
Baiklah ma Michelle harus segera kembali ke dalam ruangan karena dua jam lagi akan ada operasi yang harus Michelle tangani"
"Baiklah, semangat terus putri ku"
Kimmy kembali memeluk Michelle sambil mengucapkan kata -kata tersebut.
Hari ini Michelle mendapatkan banyak pelajaran dari Kimmy tentang apa itu arti sebuah pernikahan.
Sementara itu di sanggar Lilian,Peter sedang berkunjung dan mengamati Lilian melukis.
"Kak apakah ada yang salah dengan ku?"
Lilian yang terus dipandang oleh Peter pada akhirnya merasa aneh.
"Tidak ada apa - apa Lilian,aku hanya heran kenapa sejak dulu aku selalu menyembunyikan rasa ketertarikan aku padamu"
Peter mengatakan hal tersebut sambil menarik kursi dimana Lilian duduk dan mendekatkan wajahnya ke wajah Lilian.
"Hanya kak Peter yang mengetahui nya kak"
Jantung Lilian semakin berdegup kencang ketika Peter terus memandang wajahnya cantik nya tersebut dengan tajam.
"Kau tau aku sering mengalami mimpi -mimpi buruk"
"Kak Peter sering mengalami mimpi buruk?"
__ADS_1
"Ya dan aku tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapapun selain dirimu"
Peter semakin mendekatkan wajahnya ke arah Lilian dan wajah Lilian semakin memerah.
"Kak aku mohon tolong jangan posisi kita sedekat ini"
Lilian yang sudah semakin berdegup kencang pada akhirnya hanya meminta Peter agar tidak terlalu dekat dengan dirinya.
"Ah aku mengerti"
Peter segera mengendurkan wajahnya dari hadapan Lilian dan kembali duduk dengan tegak.
"Kak apakah kakak mau menceritakan semua yang kakak rasakan kepada ku?"
Lilian mengatakan hal tersebut sambil memandang Peter lebih dekat lagi.
"Mendekatlah aku berjanji tidak akan menerkam mu"
Lilian yang sudah kembali menjauh kini mendekat lagi.
"Aku sering mengalami mimpi buruk, dimana ada satu orang laki -laki memegang jarum dan menyuntikan obat sampai aku hampir mati,aku juga sering bermimpi bermain bersama dengan seorang anak perempuan dan aku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas"
"Apakah karena mimpi - mimpi kakak tersebut,yang membuat kakak tidak memikirkan lagi tentang aku?"
Peter kini menatap wajah Lilian dalam -dalam .
__ADS_1
"Ya sayang,laki -laki yang saat ini dihadapan mu pernah menjadi laki -laki pengecut di dalam kehidupan nya, mencintai seorang wanita sampai tidak berani untuk mengatakan hal tersebut dan semua hal itu hanya karena mimpi semata"
Lilian terdiam dengan semua penjelasan dari Peter.
"Apakah kak Peter terobsesi dengan mimpi dari kak Peter tersebut?"
"Entahlah, karena terlalu sering aku memimpikan hal ini sampai aku ingin mencari tau ada apa di dalam mimpi tersebut"
"Dan karena kak Peter sibuk mencari arti minipi tersebut sehingga membuat kak Peter seperti ini?berarti alasan kak Peter ingin melindungi kak Alexander itu bohong?"
"Ya sayang itu adalah alasan ku yang terparah selama aku hidup"
Peter mengatakan kembali semua hal tersebut kepada Lilian.
"Kakak tenang lah,saat ini kakak Peter memiliki Lilian dan Lilian akan membantu kak Peter"
"Caranya?"
"Kakak lupa aku seorang pelukis?"
"Ya dan apakah hubungan nya dengan mimpi ku?"
"Bercerita lah,maka aku yang akan melukiskan tempat dan semua hal yang kakak rasakan di dalam mimpi,dengan begitu kakak akan Tau siapa sebenarnya orang -orang tersebut"
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah