MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
KEPUTUSAN ALEXANDER


__ADS_3

"Pertunangan ini batal,aku benci pada laki -laki seperti dia!!


Tiba - tiba terdengar teriakan dari Melisa yang teriakan tersebut diiringi derai air matanya yang mengalir dengan sangat deras.


"Sayang dengarkan semua penjelasan ku dulu"


Alexander yang melihat gadis yang dia cintai kini menitihkan air mata, berusaha untuk menyakinkan Melisa atas apa yang saat ini sedang di lihat oleh ke dua matanya itu.


"Cukup Alexander!!,kau ingat apa yang telah aku katakan tadi? aku benci kepada laki -laki yang tidak setia,dan ternyata di dalam kehidupan ku aku menjalin hubungan dengan laki - laki tersebut,aku benci kau Alexander!"


Melisa kembali berteriak histeris dan kini dihampiri oleh semua anggota keluarga nya.


"Tuan Edward saya harap anda bisa menyelesaikan perkara ini dengan baik,satu hal kami sebagai orang tua dari Melisa menolak pertunangan ini!"


Tuan Feng Li sangat marah dengan semua hal yang saat ini dilihat oleh dirinya,tuan Feng sebagai ayah dari Melisa sangat kecewa melihat tingkah laku dari Alexander tersebut.


"Papa,ayo kita pergi dari sini,Melisa sudah tidak kuat lagi Pa"


Melisa yang sedari tadi menangis kini hanya bisa menyandarkan kepalanya di pundak sang ayah dan meminta sang ayah untuk segera pergi dari gedung utama milik Chandradinata.


"Tuan Feng Li,apa tidak sebaiknya kita bicarakan terlebih dahulu peristiwa hari ini?"


Edward yang sudah tidak bisa berkata - kata apapun lagi kini tetap mencoba untuk menenangkan hati keluarga Melisa.


"Tidak tuan Edward,mulai saat ini aku juga tidak akan mengizinkan anak ku Melisa untuk kembali lagi menjalin hubungan dengan putra anda"


Kemarahan tuan Feng Li nampaknya sudah tidak bisa dibendung lagi,sehingga apapun yang dikatakan oleh Edward tidak berhasil membuat tuan Feng untuk kembali menyakinkan hati Melisa.


"Pa,ayo pergi"


Melisa yang sudah kelelahan karena menangis terus meminta sang ayah dan seluruh keluarga besarnya untuk meninggalkan gedung utama tersebut.


"Ayo anak ku"


"Tuan Feng Li dengarkan penjelasan ku dulu!"


Alexander mencoba untuk berteriak kepada ayah dari Melisa yang perlahan mulai melangkahkan kaki meninggalkan gedung utama tersebut, Alexander hampir berlari menyusul keluarga Melisa,namun langkah Alexander tiba - tiba ditahan oleh tuan Adrian.


"Kakek,lepaskan!aku mau menyusul mereka"

__ADS_1


"Tidak untuk waktu sekarang Alex,lihat semua orang dan media saat ini sedang menyorotmu"


"Aku tidak peduli!!"


Tuan Adrian terus mencoba untuk menahan Alexander agar tidak mengejarnya Melisa dan keluarganya.


"Alex percaya pada Mama"


Kimmy yang sedari tadi hanya diam tiba - tiba mendekati Alexander dan menggelengkan kepalanya,Alex pada akhirnya bisa mengurungkan niatnya ketika sang ibu yang bertindak.


"Cih,drama keluarga,aku muak melihatnya!"


Suara tuan Lio mengingatkan mereka,jika perkara yang saat ini terjadi di gedung utama belum selesai.


"Tuan Lio apakah ada bukti jika gadis ini pernah menghabiskan malamnya dengan cucuku Alexander?"


Tuan Adrian mencoba untuk kembali bertanya kepada tuan Lio.


"Tuan Adrian,jika aku tidak ada bukti untuk apa aku kemari"


Dengan satu tepukan layar raksasa yang berada di gedung utama tersebut langsung menyala dan memperlihatkan adegan demi adegan terlarang dari seorang Alexander Chandradinata dan juga Keisha.


"Siapa kau sebenarnya tuan Lio?,aku yakin kau terlibat di balik semua rencana ini"


Richard yang sedari tadi diam,kini mulai angkat bicara.


"Tak penting siapa aku,saat ini sebagai laki -laki aku hanya ini membantu gadis tersebut agar anak yang ada di dalam kandungan nya memiliki seorang ayah,kau harus menikah dengan gadis ini Alexander!"


Tuan Lio berteriak dan menunjuk wajah Alexander.


"Jangan pernah bermimpi aku akan menikahi gadis licik tersebut tuan Lio!"


Alexander kembali membalas teriakan dari tuan Lio.


"Jadi kau ingin lari dari tanggung jawab? apa kau tak malu jika saat ini Negara W sedang memperbincangkan dirimu?,apa kau tidak malu bahwa kau sebagai putra tuan Edward pada akhirnya yang membuat bisnis keluarga nya hancur berantakan"


"Kita lihat saja siapa yang menang,perlu kalian tau wanita ini berasal dari tempat terkutuk di Negara W,dia adalah seorang nona malam!"


Alexander menunjuk wajah Keisha dengan penuh dendam dan amarah yang saat ini begitu menguasai dirinya.

__ADS_1


"Tempat terkutuk yang dulunya menjadi masa lalu dari ayah mu"


Deg


tiba - tiba terdengar suara seorang wanita yang perlahan mulai masuk ke dalam gedung utama.


"Kau!"


"Apa kabar Edward Chandradinata,kau masih ingat aku?Madam Naureta"


Madam Naureta tersenyum licik kepada Edward,dan kini semua anggota berganti memandangi Edward.


"Apa yang kau mau wanita tua!"


"Hahaha,wanita tua yang dulunya pernah menjadi salah satu teman mu di atas ranjang,wanita tua yang dulunya sangat tau tentang permainan gila mu,dan wanita tua yang pada akhirnya mengenalkan mu pada banyak nona malam agar kau bisa meluapkan dendam mu dengan cara memberikan siksaan fisik saat kau tidur dengan mereka"


Semua rekan bisnis,media dan semua anggota keluarga kini memandang kepada Edward,tidak disangka rahasia masa lalu Edward yang sudah ditutup dengan sangat rapat,kini terbongkar bukan hanya di depan para anak - anaknya sendiri,namun sisi gelap Edward di masa lalu sudah diketahui oleh semua orang.


"Jika ayahnya saja seperti itu, bagaimana dengan anaknya?,pasti tidak akan berbeda jauh dari sang ayah"


Mata Edward memerah menahan marah,sedangkan Michelle dan Lilian menangis sambil berpelukan ketika mereka berdua pada akhirnya mendengar sisi gelap Edward di masa lalu.


Selama ini mereka hanya tau,jika ayah mereka adalah figure seorang ayah yang sangat mereka banggakan.


"Mama jahat,mama Clarisa,mama Kim kalian tidak pernah memberitahukan tentang Papa Ed kepada kami!!"


Kimmy dan Clarissa kini hanya bisa saling pandang dan tidak tau harus berkata apapun lagi.


Kini konflik semakin melebar,kini konflik keluarga Chandradinata di masa lalu sudah diketahui oleh publik.


"Jadi tuan Alexander yang terhormat jika sampai kau tidak mau bertanggung jawab terhadap nona Keisha berarti kau tidak bisa menyelamatkan keluarga mu sendiri"


Perkataan Madam Naureta membuat hati Alexander bergetar,karena betul apa yang dikatakan oleh Madam Naureta saat ini.


Dengan berpikir singkat pada akhirnya Alexander mengatakan satu hal kepada media dan kepada semua tamu yang saat ini hadir di gedung utama.


"Baik,aku akan bertanggung jawab kepada gadis itu,esok hari aku akan langsung menikahinya,aku yang telah melakukan hal tercela,jadi aku berharap media dan semua tamu undangan saat ini tidak memperpanjang masalah ini"


"Pertunangan hari ini akan tetap dilanjutkan antara aku dengan nona Keisha"

__ADS_1


__ADS_2