MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
CLARISSA MENYUSUL


__ADS_3

Selesai mengatakan hal tersebut Rena meludah ke arah wajah Keisha yang kini sudah terlihat pucat.


"Nona Keisha,kuat nona harus kuat,nona harus kuat"


Fang Yin terus mengatakan hal tersebut kepada Keisha yang kini mulai menahan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya.


"Yang mulia Ratu sebentar"


Satu pelayan datang dan membisikkan sesuatu hal kepada Rena.


"Apakah mereka datang bersama putra ku?"


"Benar yang mulia"


Satu pelayan mengatakan hal tersebut kepada Rena,dan pada akhirnya Rena harus menarik nafasnya dalam-dalam.


"Baiklah jika memang seperti itu, hubungi Mr.Black biarkan dia menyiapkan para pengawal"


"Baik yang mulia Ratu"


"Orang yang paling berharga milik mereka saat ini berada bersama dengan kita,jadi aku ingin mereka bisa merasakan jika mereka kehilangan orang yang mereka cintai"


Rena mengatakan hal tersebut sambil melirik Keisha.


"Mereka akan melihat kematian mu nona"


Rena mengatakan hal tersebut sambil menarik rambut Keisha dan Keisha hanya memandang wajah Rena dengan tatapan nya yang pucat tersebut.


"Pengawal kurung ke dua wanita ini ke ruang bawah tanah"


"Baik yang mulia Ratu"


Satu pengawal mengatakan hal tersebut kepada Rena,dan setelah selesai mengatakan hal tersebut, beberapa pengawal membawa Keisha dan Fang Yin pergi dari ruangan Rena.

__ADS_1


"Linlin saat ini posisi mereka ada dimana?"


"Mereka sudah melewati daerah perbatasan Ratu"


"Apakah Mr Black juga sudah siap?"


"Tuan Black sudah siap Ratu"


"Bagus beritahukan kepada para penasehat istana bahwa keluarga nona Keisha melakukan penyerangan,ini akan menjadi isu terhangat untuk dunia politik"


"Baik yang mulia Ratu"


Setelah mengatakan hal tersebut Linlin pamit dari hadapan Rena.


"Edward pada akhirnya aku bertemu dengan mu lagi"


Rena tersenyum,senyum yang penuh dengan kebencian kepada Edward,senyum layaknya seseorang yang menaruh dendam terhadap orang yang dia cintai.


Sementara itu di Negara W.


Satu orang pengawal menyiapkan Clarissa satu helikopter untuk menyusul para tuan muda ke Negara W.


"Baiklah ayo"


"Mama Clarissa tunggu!"


Saat Clarissa akan melangkahkan kakinya masuk ke dalam helikopter ternyata ada satu suara yang kini berteriak kepadanya.


"Michelle"


"Ma, Michelle ikut"


Clarissa Melihat jika anaknya kini sedang mengatur nafasnya karena berlari mengejar Clarissa.

__ADS_1


"Tidak untuk saat ini,ini terlalu berbahaya untuk mu sayang"


"Tapi ada suami Michelle di sana ma"


Clarissa kini memandang Michelle dengan sangat tajam.


"Tapi nak"


"Ma,mama melakukan hal ini secara diam -diam untuk orang yang mama cintai kan? Michelle juga akan melakukan hal itu ma"


Michelle kembali berteriak kepada Clarissa dengan semua argument yang saat Ini berada bersama dengan Michelle.


"Baiklah,ayo"


Dan pada akhirnya Clarissa terpaksa menyetujui Michelle karena memang benar apa yang dikatakan oleh Michelle.


"Terima kasih Ma"


Michelle pada akhirnya bisa tersenyum dengan semua hal yang kini dikatakan oleh Clarissa.


Hari ini Clarissa dan Michelle berserta dengan para pengawal menyusul kepergian para tuan muda ke Negara B.


"Ma bagaimana caranya agar kita bisa masuk ke dalam mengingat tidak semua orang bisa masuk ke dalam"


"Semua sudah mama pikirkan secara matang Michelle"


"Hanya dengan satu malam?"


Hai,pembaca setia tuan Alexander


vote dan like


author yah agar authornya bisa

__ADS_1


tambah setia tuan Alexander vote dan


like


__ADS_2