
"Albert kau dan paman Doni akan tetap disini,kami semua akan memakai satu alat kecil yang pergerakan nya akan langsung tersambung pada mu dan paman Doni"
"Jika kami telah berhasil masuk camera pengintai akan langsung terlepas dan carilah keberadaan Lilian di dalam,kalian harus mencari keberadaan Lilian dengan cepat agar waktu kami tidak terbuang percuma"
"Baik paman"
Albert mengatakan hal tersebut sambil langsung bersiap - siap.
"Baiklah kita memiliki waktu beberapa jam untuk beristirahat, silahkan pergunakan waktu tersebut dengan sangat baik,Fang Yin periksa semua kelengkapan senjata yang akan kita gunakan"
"Baik tuan Richard"
Dan setelah Richard mengatakan hal tersebut,semua peserta rapat keluar dari dalam ruangan.
"Peter, bagaimana keadaan istriku?"
"Nona Keisha hari ini sudah melakukan konsultasi dengan Dokter Gladin, dan hasil konsultasi tersebut akan di terima esok hari"
"Bagus kau terus kerahkan para pengawal untuk terus melakukan pengamanan terhadap istriku"
"Baik tuan Alexander "
"Bagaimana dengan Kakek Luo?"
__ADS_1
"Dari camera CCTV yang berada di dalam rumah putih,keadaan Kakek Luo terpantau dengan baik,dan belum ada pergerakan yang berarti "
"Kapan istriku bisa keluar dari Rumah Sakit Peter?"
"Besok nona Keisha sudah bisa keluar tuan"
"Baiklah untuk sementara tetap tahan istriku untuk tetap berada di dalam Rumah Sakit,aku tidak ingin dia kembali ke rumah putih hanya tanpa kehadiran ku disana dan hanya dekat dengan Kakek Luo saja,minta Dokter yang memeriksa untuk menahan dia pulang,apapun alasannya"
"Baik tuan"
"Baiklah kau boleh pergi dari hadapan ku, beristirahat lah Peter sebelum kita masuk ke dalam rumah tua itu untuk membebaskan gadis yang kau cintai"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil tersenyum sedangkan Peter hanya terdiam dan keluar dari ruang istirahat Alexander.
Alexander mengatakan hal tersebut sambil mengambil ponselnya, Alexander yang merindukan Keisha segera menghubungi istrinya tersebut dengan video call.
"Sayang aku sangat merindukan ku"
Begitu video call tersebut tersambung, dan Alexander dapat melihat wajah Keisha hal tersebut yang Alexander ucapkan kepada istrinya.
"Alexander, apakah kau sudah membebaskan Lilian?"
Keisha yang melihat wajah suaminya langsung menanyakan hal tersebut dengan bahasa isyarat.
__ADS_1
"Hei aku sedang merindukan mu, kenapa kau malah membahas yang lainnya?"
"Bukan seperti itu,aku baru saja mengingat bahwa sebelum orang - orang yang memakai baju hitam itu pergi,samar - samar aku dapat mendengarkan perkataan mereka"
Deg
Alexander langsung diam ketika Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat,ingin rasanya Alexander menanyakan hal apa itu,namun di satu sisi Alexander juga takut jika perkataan nya tersebut bisa membuat Keisha kembali mengalami sakit kepala.
"Alexander apakah kau masih melihat ku?"
Keisha berusaha menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan Keisha.
"Ya sayang aku masih mendengarkan mu,sudah kau harus beristirahat lebih baik kau tidak memikirkan hal ini"
"Alex aku tau aku harus beristirahat,namun aku harus menyampaikan hal ini kepada mu"
"Baiklah katakan apa yang kau dengar saat itu?"
"Salah satu dari mereka mengatakan bahwa seseorang yang mereka incar itu bukan Lilian,Lilian adalah target mereka untuk bersenang-senang, mereka terus mengatakan nama Mr Black"
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.
__ADS_1