
"Bagimana bisa terjadi kita terpaut dengan Peter itu sekitar dua belas tahun lebih,mana mungkin kau bisa bertemu dengan Peter di masa kecil?"
Keisha terdiam dengan perkataan Alexander,namun Keisha tetap memiliki keyakinan jika dirinya pernah berjumpa dengan Peter.
"Tapi ini yang aku rasakan Alexander"
Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Alexander.
"Ya sudah mari kita selidiki lagi setelah aku kembali ke Negara W"
"Bantu aku untuk aku mengingat kembali"
Keisha kembali mengatakan hal tersebut kepada Alexander dengan bahasa isyarat.
"Mengingatkan kembali?apa yang harus kau ingat?"
Alexander semakin tidak mengerti dengan ucapan dari Keisha.
"Aku juga tidak mengerti, sebenarnya hampir setiap hari aku mengalami mimpi aneh, mimpi seperti pecahan puzzle yang harus aku susun kembali,namun aku sendiri tidak mengetahui bagaimana cara menyusun puzzle tersebut"
__ADS_1
Keisha mengatakan semua hal tersebut dan kini tatapan tajam nya mengarah kepada Alexander.
"Mimpi, pecahan puzzle,kau merasa pernah bertemu dengan Peter,kau bermimpi pernah di bunuh oleh Mr Black,itu yang kau alami saat ini?"
Keisha menganggukan kepalanya mendengarkan perkataan Alexander.
"Baiklah tidak ada yang bisa kita lakukan untuk saat ini dengan mimpi -mimpi mu itu sayang"
"Ada Alexander,ada yang bisa kita lakukan untuk mimpi -mimpi ku ini"
Alexander mengernyitkan keningnya mendengarkan penjelasan Keisha dengan bahasa isyarat.
"Kau harus menyediakan satu pelukis berbakat untuk ku, setelah aku bermimpi aku akan menceritakan semua mimpi tersebut kepada pelukis itu,dan jika memang benar ini adalah pecahan puzzle yang harus aku susun,maka sedikit demi sedikit aku akan menyusun nya kembali"
"Tapi aku tidak mengizinkan mu terlibat terlalu dalam masalah ini"
Perkataan tegas Alexander membuat Keisha bertanya -tanya.
"Kenapa Alexander?"
__ADS_1
"Aku ingin kau menjaga kandungan mu,sayang mengerti lah kau sedang hamil,aku tidak ingin pikiran mu terbeban karena ini akan berpengaruh pada janin mu nanti"
Alexander mencoba untuk memberikan pengertian kepada Keisha,namun kini berganti Keisha yang menatap tajam kepada Alexander.
"Kau salah Alexander"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat.
"Salah?apa maksudmu aku salah?"
"Selama ini,mimpi -mimpi ini yang justru menganggu pikiran ku,jika aku hanya membiarkan mimpi -mimpi ini terus terulang tanpa aku mencari tau sebenarnya ada apa dengan diriku itu yang akan menyebabkan janin ku ini terganggu,aku merasa ada beberapa hal besar tersembunyi dari kehidupan ku di masa lalu"
"Dulu aku tidak berani menyelidiki mimpi - mimpi aneh yang selalu menghantui ku,karena aku hanyalah seorang gadis desa miskin yang hanya memiliki seorang Kakek,bagiku saat itu adalah aku dan Kakek bisa makan,aku dan Kakek bisa hidup,itu sudah lebih dari cukup"
"Saat ini Kenapa aku mulai berani untuk menyelidiki mimpi tersebut,itu karena aku memiliki mu Alexander,kau suami ku,kau adalah separuh dari jiwa ku,kau adalah orang yang aku cintai,aku berharap kau bisa membantu ku dalam hal ini,aku hanya tidak ingin mimpi -mimpi aneh ini menjadi hantu di dalam kehidupan ku,di dalam kehidupan kita berdua"
Keisha mengatakan semua hal tersebut dengan bahasa isyarat secara panjang lebar dan Alexander terdiam.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.