
Keisha mengatakan semua hal tersebut dengan berlinang air mata.
"Kita semua tidak ingin terjadi seperti ini,namun ini adalah kenyataannya,kau harus belajar menerima sayang,aku suami mu mana mungkin aku berkata bohong kepada mu,mana mungkin aku membiarkan mu celaka,aku mohon terima lah sebuah kenyataan jika Kakek Luo itu bukan orang baik -baik"
Keisha hanya terdiam dengan semua hal yang saat ini Alexander katakan,tatapan Keisha yang tajam kini hanya tertuju pada Alexander.
"Sayang aku mohon percaya lah kepada ku"
Keisha tetap terdiam dan tidak ada pergerakan yang berarti dari tubuhnya.
"Tinggalkan aku sendiri Alexander"
Dengan bahasa isyarat pada akhirnya hal tersebut yang terucap dari mulut Keisha.
"Kau mengusir ku dari kamar ini?"
"Alexander aku mohon,biarkan aku berpikir,biarkan aku sendiri,jika kau tidak mau meninggalkan kamar ini aku akan yang pergi dari kamar ini"
Alexander langsung terdiam dengan semua perkataan Keisha,dia tidak akan mungkin tega membiarkan istrinya yang sedang hamil meninggalkan kamar ini dan tidur di sembarang tempat.
__ADS_1
"Jangan,biarkan aku yang akan tidur di kamar tamu, berpikir lah dengan tenang,aku akan membiarkan mu sendiri agar kau bisa berpikir,satu hal yang pasti aku suami mu aku tidak akan mungkin melakukan hal -hal yang bisa membuat mu celaka sayang"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil mencium kening Keisha,namun Keisha kembali menepis setiap ciuman yang Alexander berikan kepada nya.
"Aku pergi"
Terakhir hanya itu yang bisa Alexander katakan sebelum Alexander meninggalkan kamarnya dan pergi ke kamar tamu,kini hanya tinggal Keisha sendiri yang berada di dalam kamar tersebut.
Siapa yang pada akhirnya bisa aku percaya?dua orang ini sangat aku cintai.
Keisha mengatakan hal tersebut dengan wajah berlinang air mata dan terduduk di tepi tempat tidur,saat ini begitu sulit untuk Keisha bisa percaya hanya kepada satu pihak saja.
Sementara itu di kamar tamu malam ini Alexander sama sekali tidak dapat tidur dengan nyenyak.
"Alexander, Alexander, Alexander"
Alexander kembali terbangun untuk kesekian kalinya saat dia merasa ada satu suara yang mulai memanggil-manggil namanya.
"Ah mungkin karena aku sedang ada masalah, ini hanya halusinasi saja"
__ADS_1
Alexander kembali tidur dan sedetik kemudian suara tersebut kembali memanggil -manggilnya.
"Alexander, Alexander, ketahui lah Keisha bukan istri mu,Keisha adalah musuh mu, Alexander, Alexander percaya padaku"
Suara - suara tersebut terus terdengar di telingga Alexander,terus berulang -ulang hingga pada akhirnya sedikit demi sedikit suara tersebut mulai masuk ke dalam alam bawah sadar Alexander.
Alexander tertidur dengan sebuah mimpi aneh yang terus memperlihatkan bahwa Keisha bukanlah istrinya.
"Alexander, Alexander, Alexander"
Satu wanita muda tersenyum ketika dia menyebutkan nama tersebut di dalam ruang pemujaan yang malam ini dia gunakan.
"Alexander,benci Keisha,bunuh Keisha, tinggalkan Keisha dia bukan istri mu,hanya aku yang mencintai mu"
Suara tersebut terus diperkatakan oleh wanita muda tersebut di ruang pemujaan,senyum mengerikan mulai terpancar dari wajahnya saat kini dia melihat semua mantra tersebut berhasil dia ucapkan dengan sempurna.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.
__ADS_1