MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
SIKSAAN ALEXANDER 2


__ADS_3

Alexander kembali meludahi wajah Keisha untuk yang kesekian kalinya setelah dia selesai menerkam Keisha tanpa peduli padanya dan detik itu juga Alexander menggunakan kembali semua pakaian nya dan keluar dari dalam kamar tersebut.


Perutku sakit sekali,Ya Tuhan dia kasar sekali,nak kumohon kau harus tetap bertahan di dalam yah,tetap kuat sayang.


Keisha menangis dengan setiap perlakuan Alexander yang dia terima pada hari ini,dengan perlahan Keisha mencoba untuk berdiri dan menuju ke lemari dan melihat di dalam lemari tersebut ada beberapa baju yang bisa di kenakan olehnya,semua baju yang telah Keisha pakai telah di robek Alexander dengan paksa,hari ini Alexander memperlakukan Keisha bukan seperti seorang istri, namun seperti seorang pelacur.


"Astaga, Keisha apa yang sudah terjadi di dalam kamar ini?"


Aira yang melihat pintu kamar Keisha dan Alexander terbuka mencoba untuk masuk ke dalam dan ketika Aira sudah sampai di dalam kamar,Aira begitu terkejut kamar yang berantakan dan robekan baju terlempar kemana - mana.


"Keisha kau dengar aku kan?apa yang sudah terjadi dengan mu?"


Keisha menatap wajah Aira tanpa berkata - kata,namun hanya air matanya saja yang terus mengalir.


"Pasti telah terjadi sesuatu hal yang buruk denganmu,Keisha maafkan aku yang tidak dapat melakukan banyak hal kepada mu"


Meskipun Keisha diam,namun Aira nampaknya sudah mengerti telah terjadi sesuatu hal di dalam kamar ini,pada akhirnya Aira hanya bisa memeluk Keisha dan membiarkan Keisha menangis di pundaknya.


"Hei, pelayan siapa yang menyuruhmu masuk ke dalam kamar ini!"


Terdengar suara teriakan laki - laki di dekat pintu kamar dan suara teriakan tersebut membuat Aira segera mengendurkan pelukan nya kepada Keisha dan menoleh mencari sumber suara tersebut.


"Mmmaafkan saya tuan Alexander,tadi saya melihat pintu kamar ini terbuka, saya masuk ke dalam karena hendak membersihkan kamar ini,namun ketika saya masuk,saya melihat nona Keisha menangis"


Aira mulai menjelaskan segala sesuatu hal tersebut kepada Alexander dengan tidak berani menatap wajah Alexander,perlahan Alexander maju mendekati Aira.


"Dengarkan aku pelayan bodoh!aku tidak tau apa yang kau katakan itu benar atau tidak namun jika kau berani mengusik kehidupan ku ,maka aku tak segan - segan untuk melenyapkan kau dan keluarga mu,apa kau mengerti!"

__ADS_1


Alexander membentak Aira dan itu membuat Aira pada akhirnya begitu ketakutan.


"Mmmengerti tuan Alexander.


"Sekarang pergi dari hadapanku,cepat!!"


Aira yang mendengarkan suara Alexander yang berteriak kencang segera lari dari hadapan Alexander dan Keisha.


"Dengarkan aku wanita pelacur,mulai dari sekarang kau tidak boleh berbicara pada siapapun di rumah ini,jangan harap aku akan membiarkan mu bebas,jangan harap aku akan memperlakukanmu seperti seorang istri,kau tak lebih dari seorang budak wanita yang akan aku pakai untuk memuaskan nafsuku saja"


"Mulai sekarang kau akan tinggal di kamar ini,kita akan tinggal di kamar terpisah, karena aku jijik melihat mu harus satu kamar dengan ku,aku akan membunuhmu jika kau berani menolak sentuhan dari ku,apa kau mengerti!"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil menatap tajam ke arah Keisha dan Keisha yang sedari tadi berani membalas tatapan Alexander hanya bisa terdiam tanpa banyak berbicara.


"Aku tidak akan membiarkan mu beristirahat untuk hari ini"


Alexander kembali mendorong Keisha ke tempat tidur dan merobek semua pakaian Keisha untuk yang kesekian kalinya,kembali mencumbu Keisha dengan kasar.


Hentakan demi hentakan Alexander lakukan tanpa memperdulikan Keisha dan pada akhirnya Keisha pingsan dengan semua hal yang dilakukan Alexander kepadanya.


"Cihh,dasar wanita murahan!"


Alexander yang mengetahui Keisha sudah tidak sadarkan diri segera mengakhiri permainannya, menggunakan Kembali semua pakaiannya dan segera keluar dari dalam kamar tanpa memperdulikan Keisha yang masih pingsan dengan keadaan telanjang.


Malam hari mulai menyentuh Negara W dan kali ini Keisha mulai sadar,karena dengan perlahan dia merasakan hawa dingin yang mulai masuk ke dalam tubuhnya.


Tubuh ku sakit,perutku,semuanya sakit untuk digerakkan.

__ADS_1


Saat Keisha sadar hanya hal itu yang Keisha katakan sambil mengambil pakaiannya yang masih tersisa dan bertebaran di lantai.


Keisha masuk ke dalam kamar mandi,dan dalam keadaan telanjang dia memandang sekujur tubuhnya yang sudah penuh dengan tanda yang Alexander berikan kepadanya.


Tuan Alexander bukannya aku tak mau untuk melayani mu Sebagai seorang istri,namun bukan dengan cara seperti ini kau memperlakukan aku,kau perlakukan aku dengan brutal seperti kau sedang melakukannya dengan seorang pelacur.


Keisha mengatakan hal tersebut sambil menangis,Keisha berusaha untuk menghapus setiap tanda yang diberikan Alexander kepada dirinya, namun tanda - tanda tersebut sama sekali tidak mau hilang dari tubuh Keisha.


Aku berharap malam ini kau tidak kembali lagi ke kamar ini dan melakukan nya lagi,jika sampai itu terjadi aku tidak tau apakah anak ku akan bisa tetap bertahan.


Keisha memandang dirinya di depan kaca di dalam kamar mandi sambil memegang perutnya.


Malam hari ini apa yang dikatakan oleh Keisha semuanya benar, Alexander tidak kembali ke dalam kamar tersebut,namun Alexander lebih memilih untuk menghabiskan malamnya dengan banyak minuman beralkohol yang saat ini sedang dia teguk sambil memandang foto Melisa.


"Mel,aku mencintaimu kenapa kau tinggalkan aku?kau sama sekali tidak memberikan kesempatan untuk aku menjelaskan dan menyelesaikan semuanya,kenapa kau memilih meninggalkan aku di saat - saat terberat di dalam hidupku,kenapa Mel!"


Alexander melempar gelas yang berisi minuman beralkohol tersebut ke dinding kamar,amarah,dendam, kebencian sekaligus perasaan rindu saat ini sedang menguasai hati Alexander, Alexander berusaha untuk melampiaskan semua hal yang saat ini dia alami dengan minuman keras,namun luka hati yang timbul tidak dapat meredakan semuanya,meskipun dengan puluhan minuman beralkohol sekalipun.


Malam ini sepasang suami istri harus kembali tidur terpisah dengan luka hatinya masing - masing.


Sementara itu di rumah utama.


"Sayang kau belum tidur?"


Edward yang terbangun masih melihat Kimmy duduk di tempat duduknya di dalam kamar tersebut.


"Ah Edward kau bangun?iya aku belum bisa tidur,perasaanku tidak enak"

__ADS_1


Kimmy mencoba jujur kepada suaminya dan Edward yang sudah mengetahui sisi istrinya yang seperti ini, segera bangun dari tempat tidur dan menghampiri istrinya.


"Apa yang menganggu pikiranmu, sehingga membuatmu tidak dapat memejamkan mata?"


__ADS_2