
Besok pagi kau juga harus membangunkan aku jika kau akan kembali berdoa,aku mau ikut berdoa bersama dengan mu"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil memainkan rambut Keisha.
"Ayo Alexander kita bangun,hari ini kita harus ke kediaman rumah utama"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat kepada istrinya.
"Kau mau aku gendong?"
Keisha hanya mengernyitkan kening ketika Alexander mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Bagaimana jika aku ingin memakan mu lagi pagi ini?"
"Kau masih kurang dengan semua hal yang telah kita lakukan semalam?"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil menggelengkan kepalanya.
"Aku akan selalu merasa kurang jika itu berhubungan dengan mu sayang,kemarilah"
Alexander meminta Keisha untuk kembali mendekat kepadanya,namun saat ini Keisha hanya menatap rentangan tangan suaminya tersebut.
"Alexander,ini sudah pagi,kita harus segera beraktivitas"
Keisha mencoba mengatakan hal tersebut kepada Alexander dengan bahasa isyarat dan bernegosiasi untuk tidak kembali ke dalam pelukan Alexander pada pagi hari ini
"Jadi kau menolak suami mu sendiri?"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil tersenyum kepada Keisha.
__ADS_1
"Sayang aku tidak pernah menolak mu"
"Lalu ini apa?"
Alexander kembali tersenyum dengan semua hal yang dia katakan tersebut.
"Bukan menolak nya,tapi aku menunda semuanya sayang,ayo aku mohon kau harus segera bangun"
"Aku akan bangun,tapi sebelum itu kau harus memberitahukan kepada ku,kapan kau mau untuk melakukan hal itu lagi"
"Bagaimana jika aku tidak mau?"
"Ya sudah aku akan tetap tidur seperti ini saja"
Alexander mengatakan hal tersebut dengan wajahnya yang cemberut.
"Sayang,ayolah"
"Katakan dulu kapan kau akan mau untuk aku sentuh"
Wajah Alexander masih tetap cemberut saat mengatakan hal tersebut,pagi ini Keisha seperti melihat bayi besar yang sedang merajuk kepada dirinya.
"Baiklah,baiklah,nanti malam aku yang akan melayani mu lagi"
Keisha pada akhirnya mengatakan hal tersebut kepada Alexander agar Alexander segera beranjak dari sisi tempat tidurnya.
"Baiklah,suami akan memegang janji sang istri,jika kau melanggar apakah kau bersedia mendapatkan hukuman?"
"Hukuman?"
__ADS_1
"Ya hukuman,dan yang menentukan hukuman tersebut adalah aku"
Alexander mengatakan hal tersebut dengan senyum nakal yang kini terpancar dari wajahnya.
"Ya,ya aku akan menerima kesepakatan ini"
"Deal"
Alexander mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Keisha.
"Alexander ayo kau harus mandi terlebih dahulu"
Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Alexander di dalam bahasa isyarat sambil menarik selimut Alexander agar dia segera bangun dari tempat tidurnya.
"Baiklah,baiklah I love you sayang"
Alexander mendaratkan ciuman selamat pagi di kening Keisha,lalu setelah itu Alexander masuk ke dalam kamar mandi.
Keisha memandang semua tingkat manja suaminya tersebut,hal ini yang sudah lama sekali Keisha rindukan,dan hari ini Keisha begitu mengucap syukur untuk semua hal yang sudah terjadi.
Sementara itu di mansion tuan Edward.
"Lio bagaimana,apakah ada perkembangan yang lainnya?"
"Untuk sementara ini belum tuan Edward, sebaiknya anda segera kembali bertemu dengan nona Keisha"
"Kapan dia akan datang ke Negara W?"
"Jika tidak ada perubahan nanti malam beliau akan datang untuk menemui tuan Edward"
__ADS_1
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah