kau jahat!"


Keisha langsung berlari ke arah Kakek Luo menyingkirkan tangan Alexander dan memeluk Kakek Luo.


"Sayang dengarkan aku,aku mohon dengarkan aku!"


Alexander mencoba untuk meraih kembali tangan Keisha,namun dengan cepat Keisha menyingkirkan tangan Alexander dari pundak nya tersebut.


"Pergi Alexander!"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan dengan penuh air mata serta kemarahan yang teramat dalam kepada Alexander.


"Sayang aku mohon dengarkan semua penjelasan aku dulu!"


Dengan frustasi Alexander mencoba untuk mengatakan hal tersebut kepada Keisha,namun Keisha tetap diam dan hanya menangis sambil memeluk Kakek Luo.


"Tuan Alexander ayo"


Peter yang mengetahui keadaan di dalam kamar ini sudah tidak kondusif segera menarik tangan Alexander untuk meninggalkan ruangan ini.


"Tapi Peter"


"Ayo tuan"


Alexander melihat istrinya yang masih menangis sambil memeluk sang Kakek.

__ADS_1


"Kau akan merasakan akibatnya tua bangka"


Alexander berteriak dan mengatakan hal tersebut kepada Kakek Luo lalu pergi meninggalkan kamar Kakek Luo.


"Keisha apakah kau baik -baik saja?"


Aira yang sejak tadi hanya menjadi penonton di dalam semua hal yang saat ini sedang terjadi perlahan mulai mendekati sahabatnya tersebut.


"Ra aku mohon jangan bertanya banyak hal dulu kepada ku, sekarang ambil kan aku obat untuk mengobati luka Kakek Luo"


Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Aira dengan bahasa isyarat.


"Baiklah Keisha"


Dengan segera Aira keluar dari dalam kamar dan mengambil semua obat yang dibutuhkan oleh Keisha.


Keisha mengatakan hal tersebut sambil mengangkat tubuh Kakek Luo ke tepi tempat tidur.


"Sayang wajah Kakek sangat perih"


"Sabar ya kek Aira sedang mengambilkan obat untuk Kakek"


Tak lama kemudian Aira kembali dengan beberapa obat yang Keisha minta.


"Terima kasih Ra,aku mohon untuk tinggalkan kami berdua saja disini"


Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Aira dengan bahasa isyarat miliknya.

__ADS_1


"Tapi Keisha"


"Ra aku mohon"


Keisha kembali mengucapkan hal tersebut dengan bahasa isyarat kepada Aira.


"Baiklah Keisha"


Dengan langkah yang berat Aira terpaksa meninggalkan Keisha hanya berdua di dalam ruangan bersama dengan Kakek Luo.


"Kek ada apa sebenarnya antara Kakek dengan suamiku?"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil mengobati luka bekas pukulan Alexander.


"Sayang cucuku,Kakek juga tidak mengerti,suami mu tiba -tiba masuk ke dalam kamar dan melakukan hal ini terhadap Kakek"


Keisha hanya bisa memandang tajam ke arah Kakek Luo saat Kakek Luo berusaha menjelaskan apa yang terjadi,hati Keisha seakan -akan tak percaya jika Alexander bisa melakukan ini semua,namun dengan peristiwa pemukulan Kakek Luo di hadapan matanya mau tak mau membuat Keisha dengan perlahan mulai percaya dengan semua hal yang saat ini dikatakan oleh Kakek Luo.


"Sayang dia bukan suami yang baik untuk mu,jika dia betul - betul suami yang baik dia tidak melakukan hal ini kepada Kakek"


"Kek Alexander itu suami Keisha yang paling baik"


Keisha tetap mengatakan hal tersebut kepada Kakek Luo dengan bahasa isyarat yang dia miliki,seburuk apapun suaminya tetap Keisha akan menutupi semua hal tersebut di hadapan keluarga.


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.

__ADS_1


__ADS_2