
Edward mengatakan hal tersebut kepada Peter dan juga Alexander.
Namun saat ini banyak hal yang Alexander pikirkan.
Apakah ini ada hubungannya dengan istriku? Keisha juga sampai di Negara ini karena di jual oleh Kakek Luo apakah ada hubungannya dengan Kakek Luo?atau mereka berbeda atau seperti apa?
"Alexander apakah ada yang sedang kau pikirkan lagi?"
Edward kembali menegur Alexander karena Edward melihat Alexander yang masih melamun.
"Tidak pa,aku sedang tidak memikirkan hal apapun"
"Kau yakin?apakah kau tidak ingin bercerita kepada papa?"
Alexander terdiam, Alexander masih bimbang apakah dia akan menceritakan hal ini kepada Edward atau tidak.
"Alexander baik - baik saja Pa"
"Baiklah jika memang keadaan nya seperti itu"
Kau sedang tidak baik - baik saja nak,Papa dapat melihat jelas bahwa ada sesuatu hal yang menjadi pikiran mu saat ini.
Edward hanya bisa mengatakan hal tersebut di dalam hatinya,hal yang paling Edward tau bahwa kini putranya sudah dewasa,bahwa kini putranya sudah berkeluarga dan akan sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah.
__ADS_1
"Baiklah,karena Papa sudah berada di Perusahaan Farmasi ini,papa ingin berkeliling sekaligus bertemu dengan tuan Martin,Peter apakah kau dapat mengantarkan aku?"
"Tentu saja tuan Edward"
"Jangan memikirkan segala sesuatu nya sendiri,ada kalanya kau harus biss berbagi Dan percaya,papa mu ini juga teman, sahabat yang siap mendengarkan cerita mu, sebagai sesama laki - laki yang memiliki tanggung jawab besar tentunya beban pikiran mu juga akan banyak"
Edward mengatakan hal tersebut sambil menepuk - nepuk pundak Alexander dan meninggalkan ruangan Alexander.
Kini tinggal Alexander yang berada di dalam ruangan seorang diri.
"Sungguh ini sangat membingungkan,siapa sebenarnya kau Keisha istriku,apakah kau ads hubungan nya dengan jaringan mafia ini?lalu untuk apa mereka mengintai rumah utama,aku memiliki firasat jika ini bukan menjadi hal yang baik"
Alexander terus bergumam sambil bersandar pada kursinya.
"Apakah semuanya sudah siap"
"Semua sudah siap tuan"
"Bagus,tunggu sebentar lagi saat mereka keluar,kalian tau apa yang harus kalian lakukan"
"Kami tau tuan,kami harus menyerahkan semua termasuk nyawa kami kepada kelompok naga hitam"
"Bagus lakukan tugas mu dengan baik"
__ADS_1
Satu orang laki -laki paruh baya dengan jubahnya berwarna hitam dan seekor kucing berada di dalam pangkuan nya mulai untuk mengarahkan beberapa orang untuk sebuah rencana.
"Pergilah "
Laki - laki paruh baya tersebut meminta smeua orang pergi dari hadapannya,dan kini tinggal dia sendiri berada di dalam ruangannya.
"Halo sayang apakah kau sudah merindukan ku?"
Laki - laki tersebut berbicara kepada satu orang wanita yang dia panggil dengan sebutan sayang.
Hari pun menjelang sore,Lilian,Keisha dan Airs pun bersiap untuk kembali ke rumah putih.
"Kak malam ini aku menginap di rumah putih ,apakah boleh?"
Keisha yang semenjak tadi sudah melihat gelagat aneh segera menganggukan kepalanya.
"Terima kasih kak Keisha,hari ini biarkan Lilian yang membawa mobil,jarak toko bunga dan rumah putih tidak terlalu jauh jadi kita bertiga pasti akan aman - aman saja"
Aira dan Keisha saling pandang dan pemikiran mereka sama
"Nona,aku akan meminta izin terlebh dahulu terhadap tuan Alexander,saat ini nona Keisha sedang hamil tuan Alexander sedang menjaga nona Keisha dengan sangat ketat"
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah yang banyak agar authornya semangat
__ADS_1