MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
PEMBUNUH BAYARAN


__ADS_3

Dengan tenang Keisha menggunakan pakaian tidurnya yang seksi di hadapan Alexander dan setelah itu duduk di sofa untuk bersiap tidur.


"Hei,siapa yang menyuruh mu untuk tidur disana? tempat tidur mu ada di sebelah ku"


Keisha segera menoleh ke hadapan Alexander untuk lebih memastikan lagi jika saat ini Alexander sedang memanggilnya.


"Tuan memanggil ku?"


Agar lebih yakin lagi Keisha mencoba untuk menggunakan bahasa isyaratnya lagi.


"Bukan aku sedang memanggil setan,jelas saja aku memanggil mu,ayo kemari jika dalam hitungan ke tiga kau tidak segera pindah dari tempat mu sekarang maka aku akan meminta para pengawal untuk mengangkat tubuhmu,satu,dua"


Dan Keisha yang tau akan hal nekat yang bisa dilakukan oleh Alexander segera saja Keisha berlari dan duduk di tepi tempat tidur Alexander.


"Apa kau mau tidur dengan cara seperti itu?"


Alexander melihat Keisha dengan posisi terduduk di tepi tempat tidurnya.


"Aku tidak menyuruhmu untuk duduk aku menyuruhmu untuk berbaring di samping ku


Deg


Dengan perlahan Keisha pada akhirnya berani menatap wajah Alexander yang sudah lebih dulu berbaring.


"Maafkan aku tuan"


Keisha menggunakan bahasa isyarat dengan tangan yang bergetar.


"Salah apa sehingga kau harus meminta maaf kepadaku,kemarilah"


Alexander memainkan mata kepada Keisha yang berada, di sebelah nya meminta Keisha untuk berbaring di sampingnya,Keisha langsung mengingat semua hal yang sudah di ajarkan oleh Kimmy, meskipun saat ini Keisha masih sangat malu untuk mencoba nya,namun pada akhirnya dia bertekad untuk menccoba untuk melakukan hal tersebut.


"Tuan pejamkan matamu,aku ingin memberikan pelayanan terbaik ku untuk mu sebisa aku"


Dengan wajah menuduk malu,Keisha menggunakan bahasa isyarat untuk memberitahukan hal tersebut kepada Alexander.


"Lakukanlah"


Satu kata yang terucap dari Alexander sungguh membuat Keisha sangat terkaget,malam ini Keisha tidak mendapatkan penolakan.


Dengan perlahan Keisha mencium Alexander,ciuman yang lembut Keisha daratkan kepada Alexander semakin lama ciuman tersebut pada akhirnya berubah menjadi ciuman yang sangat panas.

__ADS_1


Alexander menyerahkan segala permainan ke dalam Kendali Keisha dan tanpa perasaan malu Keisha malam ini melakukan salah satu tugasnya menjadi seorang istri.


Kenikmatan yang tiada tara Alexander bisa rasakan ketika Keisha memberikan pelayanan yang terbaik untuk dirinya,meskipun ke dua tangan dan kakinya sedang dalam keadaan sakit.


di akhir permainan mereka,Keisha memberikan ciuman sayang di kening Alexander,dengan berpeluh keringat Keisha mencium mesra suami yang dia cintai tersebut


Aku mencintai mu tuan Alexander.


Satu kata yang diucapkan oleh Keisha di dalam hatinya ketika pada malam hari ini dia berhasil membuat suatu permainan yang mungkin tidak akan pernah dilupakan oleh Alexander.


Malam yang larut pada akhirnya membuat Keisha dan Alexander tidur dalam sebuah dekapan panjang,sejenak Alexander bisa melupakan perkataan tentang gadis pelacur atau ungkapan dasar yang lainnya untuk Keisha,malam hari ini Alexander memejamkan mata dan tidur dengan begitu tenang.


"Sayang"


"Ya Edward"


"Jadi sampai saat ini kau tidak mau menceritakan seperti apa rencana mu terhadap menantu dan anak kita?"


Di kamar yang lain,nampak pasangan paruh baya sedang memandangi teras dari atas balkon kamar mereka,dinginya udara malam membuat satu pasangan ini semakin memperat pelukannya.


"Aku harus menceritakan apa padamu Edward?"


Kimmy masih mencoba untuk menutupi segala hal tersebut dari Edward,meskipun dia tidak yakin akan kuat berapa lama melakukan hal itu.


Edward mempererat pelukannya kepada Kimmy saat dia mengatakan hal tersebut.


"Baiklah untuk kali ini kau menang suamiku"


Kimmy langsung membalikan badannya dan melingkarkan ke dua tangannya di leher Edward salah satu posisi yang Kimmy paling suka ketika dia sedang bermanja - manja dengan suaminya.


"Baik karena aku pemenangnya,kau wajib mengatakan semua hal yang sudah kau rencana kan"


Kimmy tersenyum dan menunjukan satu alat kecil dari dalam saku baju tidurnya.


"Kau lihat alat kecil ini, Richard yang merancangkan khusus untuk ku"


"Richard?hei jadi dalam hal ini Richard mengetahui nya?"


Kimmy tersenyum dan menganggukan kepalanya.


"Awas kau Richard,dia sama sekali tidak menceritakan hal apapun kepadaku"

__ADS_1


"Sudahlah Edward,aku yang meminta Richard untuk diam"


"Baiklah,lalu apa fungsi alat itu?"


Kimmy kembali tersenyum dan menjelaskan semua fungsi alat yang dirancang khusus oleh Richard untuk dirinya.


"Jadi selama ini kau mengetahui hal yang terjadi di antara mereka?biar aku tebak kau pasti memutuskan untuk tiba - tiba menginap disini pasti semua karena alat ini?"


"Tepat sekali sayang,aku memang terkesan menjadi mata - mata untuk pasangan ini,tapi aku melakukan untuk menyelamatkan pernikahan tanpa cinta mereka"


"Sungguh tak disangka ternyata istriku memiliki ide yang sangat cemerlang,lalu malam ini apa saja yang sudah kau dengar dari mereka"


Edward kembali mencium kening Kimmy sambil mengatakan hal tersebut .


"Malam ini menantu kita sudah menyelesaikan pelayanan terbaik nya sebagai seorang istri"


Edward langsung mengernyitkan dahi ketika Kimmy mencoba menjelaskan lebih dalam lagi hal apa saja yang saat ini sedang terjadi di kamar Alexander


"Sampai hal seperti itu juga bisa terdengar?"


"Ya sayangku Edward"


"Ya,ya dia memang wanita yang baik,sama seperti nyonya Edward"


Dan tanpa persetujuan Kimmy, Edward langsung mengendong istrinya tersebut dan membawa nya masuk ke dalam kamar.


"Jika menantu kita sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik,kini giliran nyonya Edward yang harus melakukannya"


"Astaga Edward,masih sebesar itukah hasratmu kepada ku,setelah kita sudah semakin menua"


"Sampai kapan pun kau akan tetap menjadi hasrat terbesar untuk ku,tidak perduli mau setua apapun usia kita,yang dapat membuat hal itu berhenti adalah ketika maut memisahkan kita"


Sambil mengatakan hal tersebut Edward mulai melahap lembut bibir sensual istrinya.


Dan malam hari itu menjadi malam nostalgia antara Kimmy dan Edward ketika mereka masih berada di rumah putih.


Sementara itu di pusat kota di salah satu tempat hiburan malam,nampak satu orang laki -laki membawa satu berkas untuk di sampaikan kepada tuan nya.


"Cuen bagaimana hasil penyelidikan mu tentang nona Melisa?"


"Tuan dari hasil penyelidikan saat ini nona Melisa sudah menyewa beberapa pembunuh bayaran yang dia datangkan dari Negara tetangga, mereka hanya menunggu perintah selanjutnya dari Nona Melisa"

__ADS_1


Cuen memberikan satu berkas yang berisikan foto dan data - data para pembunuh bayaran yang telah di sewa oleh Melisa.


Dengan mengernyitkan dahi tuan Lio membaca semua berkas - berkas tersebut.


__ADS_2