
Alexander mengatakan hal tersebut sambil menghirup kembali aroma bunga tersebut berkali - kali.
"Ya Alexander,kau pasti tidak akan asing lagi dengan bunga mawar ini karena ini adalah salah satu bunga kesukaan kita berdua"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan tersenyum kepada Alexander.
"Apa betul seperti itu?"
Keisha menganggukan kepalanya saat Alexander kembali mengatakan hal itu kepada Keisha.
"Arhhh kepalaku sakit sekali jika ada kau dan mengingat - ingat semua hal ini"
Tiba -tiba saja Alexander mengatakan hal tersebut kepada Keisha sambil memegang kepalanya.
"Alexander, tenanglah"
Keisha maju mendekat ke arah Alexander memegang ke dua tangan Alexander dan kini Alexander menjadi menatap wajah Keisha.
"Kepala ku sakit"
Keisha yang mendengarkan Alexander mengatakan hal tersebut segera memeluk Alexander.
__ADS_1
Tuhan tolong kami,tolong kami Tuhan,aku mohon hilangkan rasa sakit di kepala Alex,rasa sakit yang datang secara tidak wajar ini,aku mohon Tuhan.
Hal tersebut yang Keisha katakan di dalam hatinya saat Keisha masih memeluk Alexander.
Beberapa menit telah berlalu dengan posisi Keisha masih memberikan pelukannya kepada Alexander,sampai pada akhirnya Keisha mengendurkan pelukannya dan kembali menatap wajah Alexander.
"Sekarang bagaimana keadaan mu Alexander?"
Alexander langsung menatap kembali wajah Keisha dan anehnya semua sakit kepala Alexander tiba menghilang dengan sendirinya.
"Kepala ku sudah tidak sakit lagi"
"Syukur lah jika seperti itu"
"Aku mohon jangan tinggalkan aku"
Kata - kata tersebut yang kini terucap dari mulut Alexander kepada Keisha.
"Aku masih tidak tau sebenarnya hubungan kita apakah betul - betul suami istri,atau apapun itu,namun saat kau memeluk aku seperti tadi aku merasakan pelukan ini bukan hal baru lagi untuk ku,dan aku bisa merasakan ketenangan,itu sebabnya aku mohon jangan tinggalkan aku"
Alexander kembali mengatakan hal tersebut kepada Keisha dan Keisha hanya tersenyum dengan semua hal yang telah Alexander katakan kepadanya.
__ADS_1
"Alexander kau harus tau bahwa aku sama sekali tidak akan pernah untuk meninggalkan mu,aku akan berada disini bersama dengan mu, apa kau sudah makan pagi?"
Alexander hanya menggelengkan kepalanya saat Keisha menanyakan hal tersebut kepadanya.
"Baiklah,untuk kali ini izinkan aku untuk menyuapi mu"
Alexander yang melihat bahasa isyarat Keisha kini hanya menganggukan kepalanya tanda bahwa Alexander setuju.
Keisha segera meminta perawat untuk membawakan sarapan pagi untuknya.
"Sekarang makanlah"
Keisha mengatakan hal tersebut kepada Alexander dan mulai untuk menyuapi Alexander.
Sementara Alexander dan Keisha sedang berbincang ada dua pasang mata sedang mengamati mereka berdua dari balik pintu ruang rawat Alexander.
"Kau lihat sendiri kan,aku sangat percaya dengan kekuatan cinta kasih dari sepasang suami istri yang tak dapat terpisahkan oleh apapun juga kecuali kematian,ada ikatan -ikatan batin yang terjadi diantara cinta mereka berdua"
Albert mengatakan hal tersebut kepada Michelle, pagi ini mereka hendak menjengguk Alexander,tapi langkah mereka terhenti saat melihat Keisha berada di dalam ruangan Alexander.
"Itu sebabnya aku ingin kita segera menikah,agar ikatan cinta kita bisa seperti mereka yang tak akan dapat dipisahkan oleh apapun juga kecuali oleh kematian"
__ADS_1
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah