
"Baiklah terima kasih atas
informasi yang sudah diberikan"
Setelah mengatakan hal tersebut
Dokter Jansen kembali masuk ke dalam mobilnya dan menyandarkan kepalanya pada
kursi mobil.
"Aira kemana lagi aku harus
mencari mu,di rumah putih kau tidak ada,di rumah utama kau juga tidak ada,di
toko bunga cinta kau juga tidak ada, sebenarnya saat ini kau berada dimana
sayang,aku sungguh mengkhawatirkan mu"
Hal tersebut yang terus dikatakan
oleh Dokter Jansen selama berada di dalam mobil.
“Baiklah sepertinya aku tau aku
harus pergi kemana untuk mencari keberadaan mu sayang”
Selesai mengatakan hal tersebut,
Dokter Jansen segera melajukan mobilnya
ke arah perusahaan farmasi milik keluarga Chandradinata.
Sementara itu di kediaman rumah
utama Keisha termenung setelah Dokter Jansen datang ke kediaman rumah utama dan
Dokter Jansen tidak menemukan Aira,Keisha melihat dari balkon atas kamarnya
jika Dokter Jansen mencoba untuk bertanya kepada para penjaga pintu gerbang
kediaman rumah utama,saat itu sebenarnya Keisha ingin sekali menemui Dokter
Jansen dan mengatakan keberadaan Aira yang sebenarnya,namun Alexander melarang
Keisha untuk sementara keluar dari kediaman rumah utama,meskipun hanya di depan
pintu gerbang saja.
Ra
ternyata ada satu laki –laki yang begitu mencintai mu dan saat ini sedang
__ADS_1
mencari mu,apa yang harus aku katakan kepada Dokter Jansen?dapatkah aku mampu
untuk mengatakan jika kau saat ini berada di Negara B dan menjadi tawanan di
Negara tersebut.
Keisha mengatakan hal itu hanya di
dalam hatinya saja, karena kini Keisha mengetahui betapa Dokter Jansen begitu
mencari tau Aira.
“Nona Keisha boleh aku masuk”
Keisha mendengar satu suara yang
kini tak asing lagi di dalam ingatan dan pendengaran nya, saat Keisha menoleh
ke pintu kamar, Keisha melihat nyonya Tian Lie sudah berdiri di depan pintu
kamar Keisha.
“Nyonya Tian Lie,silahkan masuk”
Keisha mengatakan hal tersebut
dengan bahasa isyarat kepada nyonya Tian Lie.
Keisha”
Nyonya Tian Lie bertanya dengan
hati-hati kepada Keisha.
“Sama sekali tidak nyonya Tian Lie,
ada apa?bagaimana pertemuan nyonya dengan suami ku di kantor tadi”
Keisha kembali mengatakan semua hal
tersebut dengan bahasa Isyarat kepada nyonya Tian Lie.
“Ada titik terang di dalam pertemuan
tersebut nona,saat ini tuan Alexander akan mencari seorang ilmuan yang dapat
mengerti kata sandi yang berada di pin yang melekat pada baju yang mulia Raja
yuwen”
“Pin? Kata sandi?”
__ADS_1
Keisha yang masih tidak mengerti
akan ucapan nyonya Tian Lie mencoba untuk bertanya kembali kepada nyonya Tian
Lie.
“Baiklah nona aku akan menjelaskan
hasil dari pembicaraan kami tadi,karena sebagai seorang tuan putri kau berhak untuk
mengetahui semuanya”
Setelah mengatakan hal tersebut
nyonya Tian Lie mulai untuk menceritakan semua hasil pembicaraan tersebut
kepada Keisha dan Keisha mendengarkan semuanya dengan tenang.
Sementara itu kini mobil Dokter
Jansen sudah memasuki gerbang perusahaan Farmasi milik Chandradinata,segera
saja Dokter Jansen turun dari dalam mobilnya dan Langsung menuju ke ruangan
Alexander.
“Selamat datang tuan Jansen”
Peter yang telah melihat kedatangan
Dokter Jansen dari CCTV segera menyambut Dokter Jansen di pintu masuk ruangan
Alexander.
“Apakah aku bisa bertemu dengan tuan
Alexander”
“Silahkan tuan Jansen”
Peter segera mempersilahkan Dokter
Jansen untuk masuk ke dalam ruangan.
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1