
Selamat pagi anak Papa"
Tak lupa Alexander mencium perut Keisha dan mengucapkan selamat pagi terhadap anak yang masih berada di dalam kandungan istrinya tersebut.
"Selamat pagi suamiku"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan memeluk erat Alexander.
"Sayang,jika kau memeluk aku seperti ini,maka Jangan salahkan aku jika pada akhirnya aku menginginkan hal yang lebih"
Perkataan Alexander langsung membuat Keisha mengendurkan pelukannya.
"Hei kenapa setelah aku mengatakan hal ini kau langsung tidak mau untuk memeluk ku lagi?"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil mencubit mesra hidung Keisha.
"Aku sedang tidak ingin bermain lagi untuk pagi ini Alexander, semalam kau sudah cukup membuat aku lelah"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat,namun belum sempat Alexander menjawab semua perkataan Keisha,tiba -tiba Keisha beranjak dari tempat tidur dan langsung lari ke arah kamar mandi.
"Sayang apakah kau baik - baik saja?"
Alexander yang kaget melihat tingkah Keisha langsung ikut menyusul Keisha ke dalam kamar mandi dan mendapati istrinya tersebut sedang muntah.
"Alexander pergilah ini pasti bau"
__ADS_1
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan menatap wajah Alexander setelah itu kembali sibuk untuk memuntahkan kembali semua makanan dari dalam perutnya.
"Aku tidak peduli apakah ini bau atau tidak,yang penting apakah kau baik - baik saja?"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil memijit -mijit tengkuk Keisha.
"Ya Alexander aku baik -baik saja,ini biasa dialami oleh wanita hamil di usia kehamilan awal"
Keisha mencoba menjelaskan kepada Alexander dengan bahasa isyarat untuk semua hal yang saat ini sedang dialami nya.
"Apakah semua wanita hamil seperti ini?"
Mendengar pertanyaan Alexander, Keisha hanya bisa menganggukan kepalanya karena perutnya masih bergejolak.
"Bagaimana apakah sekarang keadaan mu sudah lebih baik?"
"Baiklah,ayo aku antar kembali kau ke tempat tidur"
"Tidak perlu Alexander,aku mau langsung mandi karena hari ini aku ingin tetap kembali untuk bekerja"
Alexander menatap setiap gerakan tangan istrinya tersebut, sebenarnya dari dalam hati Alexander yang paling dalam, Alexander hanya ingin hari ini untuk Keisha bisa beristirahat,namun Alexander tidak akan pernah memaksakan kehendaknya sendiri.
"Apa kau yakin kau kuat untuk bekerja pada hari ini?"
"Ya Alexander aku kuat"
__ADS_1
"Baiklah jika seperti itu,mandilah aku yang akan menyiapkan semuanya untuk mu"
Deg
Keisha hanya menatap wajah suaminya saat Alexander mengatakan hal tersebut.
"Ada apa?apakah ada yang salah?"
"Alexander untuk apa kau menyiapkan semua baju ku? bukankah sebaliknya aku yang harus melakukan hal itu untuk mu?"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan Alexander hanya tersenyum melihat gerakan tangan istrinya tersebut.
"Kau memang benar,biasanya memang aku yang selalu di siapkan segala sesuatu nya,namun kita ini adalah suami istri,aku juga ingin melayani istriku dengan baik,jadi sekarang ayo cepat mandi"
Keisha tersenyum dan menganggukan kepalanya kepada Alexander,namun masih tetap berdiri saja.
"Sayang tunggu apa lagi?"
"Aku menunggu mu keluar dari dalam kamar mandi ini Alexander"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil tersenyum.
"Ah maafkan aku,aku kira kau juga mau aku temani untuk mandi"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil mencium kening istrinya lalu keluar dari dalam kamar mandi.
__ADS_1
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like