MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
LINDUNGI ALEXANDER


__ADS_3

Aku tidak mau pergi sebelum kau menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi padamu saat ini"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil menatap tajam Alexander.


"Baiklah jika kau tidak mau pergi aku yang mengusir mu dari ruangan ini!"


Alexander menarik rambut Keisha dan membuat Keisha terjatuh dari kursi tempat dia duduk,tanpa belas kasihan Alexander terus menarik rambut Keisha, Alexander tidak peduli jika Keisha saat ini sedang menahan tangis dan menahan rasa sakit di sekitar perutnya,semua pelayan melihat kejadian Alexander menyeret tubuh Keisha hingga sampai di depan kamar pembantu.


"Pergi dari hadapan ku,wanita ******!


Setelah Alexander mengatakan hal tersebut Alexander segera pergi dari hadapan Keisha yang masih berbaring di lantai menahan sakit.


Tuhan ada ada dengan suamiku?pagi ini mengapa aku melihat satu pribadi yang lain yang sedang menguasai suami ku,anak ku aku mohon kau harus tetap kuat berada di dalam perut mama, Mari kita cari kebenaran nya.


Keisha mengatakan hal tersebut di dalam hati,masih dalam keadaan terbaring di lantai dan kini air matanya mulai mengalir deras,ada rasa sakit yang tak berdarah menoreh luka di hati Keisha saat Keisha kembali melihat tatapan suaminya,dimana tatapan tersebut adalah tatapan yang sama seperti saat dulu Alexander masih membenci nya.


"Keisha,astaga ada apa? apa yang sebenarnya terjadi? beberapa pelayan memberitahukan hal yang telah dilakukan tuan Alexander pada mu pagi ini"


Aira sahabat Keisha yang saat kejadian tadi sedang tidak bersama dengan Keisha begitu kaget ketika ada satu pelayan bercerita tentang sikap Alexander pagi ini.


"Ra bantu aku untuk berdiri"

__ADS_1


Keisha mengatakan hal tersebut kepada Aira dengan bahasa isyarat.


"Ayo Keisha"


Aira ingin menangis melihat keadaan sahabatnya tersebut.


"Ayo aku bantu kau untuk ke kamar"


Aira segera membawa Keisha ke kamar, namun Keisha mencegah langkah Aira.


"Kenapa Keisha?"


"Bawa aku ke dalam kamar mu saja Ra"


"Tapi Keisha"


"Aku mohon Ra"


Keisha kembali memohon kepada Aira


"Baiklah jika itu memang mau mu"

__ADS_1


Aira segera membantu Keisha untuk kembali berdiri dan membawa Keisha ke dalam kamarnya.


"Keisha sekarang ceritakan kepada ku ada apa sebenarnya?"


Aira yang telah menaruh Keisha di atas tempat tidurnya kini kembali bertanya kepada Keisha.


"Ra aku mohon,biarkan aku sendiri terlebih dahulu,nanti jika suami ku sudah berangkat bekerja kabari aku"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat kepada Aira,berat untuk Aira untuk meninggalkan sahabat nya tersebut seorang diri,namun saat ini sepertinya itu yang Keisha sedang inginkan.


"Baiklah,aku akan meninggalkan mu disini,jika kau membutuhkan apa -apa langsung saja menghubungi ku"


Aira memperlihatkan ponsel kepada Keisha dan Keisha hanya menganggukan kepalanya saja.


Setelah mengatakan hal tersebut Aira pergi meninggalkan kamar dan kini hanya Keisha saja yang masih berada di dalam.


Tuhan cobaan apa lagi yang saat ini akan aku hadapi,berikan aku kekuatan untuk aku bisa menghadapi semuanya dengan baik,Tuhan lindungi suami ku,Tuhan jagai dia dengan baik.


Keisha mengatakan hal tersebut di dalam hatinya dengan air mata yang terus keluar tanpa henti.


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like

__ADS_1


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.


__ADS_2